Tutup Iklan

Penyelundup 53 Anjing ke Sukoharjo buat Konsumsi Diancam 5 Tahun Bui

Warga Gemolong, Kabupaten Sragen, GTS, 40, terancam hukuman 5 tahun penjara dan denda hingga Rp1 miliar karena nekat menjual dan menyelundupkan anjing untuk konsumsi ke Sukoharjo.

 Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, menunjukan barang bukti dan pelaku penjualan hewan non konsumsi (anjing) yang ditangkap di Kartasura Kamis (25/11/2021). (Istimewa/Polres Sukoharjo)

SOLOPOS.COM - Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, menunjukan barang bukti dan pelaku penjualan hewan non konsumsi (anjing) yang ditangkap di Kartasura Kamis (25/11/2021). (Istimewa/Polres Sukoharjo)

Solopos.com, SUKOHARJO – Warga Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, GTS, 40, terancam hukuman 5 tahun penjara dan denda hingga Rp1 miliar.

GTS harus berurusan dengan Polres Sukoharjo karena tertangkap tangan menjual dan menyelundupkan 53 ekor anjing untuk konsumsi ke Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo pada Rabu (24/11/2021) dini hari.

Tersangka ditangkap Unit Reskrim Polres Sukoharjo di salah satu tempat di Dukuh Wiroragen, RT 003/RW 007, Desa Ngadirejo, Kecamatan Kartasura, Rabu pukul 00.30 WIB. Selain menangkap tersangka, polisi juga menyelamatkan 53 ekor anjing jenis lokal.

Baca Juga : Jual 53 Anjing ke Sukoharjo Buat Konsumsi, Wong Gemolong Jadi Tersangka

Seluruh anjing itu diduga akan dijual untuk konsumsi. GTS mengaku kali kelima mendistribusikan anjing untuk bahan konsumsi ke Kabupaten Sukoharjo dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir. Dia mendapatkan anjing-anjing itu dari Garut dan Tasikmalaya, Jawa Barat.

GTS bisa mendistribusikan 50 ekor hingga 80 ekor anjing setiap kali pengiriman. “Anjing itu saya beli per ekor Rp300.000. Tapi saya jual lagi dengan hitungan per kilogram. Per kilogram saya jual Rp34.000. Keuntungan setiap ekor anjing bisa mencapai Rp50.000,” tutur dia.

Terkait aturan, GTS menyampaikan belum mengetahui ada larangan mengonsumsi daging anjing di kawasan Soloraya. Oleh karena itu, dia nekat menyuplai anjing ke tempat pengolahan daging anjing di Soloraya.

Baca Juga : Tertutup untuk Umum, Haul Habib Ali Tetap Didatangi Jemaah Luar Solo

“Saya cuma dengar tidak bolehnya di Kulonprogo saja. Tidak tahu kalau memang tidak boleh di semua tempat,” katanya.

Polres Sukoharjo menetapkan GTS sebagai tersangka kasus penyelundupan 53 ekor anjing dari wilayah yang belum bebas rabies, yakni Jawa Barat. Puluhan anjing itu dimasukkan ke Jawa Tengah yang telah dinyatakan bebas rabies.

“Pelaku kami tangkap karena membawa hewan nonkonsumsi dari wilayah yang belum dinyatakan bebas penyakit rabies, yaitu Jawa Barat ke Jawa Tengah. Langkah ini selain untuk mengantisipasi penularan penyakit rabies juga menegakkan aturan kementan [Kementerian Pertanian], gubernur, dan bupati Sukoharjo terkait larangan mengonsumsi [daging] anjing,” ujar Kapolres didampingi Kapolsek Kartasura, AKP Mulyanta, kepada wartawan Kamis (25/11/2021).

Baca Juga : Bocah SMP Lamar Pemuda Idaman Bawa Mahar Rp500 Juta, Begini Kisahnya

Kapolres menyampaikan 50 ekor anjing sudah dikirim ke shelter di Jawa Barat untuk mendapatkan perawatan. Polisi menjerat pelaku menggunakan Pasal 89 UU No.41/2014 Perubahan UU No.18/2009 terkait Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Pelaku terancam hukuman maksimal 5 tahun dan denda minimal Rp150 juta atau maksimal Rp1 miliar. “Kami mengimbau masyarakat tidak mengkonsumsi lagi daging anjing. Anjing itu sudah ditetapkan bukan hewan konsumsi. Aturan ini sudah diatur melalui SE Kementan. Jadi kebijakan ini sudah nasional bukan hanya per daerah.”


Berita Terkait

Berita Terkini

Tertahan, Simpanan Anggota KSP SB Solo Ada yang Sampai Rp570 Juta Lho

Nilai uang simpanan para anggota KSP Sejahtera Bersama Regional Solo yang masih tertahan hingga saat ini bervariasi dan ada yang mencapai Rp570 juta seorang.

Djaran Goyang-Magbul, Ini Merek Rokok Ilegal Dimusnahkan di Sukoharjo

Ribuan bungkus rokok ilegal hasil sitaan Kantor Bea dan Cukai Surakarta dalam ratusan kali operasi penegakan selama 2020-2021 dimusnahkan di Sukoharjo.

UMK Wonogiri Naik 0,07%, SPSI: Harusnya Lebih dari Inflasi 1%

UMK Wonogiri naik sekitar 0,07% disbanding tahun lalu.

Masalah Adminduk Persulit Advokasi Orang dengan HIV/AIDS di Wonogiri

Masalah administrasi kependudukan mempersulit Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Wonogiri untuk mengadvokasi orang dengan HIV/AIDS.

Sukses di Bendosari, Bazar Tani Ditiru 11 Kecamatan Lain Se-Sukoharjo

Kecamatan Bendosari dianggap sukses menggelar bazar tani sehingga Distankan Sukoharjo meminta semua kecamatan mengadakan kegiatan serupa.

Naik Kelas Tipe C, RS Waras Wiris Andong Boyolali Berbenah

Saat ini, RS memiliki kapasitas 101 tempat tidur, fasilitas CT Scan 128 slide, rontgen panoramic hingga USG 4 Dimensi.

Jalan Setapak ke Situs Watu Genuk Kragilan Boyolali bakal Dicor

Hasil ekskavasi yang digelar Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah lalu membikin peluang pengembangan kawasan wisata di sana makin terbuka.

Makin Wah, Tirto Mili Klaten bakal Dilengkapi Embung dan Pulau Buatan

Pemancingan Tirto Mili di Desa Pasung, Wedi, Klaten, bakal ditingkatkan dengan membangun embung dilengkapi pulau buatan.

KSP Sejahtera Bersama Solo Bermasalah, Anggota Minta Atensi Pemerintah

Pemerintah diharapkan bisa hadir dan membantu memberikan solusi atas kasus gagal bayar koperasi simpan pinjam seperti yang terjadi di KSP Sejahtera Bersama Solo.

Optimalkan Pajak Galian C, Pemkab Klaten Gandeng Desa di Lereng Merapi

Bupati Klaten Sri Mulyani berharap warga ikut membantu mengendalikan aktivitas pertambangan galian C.

Umur Kurang 1 Bulan, Perempuan Menangis Gagal Daftar Perdes Wonogiri 

Seorang perempuan warga Pokoh Kidul sampai menangis tidak bisa mendaftar perangkat desa sebab umurnya kurang satu bulan.

Pasar Legi Solo Segera Ditempati, Gibran: Aturannya bakal Lebih Ketat!

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan akan membuat aturan baru yang lebih ketat di Pasar Legi untuk mencegah terulangnya kebakaran pada 2018 lalu.

Pakar Pengupahan UNS Solo: Penetapan UMK 2022 Untungkan Pengusaha

Pakar pengupahan yang juga akademisi UNS Solo menilai penetapan UMK 2022 yang berdasarkan PP No 36 lebih berpihak pada kalangan pengusaha ketimbang pekerja.

Ini Poin-Poin SE Wali Kota Solo Terkait Pengetatan Jelang Libur Nataru

SE Wali Kota Solo tentang PPKM yang terbit pada Selasa (30/11/2021) mengatur sejumlah pengetatan aktivitas masyarakat sebagai antisipasi libur Nataru.

Pelaku Begal Payudara di Klaten Ditangkap, Mengaku Beraksi 10 Kali

Pelaku berinisial F, 31, warga Kecamatan Klaten Tengah, ditangkap di rumahnya, Selasa (30/11/2021) pagi.