"""
<p><span style="line-height: 1.5em;">Penyerapan APBD masih rendah di sejumlah daerah termasuk di Kota Semarang.</span></p>\n
<p><strong>Kanalsemarang.com, SEMARANG</strong>&#8211; Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI, Juliari P Batubara, mengingatkan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jangan takut selama bekerja benar dan sesuai aturan.</p>\n
<p>&#8220;Kalau mereka tidak main-main, ya, tidak usah takut,&#8221; katanya di Semarang, Minggu (20/9/2015), menanggapi minimnya penyerapan APBD Kota Semarang 2015 yang sampai Agustus baru 42 persen dari target 66 persen.</p>\n
<p>Salah satu penyebab minimnya penyerapan anggaran adalah adanya kekhawatiran jajaran SKPD melakukan proyek kegiatan atau ditunjuk menjadi pejabat pembuat komitmen (PPK) bakal terjerat kasus hukum.</p>\n
<p>Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi VI DPR yang membidangi industri, perdagangan dan koperasi itu saat kegiatan reses atau serap kegiatan masyarakat di Kelurahan Srondol Wetan, Semarang.</p>\n
<p>Berdasarkan catatan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Semarang, penyerapan anggaran sampai Agustus 2015 baru Rp1.532.554.102.608 atau 42,28 persen dari pagu anggaran Rp3.624.178.827.000.</p>\n
<p>Dari sebanyak 52 SKPD di lingkup Pemerintah Kota Semarang, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Energi Sumber Daya Mineral (PSDA-ESDM) Kota Semarang yang serapan anggarannya paling rendah.</p>\n
<p>&#8220;Penyerapan anggaran itu kan bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Kalau terlalu lambat, orang jadi &#8216;nganggur&#8217;, kontraktornya &#8216;nganggur&#8217;, pekerjanya &#8216;nganggur&#8217;, uangnya juga &#8216;nganggur&#8217;,&#8221; katanya.</p>\n
<p>Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah I itu menyayangkan jika minimnya penyerapan APBD karena adanya kekhawatiran SKPD dalam melaksanakan kegiatan akan tersangkut kasus hukum.</p>\n
<p>&#8220;Kalau mereka [SKPD] khawatir, ya, berhenti saja. Takut ngapa-ngapain, ya, berhenti saja. Kalau mereka memang tidak mau main-main, tidak usah khawatir ]terjerat kasus hukum],&#8221; katanya.</p>\n
<p>Juliari menegaskan, akan terus mendorong Pemkot Semarang untuk melakukan penyerapan anggaran secara maksimal agar jangan sampai ada program yang berhenti sehingga pembangunan berjalan dengan lambat.</p>\n
<p>&#8220;Orang yang ditangkap itu kan orang yang &#8216;main&#8217;, mana ada orang yang ga &#8216;bermain&#8217; kemudian ditangkap. Makanya, mereka [SKPD] tidak usah takut kalau mereka memang tidak &#8216;main-main&#8217;,&#8221; katanya.</p>\n
<p>Pada kesempatan itu, Juliari juga menyampaikan adanya berbagai bantuan usaha dari pemerintah yang bisa diakses kalangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk membantu mengembangkan usahanya.</p>\n
<p>&#8220;Namun, wirausaha itu harus mulai dari diri sendiri dulu. Tidak boleh manja. Kalau ada yang kurang-kurang, ada program dari Kementerian Koperasi dan UMKM. Ya, mereka kan bisa ikut,&#8221; katanya.</p>\n
"""