Tutup Iklan

Perahu Karam di Pacitan, 2 Nelayan Sukabumi Hilang

Perahu Karam di Pacitan, 2 Nelayan Sukabumi Hilang

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Antara/Irwansyah Putra)

Kecelakaan laut mengakibatkan perahu nelayan asal Sukabumi karam.

Solopos.com, PACITAN -- Perahu nelayan Kurnia Jaya yang ditumpangi tiga nelayan asal Sukabumi, Jawa Barat, karam akibat dihantam ombak setinggi empat meter saat hendak menepi di Pantai Joho, Dusun Damas, Desa Hadiwarno, Kecamatan Ngadirejo, Pacitan, Senin (3/10/2016) sekitar pukul 11.00 WIB. Satu nelayan selamat sedangkan dua nelayan lainnya hilang.

Informasi yang diterima Solopos.com, tiga orang nelayan dari Sukabumi, Jawa Barat, mencari ikan di laut Pacitan sejak Minggu (2/10/2016) sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka selesai melaut dan hendak menepi pada Senin sekitar pukul 11.00 WIB.

Namun, saat melintas di Pantai Joho, perahu itu dihantam ombak setinggi empat meter. Perahu tersebut tergulung dan menghantam batu karang hingga pecah dan karam. Ketiga nelayan yang naik perahu itu tenggelam di lautan.

Tiga nelayan tersebut adalah Adnan, 40, warga RT 002/RW 032, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, Mamad alias Etis, 50, warga RT 001/RW 025, Kampung Sirngalih, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Sukabumi, dan Fahmi alias Grandong, 40, warga RT 001/RW 032, Kampung Cemara, Kelurahan/Kecamatan Pelabuhan Ratu, Sukabumi.

Satu orang nelayan, Adnan, selamat dan sudah berada di darat. Sedangkan dua nelayan lainnya, yaitu Mamad dan Fahmi, hingga Senin siang belum ditemukan. Petugas terus mencari di laut Pacitan.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Petani Selo Boyolali Tanam Bawang Merah dengan Bibit Biji, Panen Perdana Hasilkan 9-10 Ton/Ha

Keuntungan usaha tani bawang merah dengan bibit biji antara lain menurunkan biaya produksi, penyimpanan serta distribusi lebih mudah.

Klasemen Grup C setelah Belanda Jadi Tim Ketiga Lolos ke 16 Besar Euro 2020

Memphis Depay dan Denzel Dumfries menjadi aktor kemenangan Belanda lolos ke babak 16 besar Euro 2020.

Yamaha XSR 155 Jadi Andalan Sepeda Motor Harian dan Touring

Daya tarik XSR 155 kian melekat di hati konsumen Indonesia yang menjatuhkan pilihannya pada motor sport heritage itu.

Penting, Ini Tips Mendapatkan Review Bagus dari Pembeli di Tokopedia

Review pembeli sangat menentukan performa dan penjualan toko online di e-commerce, termasuk di Tokopedia.

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Samas Bantul, Ini Ciri-Cirinya

Mayat seorang pria paruh baya ditemukan di pinggir Pantai Samas Bantul. Belum diketahui identitas mayat tersebut.

Copa America: Pertahanan Kokoh, Venezuela Tahan Imbang Kolombia 0-0

Kolombia harus berbagi satu poin setelah bermain imbang 0-0 dalam pertandingan Grup B Copa America 2021 di Estadio Olimpico Pedro Ludovico, Goiania.

Proklim, Cara Pemkot Magelang Dukung Jateng Gayeng Telung Ng

Program Jateng Gayeng Telung Ng jadi perhatian Pemkot Magelang dengan gerakan Program Kampung Iklim (Proklim).

Lewat Online Shop Ini Anji Pesan Ganja, Tapi Jangan Coba-Coba Order

Ganja yang digunakan Anji dibeli dari AS melalui sebuah online shop. Ia menggunakan ID orang lain untuk bisa membelinya.

Gunung Merapi Pagi Ini: 2 Kali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Lava Pijar sejauh 1,4 Km

Gunung Merapi pagi ini terpantau mengeluarkan dua kali awan panas guguran. Status erapi belum berubah, masih Siaga.

Nama Pati Rupanya Berasal dari Peleburan Tiga Kadipaten

Kisah ini diawali dari pelarian Dewi  Ruyung Wulan, putri dari Adipati Carangsaka yang dinikahkan paksa dengan Menak Jasari, putra dari Kadipaten Paranggaruda.

10 Berita Terpopuler : Saminisme Ajaran Asli Indonesia - Mahasiswi Terjun ke Sungai

Ulasan tentang ajaran saminisme hingga mahasiswi nekat terjun ke sungai dari jembatan masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

Ada Pemberlakuan Aturan Baru Aktivitas Publik di Banyumas

Sejumlah langkah tegas disiapkan Pemkab Banyumas untuk membatasi aktivitas publik masyarakat selama pandemi Covid-19.