Tutup Iklan

PEPARNAS 2016 : Panahan Jateng Bertekad Pertahankan Gelar Juara Umum

PEPARNAS 2016 : Panahan Jateng Bertekad Pertahankan Gelar Juara Umum

SOLOPOS.COM - ILUSTRASI (Dok/JIBI/SOLOPOS)

Peparnas 2016 diikuti cabang panahan Jawa Tengah.

Solopos.com, BANDUNG — Tim panahan National Paralympic Committee (NPC) Jawa Tengah bertekad mempertahankan gelar juara di ajang multi event Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XV 2016 di Bandung, Jawa Barat, yang bakal digelar Sabtu-Senin (15-24/10/2016) mendatang. Pada Peparnas XIV 2012 di Riau lalu, panahan Jateng keluar sebagai pemenang setelah berhasil merebut tujuh medali emas.

Tim panahan Jateng kali ini berkekuatan 15 pemanah dengan masih mengandalkan para pemanah senior seperti Muklis dan Sugiyo. Meskipun demikian, Jateng juga terus melakukan regenerasi dengan menurunkan beberapa pemanah debutan.

“Kali ini kami diperkuat 15 pemanah. Di antara mereka kami siapkan untuk ASEAN Para Games 2017 di Malaysia. Kami tak mau menetapkan target jumlah emas, namun yang jelas harus bisa mempertahankan gelar juara umum,” tutur pelatih Panahan Jateng, Sri Mulyo, kepada wartawan, Kamis (13/10/2016).

Sebanyak 15 pemanah itu akan turun di tiga kelas, yakni tujuh atlet di compound, tujuh atlet di nasional, dan satu atlet di recurve. Di sisi lain, saingan terberat Jateng adalah tuan Jawa Barat, DIY, dan Kalimantan Timur.

“Jabar jelas jadi saingan terberat. Bukan hanya karena sebagai tuan rumah, namun kemampuan individu atletnya yang memang berkualitas. Meskipun mereka baru kali ini ikut serta dalam cabang olahraga panahan,” imbuhnya.

Pada Peparnas 2016 ini panahan akan mempertandingkan 33 nomor yang terbagi di tiga kelas, yakni kelas ronde nasional, ronde FITA (Federation Internationale de Tir a l’Arc) recurve, dan ronde FITA compound. Dari setiap kelas pertandingan akan dibagi dalam dua klasifikasi disabilitas, yaitu klasifikasi duduk dan berdiri.

Dari setiap kelas akan dipertandingkan untuk satu jarak. Ronde nasional dengan jarak tembak 40 meter, compound dengan jarak tembak 50 meter, dan recurve dengan jarak tembak 70 meter. Selain itu, di setiap nomor akan dipertandingkan untuk perorangan putra dan putri, beregu, mix (campuran), double mix, serta aduan perorangan putra dan putri.

Berita Terkait

Berita Terkini

Begini Perketatan Aktivitas Masyarakat Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melakukan perketatan aktivitas masyarakat selama masa PPKM Skala Mikro.

Sinyal Ferdinand Sinaga Merapat ke Persis Solo

Seorang sumber Solopos.com menyebut peluang Ferdinand merapat ke Persis mencapai 90%.

3 Zodiak Ini Konon Insan Paling Kreatif

Dalam urusan kreativitas, ada beberapa orang yang bingung dengan idenya, namun ada yang mudah mewujudkan layaknya zodiak insan kreatif.

Persika Karanganyar 0-1 Persis Solo: Assanur Rijal Akhirnya Pecah Telur

Setelah nihil gol di empat laga uji coba awal klub, Rijal Torres akhirnya pecah telur saat Persis beruji coba melawan Persika Karanganyar

Ngeri! Tabrak Pikap Pengendara Motor Tewas Terlindas Tronton

Kecelakaan itu terjadi antara pengendara sepeda motor Honda Vario dengan mobil Grand Max pikap dan truk tronton

Waduh! Stok Oksigen Menipis, RSUD Sragen Ketir-Ketir

RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dibuat ketir-ketir dengan kondisi stok oksigen untuk pasien Covid-19 yang menipis.

8 Vaksin & Obat Covid-19 Ini Paling Laris

Bagi kaum skeptis, datangnya pandemi virus corona berati kesempatan bagi para penyedia obat-obatan dan vaksin pencegah Covid-19.

Target Vaksinasi Covid-19 di Jepang Terlampaui, Ini Kiatnya…

Jepang menuntaskan target vaksinasi Covid-19 melalui kerja keras memenuhi target, yakni mewujudkan sampai satu juta dosis vaksin setiap hari. 

Parah! Mau Diberi Masker, Pria Kulonprogo Malah Memukul Polisi

WW, 46 tahun warga Kulonprogo ditangkap setelah memukul Kanit Binmas Polsek Pandak, Ipda Tetepana yang hendak memberinya masker.

Tuan Rumah Liga 2: Sriwijaya FC Berencana Mundur, Persis di Atas Angin

Jika Sriwijaya FC benar-benar mundur, tinggal enam klub yang mengajukan markasnya sebagai tuan rumah babak awal Liga 2.

Tikus Duduki Australia, Napi Diungsikan

Populasi tikus di Australia tidak terkendali dan menduduki benua hingga mendesak manusia sehingga narapidana diungsikan.

Pegawai Setda Terpapar Covid-19, Pemkab Wonogiri Terapkan WFH Di Seluruh OPD

Pemkab Wonogiri menerapkah kebijakan work from home atau WFH untuk seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) hingga 5 Juli.