Perampok Koperasi di Klaten Ditangkap dalam 3 Jam, Ternyata Orang Ketandan

Perampok kantor KSU Prima Jasa, Merbung Indah, Klaten Selatan, Kamis (30/4/2020), ditangkap polisi.

 Kondisi Koperasi Serba Usaha Prima Jasa Blok E-16 Perumahan Citra Merbung Indah, Klaten Selatan, Kamis (30/4/2020). (Solopos-Ponco Suseno)

SOLOPOS.COM - Kondisi Koperasi Serba Usaha Prima Jasa Blok E-16 Perumahan Citra Merbung Indah, Klaten Selatan, Kamis (30/4/2020). (Solopos-Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN -- Perampok kantor Koperasi Serba Usaha Prima Jasa Blok E-16 Perumahan Citra Merbung Indah, Klaten Selatan, Kamis (30/4/2020), ditangkap polisi. Pelaku ditangkap oleh polisi di Ketandan, Klaten Utara, dalam tempo kurang dari 3 jam setelah aksi perampokan itu.

Aparat Satreskrim Polres Klaten menangkap perampok kantor koperasi tersebut pada Kamis sore. Satreskrim Polres Klaten langsung bergerak setelah mendapatkan laporan aksi perampokan itu.

3 Perampokan Disertai Penyekapan Hantui Klaten, Tangan Korban Diikat Pakai Bra

Setelah memintai keterangan para saksi dan memperoleh petunjuk, tim Satreskrim Polres Klaten langsung mendatangi rumah perampok di Ketandan, Klaten Utara. Artinya, perampok itu beraksi di lokasi yang tak terlalu jauh dari rumahnya.

Perampok kantor koperasi di Klaten Selatan itu pun ditangkap bersama senjata yang dipakai untuk beraksi.

Kota Semarang Jadi Episentrum Covid-19, Ganjar Pranowo Kaget

“Tersangka kami tangkap di rumahnya di Ketandan [Klaten Utara]. Penangkapan dilakukan dalam waktu kurang dari tiga jam [dari laporan yang diterima polisi],” kata Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Andriyansyah Rithas Hasibuan, kepada Solopos.com, Kamis (30/4/2020) sore.

Disinggung tentang latar belakang pelaku secara detail, Andriyansyah hanya menjelaskan pelaku sengaja membawa senjata tajam berupa bendo saat beraksi. Setelah perampok koperasi itu ditangkap, penyidik Polres Klaten masih mendalami motif dan modus operandinya.

2 Mobil Rental dan Bus Selundupkan Pemudik dari Jakarta ke Jateng

“Pelaku ini tidak kerja di situ di waktu sebelumnya. Dia juga tak bersinggungan dengan koperasi di waktu sebelumnya. Bendo juga sudah kami sita dari tersangka [pelaku dijerat Pasal 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)],” kata Andriyansyah.

Tiga jam sebelum ditangkap, perampok itu beraksi di Koperasi Serba Usaha Prima Jasa Blok E-16 Perumahan Citra Merbung Indah, Klaten Selatan, Kamis pukul 12.00 WIB. Di lokasi tersebut, perampok mengenakan helm dan masker langsung nyelonong ke koperasi tersebut di siang bolong.

Jumlah PDP Covid-19 Tambah 8.661, Tanda Pembawa Virus Masih Berkeliaran

Korban Cepat Melapor

Seorang perampok yang mengenakan pakaian serba hitam tersebut langsung mengacungkan sajam berupa bendo ke salah satu karyawan di koperasi tersebut, Febri, 27. Lantaran di bawah ancaman, Febri menyerahkan telefon seluler (ponsel).

Tak berhenti di sana, perampok tersebut juga meminta Febri menunjukkan tas dan uang yang ada di koperasi. Selain Febri, karyawan yang siaga di koperasi tersebut, yakni Siti, 23, dan anaknya, NT, 4.

PKM Semarang Seketat PSBB, Ganjar Diprotes Bakul Angkringan

Baik Febri, Siti, dan NT disekap di dalam kamar mandi sebelum perampok tersebut menggasak uang milik koperasi senilai Rp3 juta, uang pribadi milik Febri senilai Rp900.000, dan ponsel. Langkah karyawan koperasi yang cepat melapor ke polisi juga membuat perampok cepat ditangkap Polres Klaten.

“Perampoknya itu berbicara dengan bahasa Indonesia. Kejadian perampokan tadi berlangsung selama 10 menit-15 menit. Saya sendiri masih shock. Polisi juga sudah datang ke sini untuk mengolah tempat kejadian perkara (TKP). Hari ini juga saya ingin ke Mapolres Klaten,” kata Febri.


Berita Terkait

Berita Terkini

Sehari Hanya Bisa Jangkau 400-500, Vaksinasi Warga KTP Solo Melambat

Masih ada 24.000-an warga ber-KTP Solo yang belum divaksin karena capaian vaksinasi melambat yakni dalam sehari hanya menjangkau 400-500 warga.

Round Up: 10 Kasus Pembunuhan Tersadis di Klaten, 2 Ibu Jadi Ketua RT

Dari belasan kasus pembunuhan yang terjadi di Klaten sejak 2010, terdapat 10 kasus pembunuhan paling sadis.

Mantap! 1.000 Warga Desa Madu Boyolali Sudah Divaksin Covid-19

Sebanyak 375 warga Desa Madu, Kecamatan Mojosongo, Boyolali mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis kedua jenis Sinovac, Senin (25/10/2021).

Kisah Kampung Matoa Boyolali Bermula dari Mantu

Melihat banyaknya pohon matoa di perkarangan rumah warga Karangduwet, besan dari Klaten menyebut kampung asal pengantin putri sebagai Kampung Matoa.

Tes Urine Mendadak, Prajurit TNI Wonogiri Negatif Narkoba

Tes narkoba melalui urine dilaksanakan secara berkala dan pelaksanaannya secara mendadak.

Siap-siap! Pemadaman Listrik di Klaten Hari Ini (26/10/2021)

Berikut jadwal pemadaman listrik di Klaten hari ini, Selasa (26/10/2021) yang berlangsung selama lima jam. Daerah mana saja yang terdampak?

Jadwal Pemadaman Listrik di Solo Hari Ini (26/10/2021), Mana Saja?

Berikut jadwal pemadaman listrik di Solo hari ini, Selasa (26/10/2021) yang berlangsung selama tiga jam. Daerah mana saja yang terdampak?

Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, Lima Sektor Jadi Perhatian Khusus

 Setidaknya lima sektor yang harus mendapatkan perhatian khusus untuk mencegah gelombang ketiga Covid-19.

Air Hujan Bunderjarakan Klaten Pun Dapat Sembuhkan Berbagai Penyakit

Air hujan yang disetrum dapat membersihkan tubuh setelah diminum secara rutin.

Pekan Pertama PTM di Wonogiri Tidak Ada Kasus Covid-19

PTM terbatas hanya boleh dilaksanakan sekolah yang sudah pernah menggelar uji coba PTM.

65 Pengrajin Batik di Kawasan Gunung Sewu Ikuti Diklat Pewarna Alami

Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menggeliatkan kembali kegiatan ekonomi warga.

Bos Debt Collector Solo Ungkap Cara Kerja Sindikat Penggelapan Aset

Bos perusahaan penyedia jasa debt collector di Solo Giyatno mengungkapkan cara kerja sindikat penggelapan aset milik perusahaan pembiayaan dan debitur.

Pemkab Sukoharjo Bagikan 1.700 Paket Bantuan, Driver Ojol Ikut Kebagian

Pemkab Sukoharjo membagikan bantuan sebanyak 1.700 paket kepada warga yang terdampak Covid-19 termasuk para driver ojek online.

Mahasiswa UNS Solo Meninggal seusai Diklat Menwa, BEM SV: Usut Tuntas!

BEM SV UNS Solo menuntut kampus, kepolisian dan Menwa segera mengusut tuntas kasus mahasiswa bernama Gilang Endi yang meninggal seusai diklat.

Punya 100 Personel, Bos Debt Collector Solo Ini Ogah Layani Pinjol

Bos perusahaan jasa penagihan utang yang memiliki 100-an personel debt collector di Solo ini mengaku ogah menjalin kerja sama dengan perusahan pinjol, ini alasannya.

Pilkades Antarwaktu Gedangan Sukoharjo Masuki Masa Pendaftaran Calon

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades antarwaktu Gedangan, Grogol, Sukoharjo, memasuki tahapan pendaftaran calon yang berlangsung 10 hari.