Tutup Iklan

Penyekatan Ruas Jalan di Kota Jogja Tinggal Dua Titik

Satlantas Polresta Jogja menyisakan dua titik ruas jalan yang disekat di masa perpanjangan PPKM level berjenjang pada 7- 13 September

 Ilustrasi: penyekatan. (Harianjogja.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi: penyekatan. (Harianjogja.com)

Solopos.com, JOGJA – Satlantas Polresta Jogja menyisakan dua titik ruas jalan yang disekat di masa perpanjangan PPKM level berjenjang pada 7- 13 September mendatang.

Pembukaan sekat jalan secara keseluruhan masih akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan jajaran Pemerintah Kota Jogja. Seiring dengan turunnya status PPKM wilayah itu dari sebelumnya level 4 ke level 3.

Kepala Satlantas Polresta Jogja, Kompol Chandra Lulus Widiantoro mengatakan, turunnya level PPKM tidak serta merta penyekatan jalan dibuka sekaligus. Dari 10 ruas jalan yang sebelumnya disekat pada PPKM lalu, sekarang hanya dua titik yang masih ditutup.

“Ada beberapa titik yang sudah dibuka, intinya tinggal dua titik yang masih disekat yakni area Tugu ke selatan dan pos Rejowinangun,” kata Kompol Chandra, Selasa (7/9).

Baca juga: 495 Anak di Bantul Kehilangan Orang Tua Akibat Covid-19

Dia mengungkapkan, saat ini pihaknya masih akan berkoordinasi lebih lanjut dengan jajaran Pemkot Jogja. Untuk menyusun rencana dan kebijakan terkait penyekatan di Kota Jogja. Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tetap berpedoman pada aturan mengurangi mobilitas di masa pandemi Covid-19 guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Mengenai penurunan level PPKM dan berkaitan dengan penyekatan saat ini masih dikoordinasikan. Masih menunggu kebijakan Pemkot Jogja nanti seperti apa dan sampai saat ini kami juga belum ada arahan,” ujarnya.

Baca juga: Destinasi Wisata Belum Dibuka, Pemkot Jogja Usir Bus Pariwisata

Kepala Dinas Perhubungan Kota Jogja, Agus Arif Nugroho menyebut, pemyekatan di masa PPKM terbukti mampu menurunkan angka mobilitas masyarakat dan berdampak pada penurunan kasus Covid-19. Oleh karena itu, pihaknya sampai saat ini juga masih memberlakukan aturan yang sama dalam aturan perjalanan modal darat bagi masyarakat.

“Intruksi dari pusat atau pimpinan daerah masih belum keluar yang terbaru berkaitan dengan penurunan level ini. Makanya aturan modal transportasi darat kalau yang mau masuk ke Jogja itu masih sama, berlaku kapasitas maksimal betapa, membawa kelengkapan dokumen dan lain sebagainya,” ucap Agus.

 

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Diterjang Lahar, Jaringan Air Bersih di Kali Boyong Sleman Putus

Hujan deras yang turun di puncak Merapi pada Rabu (1/12/2021) menyebabkan putusnya jaringan air bersih di Kali Boyong, Pakem, Sleman.

578 Anggota Satpol PP Disiapkan Saat PPKM Level 3 Nataru di DIY

Satpol PP siapkan 578 anggota saat penerapan PPKM Level 3 pada libur Nataru dari 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Waduh! Kasus Kekerasan terhadap Perempuan di Kota Jogja Meningkat

Kasus kekerasan terhadap perempuan di wilayah Kota Jogja mengalami peningkatan dalam kurun dua tahun terakhir.

Dikawal Suporter, Pelaku Pembakaran Omah PSS Sleman Menyerahkan Diri

Pelaku pembakaran Omah PSS, atau Kantor Manajemen PSS Sleman, akhirnya menyerahkan diri ke aparat kepolisian.

Pemkot Jogja Bentuk Sukarelawan Pemadam Kebakaran Hingga RW

Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja membentuk koordinator sukarelawan pemadam kebakaran se-Kota Jogja yang tersebar di 45 kelurahan.

Maling Tak Ada Akhlak, Pendeteksi Hujan Milik Pemprov DIY Pun Dicuri

Alat pendeteksi hujan milik Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP ESDM) Pemprov DIY nilainya sekitar Rp22 juta.

PKL Malioboro Menyatakan Siap Ditata tapi Tidak Direlokasi

Sejumlah paguyuban PKL Malioboro menyatakan sikap mereka menolak relokasi. Sementara Pemkot Jogja menjamin PKL tak akan kehilangan mata pencaharian mereka di tempat baru.

Libur Nataru, Pemkot Jogja akan Perketat One Gate System

Wakil Wali Kota Jogja mengakui ada beberapa celah dalam one gate system yang kini terus diperbaiki. Ia ingin tak ada penularan Covid-19 akibat liburan Nataru.

Berhasil Ungkap Identitas, Polisi Buru Pembakar Omah PSS Sleman

Terdua pelaku pembakaran Omah PSS Sleman pada Minggu (28/11/2021) lalu kini buron.

Dinkes Sleman: Penularan Covid-19 di Empat SMA SMK Sudah Selesai

Tracing yang dilakukan Dinkes Sleman terkait pelajar SMA SMK yang mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) sudah selesai.

Main Keroyokan Gunakan Pisau Lipat, 4 Pemuda Sleman Diringkus Polisi

Aksi pengeroyokan dilakukan empat pemuda Sleman di kawasan Kaliurang hanya karena masalah knalpot kendaraan.

BRI Ganti Saldo Tabungan Nasabah di Jogja, Korban Kejahatan Skimming

BRI Jogja, DIY langsung merespons peristiwa berkurangnya saldo tabungan salah satu nasabahnya, Marsen Benedictus Sinaga, dengan melakukan penggantian.

Tabungan Nasabah BRI di Jogja Rp38,4 Juta Raib, Ada Transfer Misterius

Nasabah Bank BRI di Jogja mengaku uangnya senilai RP38,4 juta di tabungan hilang. Ada transfer uang senilai itu ke rekening lain tanpa sepengetahuannya.

Fenomena La Nina, Pemkab Kulonprogo Tetapkan Status Tanggap Darurat

Fenomena La Nina yang masih terus terjadi hingga akhir tahun juga menjadi dasar Pemkab Kulonprogo tetapkan status tanggap darurat.

Di Sleman, Sejumlah Kalangan Non-Nakes Terima Vaksin Booster Moderna

Sejumlah kalangan seperti tukang parkir dan cleaning service di rumah sakit di Sleman mendapat vaksin booster.

Dasyat, Program BKKBN DIY Untuk Turunkan Angka Stunting

BKKBN DIY melaunching program Dapur Sehat Atasi Stunting atau Dasyat hingga tingkat desa untuk menurunkan angka stunting di wilayah tersebut.