Penyuka Sesama Jenis, Anggota TNI Dipecat

Pada Juli 2021, seorang anggota TNI AL dijatuhi hukuman penjara lima bulan karena berhubungan seks dengan seorang prajurit pria.

 Pangdam XVIII/Kasuari Mayor Jenderal TNI I Nyoman Cantiasa memberikan pengarahan di depan anak buahnya, belum lama ini.  [Antara]

SOLOPOS.COM - Pangdam XVIII/Kasuari Mayor Jenderal TNI I Nyoman Cantiasa memberikan pengarahan di depan anak buahnya, belum lama ini. [Antara]

Solopos.com, KALIMANTAN—Seorang anggota TNI berusia 29 tahun di Kalimantan dipecat karena melakukan hubungan sejenis.

Tidak hanya dipecat, tentara tersebut juga diberi hukuman tujuh bulan penjara.

“Terdakwa telah diperingatkan oleh atasan tentang larangan perilaku LGBT di militer, tetapi dia tetap bersikeras untuk melakukannya. Hubungan sejenis adalah perilaku seksual yang menyimpang dan terdakwa telah menodai citra (militer) dengan melakukannya,” demikian putusan Pengadilan Militer setebal 71 halaman sebagaimana dikutip suara.com dari VOA, Rabu (4/8/2021).

Keputusan pemecatan itu menjelaskan secara eksplisit tentang hubungan romantis prajurit itu dengan prajurit lain, yang terdaftar sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Penjara 5 Bulan

Pada Juli 2021, seorang anggota TNI AL juga dijatuhi hukuman penjara lima bulan karena berhubungan seks dengan seorang prajurit pria.

Tahun lalu, Amnesty International mengatakan setidaknya 15 anggota militer atau polisi Indonesia telah dipecat karena melakukan hubungan asmara sesama jenis dalam beberapa tahun terakhir.

Syarat bebas pengaruh LGBT saat masuk TNI ditanggapi psikolog klinis dan forensik Kasandra Putranto.

Baca Juga: Sering Membolos, Anggota Polisi Ponorogo Diberhentikan Tak Hormat 

“Sebagai psikolog klinis dan forensik, LGBT itu itu tidak termasuk penyimpangan kejiwaan, walaupun dengan standar norma sosial dan agama termasuk penyimpangan. LGBT termasuk penyimpangan klinis, norma sosial, dan agama,” kata Kasandra dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (23/7/2021) dilansir dari Antara.

Kasandra mengapresiasi dan menghormati sikap tegas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono memecat prajurit yang terlibat dalam salah satu pelanggaran moral seperti LGBT.

Harus Dihormati

Kasandra menegaskan prasyarat untuk menjadi prajurit TNI harus dihormati.

Bahkan di Thailand yang melakukan wajib militer hanya bagi kaum pria saja. Sementara yang transgender dibebaskan untuk tidak ikut.

Walaupun di luar kemiliteran hal tersebut tidak berlaku sebagai prasyarat. Misalnya di bidang kedokteran, tidak ada masalah soal LGBT.

Baca Juga: Diganggu Hujan, Prajurit Siap TNI Tuntaskan Talud Sungai Brojo di TMMD Solo 

“Pada dasarnya setiap profesi memang memiliki standar tertentu yang harus dipenuhi, apalagi profesi penting dan kritikal, semacam pilot, tentara, polisi, dokter, dan lain-lain. Persyaratannya tentu tergantung kebutuhan kerja di lapangan yang berbeda-beda,” jelas Kasandra.

Kasandra meminta setiap pimpinan kemiliteran sebaiknya tidak terfokus pada LGBT tetapi kepada persyaratan utama, seperti pilot diharapkan sehat jasmani, tidak memiliki gangguan penglihatan, minus atau buta warna.

Persoalan LGBT menjadi sensitif karena menyangkut nilai-nilai yang dianut dalam setiap profesi.

 


Berita Terkait

Espos Premium

Berita Terkini

10 Berita Terpopuler: Solo Tak Jadi Daerah Istimewa, 2 Teman Berkelahi

Ulasan tentang kenapa Kota Solo tidak menjadi daerah istimewa seperti Yogyakarta menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Minggu (24/10/2021) pagi.

Pasukan Siber dan Propaganda di Media Sosial Mengancam Demokrasi

Penelitian kolaboratif tentang pasukan siber dan kerja-kerja mereka ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan perdebatan publik mengenai dampak mobilisasi dan aktivitas mereka.

Solopos Hari Ini: Usulan Arus Bawah Versus Elite, Bunuh Teman Sendiri

Harian Solopos Hari Ini, Minggu (24/10/2021), mengangkat headline terkait deklarasi dukungan calon presiden (capres) 2024 dari arus bawah.

Sejarah Hari Ini : 24 Oktober 1929, Kehancuran Wall Street

Beraneka peristiwa yang terjadi pada 29 Oktober dari berbagai penjuru dunia terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

Senin, Sukmawati Soekarnoputri Jalani Ritual Pindah Agama Hindu

Sukmawati Soekarnoputri bakal menjalani sejumlah ritual saat upacara Sudhi Wadani atau pindah ke agama Hindu di Kota Singaraja, Bali.

Posisi Berangkulan, Mayat Sejoli di Tasikmalaya Bikin Geger

Penemuan mayat sepasang lelaki dan perempuan atau sejoli di Tasikmalaya menggegerkan warga karena ditemukan dalam kondisi berangkulan.

Aktivitas Gunung Berapi Jadi Pemicu Rentetan Gempa Salatiga-Ambarawa?

Rentetan gempa atau gempa swarm terjadi di wilayah Kota Salatiga-Ambarawa sepanjang Sabtu (23/10/2021).

Aksi Mantan Kapolsek Parigi Terungkap dari Chat Mesra Lewat WA

Aksi mantan Kapolsek Parigi, Iptu IDGN, yang diduga memerkosa anak tersangka kasus pencurian ternak, S, 20, sebanyak dua kali terungkap melalui chat mesra di WhatsApp.

Elektabilitas Ganjar Naik Terus, PDIP Malah Sebut Survei Bukan Patokan

Elektabilitas Ganjar Pranowo kini menyamai Prabowo Subianto menurut survei Litbang Kompas. PDIP menyebut pemimpin bangsa tidak ditentukan oleh survei.

Selain Dipecat, Kapolsek Parigi yang Lakukan Perkosaan Juga Dipidana

Kapolda Sulteng pastingan proses pidana Kapolsek Parigi yang memperkosa anak dari tersangka pencurian ternak jalan terus.

Buruan Daftar! Kemenaker Buka Beasiswa 1000 Talenta Santri

Kemenaker membuka pendaftaran Beasiswa 1000 Talenta Santri bagi santri di seluruh Indonesia dalam bentuk program pelatihan.

Sidik Pinjol yang Bikin Ibu Wonogiri Bunuh Diri, Bareskrim Sita Rp20 M

Bareskrim Polri menyita Rp20 miliar dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Solusi Andalan Bersama yang diduga menaungi pinjol ilegal yang membuat ibu di Wonogiri bunuh diri.

Polisi Tangkap Bos Pinjol Pemicu IRT di Wonogiri Gantung Diri

Polisi menangkap bos perusahaan pinjol ilegal yang diduga menyebabkan IRT di Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah meninggal gantung diri karena tidak kuat menahan teror pinjol ilegal.

Anggotanya Diduga Perkosa Anak Tersangka, Kapolda Sulteng Minta Maaf

Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Polisi Rudy Sufahriadi, meminta maaf kepada masyarakat buntut kasus Kapolsek Parigi yang memerkosa anak tersangka.

Diduga Perkosa Anak Tersangka, Kapolsek Parigi Dipecat Tidak Hormat

Kapolsek Parigi, Iptu IDGN, yang diduga memerkosa anak tersangka diberhentikan secara tidak hormat setelah menjalani sidang kode etik, Sabtu (23/10/2021).

Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama Hindu, Sudah Dapat Izin Paundra?

Putri Presiden Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri pindah agama Hindu, apakah sudah mendapatkan izin dari GPH Paundrakarna, sang anak?