Penyelenggara Event Soloraya Tunggu Izin Pernikahan dan Konser

Penyelenggara event Kota Solo dan sekitarnya menunggu realisasi izin konser dan kegiatan besar lainnya selama pandemi Covid-19.

 Akad nikah sederhana yang diselenggarakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) selama pandemi Covid-19. (Istimewa/Doc.SamodraWeddingOrganizer)

SOLOPOS.COM - Akad nikah sederhana yang diselenggarakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) selama pandemi Covid-19. (Istimewa/Doc.SamodraWeddingOrganizer)

Solopos.com, SOLO — Penyelenggara event Kota Solo dan sekitarnya menunggu realisasi izin konser dan kegiatan besar lainnya selama pandemi Covid-19. Mereka juga berkomitmen menjamin penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat selama pelaksanaan. Sehingga percepatan pemulihan ekonomi segera terwujud, kenaikan Covid-19 bisa ditekan.

Hal itu merespons statement Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan, dalam siaran pers, Sabtu (25/9/2021). Menurutnya pemerintah bisa memberikan izin untuk mengadakan perhelatan dan pertemuan berskala besar yang melibatkan banyak orang. Misalnya konser, pernikahan, pameran, dan acara olahraga. Syaratnya mematuhi pedoman penyelenggaraan yang telah ditetapkan.

Pemilik Samodra Wedding Organizer Solo, Dimas Samodra, menyambut baik wacana tersebut. Selanjutnya ia menunggu realisasinya di tingkat daerah. Saat diwawancara, Senin (27/9/2021), Dimas, menjamin para Wedding Organizer (WO) bakal menyelenggarakan acara sesuai aturan yang berlaku, jika benar diizinkan.

Baca Juga: Penemu Vaksin Sebut Virus Corona akan Berakhir Seperti Flu Biasa

Selama ini mereka sudah beberapa kali menangani proses akad dan cukup aman. Konsepnya akad sederhana dengan jumlah tamu terbatas. Pelaksanaan menerapkan Prokes yang ketat mulai dari makanan wajib dibawa pulang, mengenakan masker, dan swab antigen untuk mempelai dan keluarganya.

Kalau dihitung, biaya operasionalnya memang lebih banyak. Misalnya untuk membeli masker, box dan tas untuk catering. Sesuai dengan SE Wali Kota Solo No 067/3028, kegiatan akad maksimal dihadiri 10 orang, sementara resepsi hanya 20 orang.

“Kami juga selalu merekomendasikan kegiatan di lokasi yang sudah memiliki sertifikat CHSE [cleanliness, health, safety, dan environment] agar semuanya lebih terpantau. Apalagi beberapa sudah memiliki aplikasi PeduliLindungi,” kata Dimas, Senin.

Baca Juga: Pengumuman! SIPA Hybrid Festival 2021 Pindah Lokasi ke TSTJ Solo

Ujicoba

Anggota Komunitas Sedulur Event Solo, Iyok Andriyanto, Senin, mengatakan hal sama. Kran pelonggaran sudah dibuka oleh pemerintah pusat, saatnya pemerintah daerah mengkaji. Ia menjamin bakal menyelenggarakan acara sesuai dengan regulasi dan aturan yang ada. “Ayo kita coba dulu, sekali saja. Setelah itu dievaluasi bersama kalau ada yang masih kurang,” kata dia.

Iyok mengeluhkan penyelenggara event musik yang benar-benar mandek sejak 14 Maret 2020. Tak ada acara sama sekali. Beberapa mencoba bikin acara virtual atau daring. Namun hal itu tak cukup untuk memenuhi kebutuhan seperti penghasilan saat live event.

Sejumlah rekannya banting setir menjadi pedagang dan serabutan. Bahkan menjual alat-alat event untuk bertahan hidup. “Kalau pekerjaan lain bilang sepi pas pandemi. Kami, orang event begini enggak ada sama sekali,” kata dia.

Baca Juga: Sempat Anjlok, Harga Telur di Solo Berangsur Normal

Direktur Utama Rajawali Indonesia, Tovic Raharja, Senin, mengatakan wacana tersebut hanya jadi angin segar sesaat jika tidak segera bersinergi dengan pemerintah daerah. “Berharap ini jangan sampai hanya harapan saja. Eksekusi dan ekskalasi koordinasi pusat harus sampai ke daerah,” kata Tovic.

Tovic kemudian menceritakan proses pencarian izin Prambanan Jazz 2021 hybrid yang mereka awali sejak awal tahun ini. Pihaknya telah mempresentasikan konsep pentas di level pemerintah pusat. Semua hal termasuk Juklat dan Juknis mereka sampaikan dengan detail. Izin pun sudah dikantongi, namun akhirnya mental di level daerah karena harus menyesuaikan aturan Pemda.

Baca Juga: UBS Turun! Cek Harga Emas Pegadaian, Selasa 28 September 2021

Padahal mereka hanya mengajukan 300 penonton dari kapasitas maksimal 30.000. Terakhir diizinkan hanya mengadakan pentas online dengan venue di Prambanan. Namun izin baru tersebut kembal ditarik hingga akhirnya mereka menunda acara sampai waktu yang belum ditentukan. “Kami menjadwalkan ulang karena belum dapat ijin ulang. Susahnya kami belum benar-benar dikasih kepastian meski hanya online,” kata dia.

Tovic menyesalkan ketidakjelasan aturan ini. Padahal sebagai promotor besar mereka selalu punya skenario yang jelas termasuk sertifikasi CHSE. Pengawasannya juga lebih jelas. Sementara beberapa event yang jelas menimbulkan kerumunan tanpa penerapan Prokes lolos tanpa pengawasan.


Berita Terkait

Berita Terkini

Tegas! Jokowi Beri Waktu 2 Tahun Bagi BUMN untuk Berubah

Selain membangun nilai, Presiden Jokowi juga meminta agar para direksi BUMN memiliki kepercayaan diri dalam berusaha.

Airlangga Tegaskan Komitmen Pemerintah Dorong Ekspor Lewat Kebijakan

Surplus perdagangan yang terus terjaga terutama disebabkan karena kinerja komoditas ekspor andalan Indonesia yang terus meningkat.

Hotel di Mandalika Full Booked di Tanggal Event Superbike dan MotoGP

Harga hotel di sekitar Sirkuit Mandalika pun naik dua kali lipat untuk pemesanan di tanggal perhelatan Superbike dan MotoGP.

OJK Terima 19.711 Aduan Soal Pinjol Ilegal, Ada Teror hingga Pelecehan

Sebanyak 52,97 persen (10.411 aduan) di antaranya masuk dalam kategori pelanggaran ringan/sedang, sementara 47,03 persen (9.270) aduan lainnya pelanggaran berat.

3.516 Aplikasi Telah Diblokir, Ini Cara Mengecek Legalitas Pinjol

OJK telah memiliki nota kesepahaman dengan Kepolisian, Kemkominfo, Kementerian Koperasi dan UKM, serta Bank Indonesia untuk berkolaborasi dalam pemberantasan pinjol ilegal.

Ada Klub Sepak Bola Liga 1 Papan Atas Mau IPO Hlo, Siapa Ya?

PT Satu Global Investama (SGI) tengah merampungkan persiapan calon emiten baru, salah satu klub sepak bola liga 1 ternama di Indonesia untuk dapat melantai di bursa saham.

Lovetober, Cara Hemat Nikmati Ayam Panggang Khas Solo

Ayam panggang khas Solo I Am In Love memberikan promo khusus selama Oktober melalui Lovetober untuk para penggemar ayam panggang.

Simas Covid-19 dan Gamipro, Inovasi Terbaru Asuransi Sinar Mas

PT Asuransi Sinar Mas meluncurkan Simas Covid-19, asuransi yang menyediakan perlindungan khusus biaya perawatan Covid-19.

Produksi Padi Tahun Ini Naik Tipis, 3 Provinsi Paling Potensial

Produksi padi tertinggi pada 2021 terjadi pada Maret, yaitu sebesar 9,67 juta ton GKG, sedangkan produksi terendah terjadi pada bulan Januari, yaitu sebesar 2,08 juta ton GKG.

Utang Tersembunyi Indonesia dari China Rp488 T? Ini Tanggapan Kemenkeu

Lembaga riset Amerika Serikat (AS) AidData mengungkap Indonesia menumpuk utang dari China hingga total senilai USD34,38 miliar, atau setara Rp488,9 triliun.

Wow, Neraca Perdagangan RI Surplus 17 Bulan Beruntun!

Komoditas nonmigas penyumbang surplus terbesar adalah bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan nabati, serta besi dan baja.

Presiden Apresiasi Transformasi BUMN, Begini Respons Erick Thohir

Transformasi yang dijalankan Kementerian BUMN agar perusahaan-perusahaan BUMN makin profesional, transparan, dan akuntabel mendapat apresiasi dari Presiden Joko Widodo.

Milenial dan Gen Z Paling Banyak Memanfaatkan Subsidi Rumah

Milenial menjadi kelompok yang paling banyak memanfaatkan subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Beroperasi Agustus 2022, LRT Jabodebek Melaju Tanpa Masinis

Sebelum beroperasi, LRT Jabodebek kereta tanpa masinis terlebih dahulu harus menjalani pengujian di lapangan.

Listrik PLN Dongkrak Produktivitas Kebun Melon Hidroponik Petani Blora

Peresmian penyambungan listrik daya 5.500 VA yang mensuplai kebutuhan listrik kebun melon dengan sistem hidroponik tersebut diselenggarakan Rabu (13/10/2021).

Aplikasi PLN Mobile Punya Banyak Fitur Baru, Bisa Beli Token Rp5.000

Kali ini PLN menghadirkan Major Launch atau Grand Launching PLN Mobile, dengan sejumlah fitur canggih baru untuk kemudahan layanan bagi pelanggan.