Penutupan Dam Colo Sukoharjo Mundur 10 Hari, Ini Penyebabnya

Penutupan aliran saluran irigasi Dam Colo, Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mundur 10 hari dari jadwal sebelumnya akan ditutup pada 1 Oktober 2021.

 Warga mencari ikan dialiran Dam Colo Nguter setelah dilakukan penutupan pada Minggu (11/10/2020). (Solopos.com/Indah Septiyaning W.)

SOLOPOS.COM - Warga mencari ikan dialiran Dam Colo Nguter setelah dilakukan penutupan pada Minggu (11/10/2020). (Solopos.com/Indah Septiyaning W.)

Solopos.com, SUKOHARJO — Penutupan aliran saluran irigasi Dam Colo, Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mundur 10 hari dari jadwal sebelumnya akan ditutup pada 1 Oktober 2021.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo, Bagas Windaryatno mengatakan hasil rapat yang digelar Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo memutuskan untuk menunda penutupan Dam Colo selama 10 hari. Jika jadwal sebelumnya penutupan dilakukan 1 Oktober, maka mundur menjadi tanggal 11 Oktober 2021.

“Dam Colo ditutup 11 Oktober atau mundur 10 hari dari jadwal tahunan 1 Oktober,” kata dia, Senin (20/9/2021).

Baca Juga: Sudah 3 Bulan, Pelaku Perusakan Makam di Polokarto Belum Ketemu  

Bagas mengatakan penutupan Dam Colo dalam rangka perawatan rutin tahunan oleh pihak pengelola BBWSBS. Penutupan dilakukan mundur 10 hari dari jadwal sebelumnya pada 1 Oktober karena pertimbangan menyelamatkan tanaman padi siap panen dibeberapa wilayah di Kabupaten Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar hingga Sragen.

Petani tidak akan merasakan dampak signifikan akibat penutupan tersebut mengingat sekarang sudah masuk musim hujan. Penutupan pintu air Dam Colo, Nguter dilakukan selama sebulan kedepan. Beberapa perawatan akan dilakukan meliputi pintu air, pengerukan sedimentasi dan lainnya.

“Sesuai jadwal memang pintu air Dam Colo, Nguter seharusnya ditutup 1 Oktober tapi atas permintaan petani maka baru ditutup pada 10 Oktober mulai pukul 00.00 WIB,” ujarnya.

Pertemuan

Sebelum diputuskan pengunduran waktu penutupan pintu air Dam Colo, Nguter sudah dilakukan pertemuan antara petani, BBWSBS dan pihak terkait. Bagas meminta masyarakat hati-hati sebab biasanya banyak yang memanfaatkan momen penutupan pintu air Dam Colo, Nguter untuk mencari ikan.

“Jaga keselamatan diri jangan memaksakan masuk ke aliran Dam Colo hingga menyebabkan kecelakaan air,” lanjutnya.

Terkait dengan keamanan tersebut, Dinas Pertanian dan Perikanan bersama BBWSBS dan pihak terkait sudah saling berkoordinasi. Termasuk meminta pemerintah desa dan kecamatan dimana wilayahnya terdapat aliran air Dam Colo untuk ikut membantu mengawasi warganya. Dari sisi petani juga sudah disosialisasikan tekait kesiapan setelah panen dan segera olah tanah. Harapannya masih ada gelontoran air dari Dam Colo, Nguter untuk masuk tanam padi lagi.

Baca Juga: Capaian Vaksinasi di Sukoharjo Jauh dari Target, Kekebalan Kelompok Masih Jauh

Ketua Paguyuban Petani Pengguna Air (P3A) Colo Timur, Jigong Sarjanto menyambut positif pengunduran penutupan Dam Colo menjadi 11 Oktober.

“Sebenarnya dari kami (petani) itu mintanya tidak usah ditutup saja kalau memang di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri masih ada air. Artinya air tetap dialirkan ke saluran irigasi bukan dibuang ke Bengawan Solo,” ujarnya.

Petani sangat berharap dimasa pandemi corona ini Dam Colo tidak ditutup agar panen Masa Tanam (MT) 3 bisa berhasil. Para petani khawatir jika Dam Colo ditutup nanti hasil panen padi tidak bisa maksimal. Terkait dengan permintaan petani agar saluran Dam Colo tidak ditutup, pihaknya telah mengirimkan surat ke BBWSBS pada 8 Agustus lalu. Namun ditolak BBWSBS dan disepakati penundaan penutupan menjadi 11 Oktober.


Berita Terkait

Berita Terkini

Targetkan Rp1,3 Miliar, Penggalangan Dana PMI Boyolali Diperpanjang

Penggalangan dana PMI diperpanjang karena saat ini capaian dana baru terkumpul Rp1,02 miliar atau setara 74,84 persen.

Peringati Hari Santri, Santri di Bendan Boyolali Diajak Bersihkan Kali

Kegiatan bersih sungai ini melibatkan 50-an santri putra Daarul Fath jenjang aliah atau setara SMA/SMK.

Catat! Jadwal Pemadaman Listrik Boyolali Hari Ini (27/10/2021)

Berikut jadwal pemadaman listrik di Boyolali hari ini, Rabu (27/10/2021) yang berlangsung selama tiga jam. Daerah mana saja yang terdampak?

Banyak Warga Ambil Formulir Pendaftaran Perangkat Desa di Wonogiri

Banyak warga telah mengambil formulir pendaftaran pengisian perangkat desa di Kabupaten Wonogiri.

Duta Sheila on 7 Pun Ikut Antre Singkong Keju Produksi Jatinom Klaten

Duta, vokalis Sheila on 7, pernah ikut antre di outlet Singkong Keju Meletus pada awal produksi sekitar 2006.

Jadwal Pemadaman Listrik Klaten Hari Ini (27/10/2021)

Berikut jadwal pemadaman listrik di Klaten hari ini, Rabu (27/10/2021) yang berlangsung selama enam jam. Daerah mana saja yang terdampak?

Awas! Curah Hujan Jateng Diprediksi Sangat Tinggi pada Akhir Tahun

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta masyarakat di wilayah rawan bencana bersiap siaga menghadapi kemungkinan bencana akibat curah hujan tinggi akhir tahun ini.

Dosen UGM Komentari Kasus Menwa UNS Solo: Hapus Militerisme di Kampus!

Pengajar senior yang juga Kepala Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian UGM, Najib Azca, ikut mengomentari kasus Menwa UNS Solo.

Solo Youth Edutech Festival 2021 Digelar Model Hybrid, Begini Konsepnya

YRP Solo mengadakan Solo Youth Edutech Festival 2021 mulai Selasa hingga Jumat menggunakan konsep hybrid, yakni secara virtual dan tatap muka langsung.

Ke Mal di Sukoharjo, Ganjar Nonton Film Bioskop tentang Eks Napiter

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menonton film dokumenter tentang eks napiter yang berusaha kembali ke masyarakat saat berkunjung ke Sukoharjo.

PLTSa Putri Cempo Solo, Puluhan Kontainer Material Mulai Berdatangan

Investor pembangunan PLTSa Putri Cempo Solo mendatangkan puluhan kontainer material dari India, China, dan Austria.

Pekan Terakhir Solo Great Sale 2021, Banjir Promo Diskon hingga 50%

Sejumlah merchant memberikan beragam promo hingga diskon 50% pada pekan terakhir penyelenggaraan Solo Great Sale (SGS) 2021.

Warga Lansia dan ODGJ Gandekan Solo Disasar Vaksinasi Covid-19 Keliling

Pemerintah Kelurahan Gandekan, Jebres, Solo, bersama petugas Puskesmas Purwodiningratan melakukan vaksinasi Covid-19 keliling dengan sasaran warga lansia dan ODGJ.

Tips Hindari Teror Debt Collector Pinjol ala Bos Jasa Penagihan Solo

Bos perusahaan jasa penagihan Solo Giyatno membagikan tips cara agar terhindar dari teror debt collector pinjol yang dikenal kerap melakukan intimidasi.

Dari Olahan Singkong, Pengusaha Muda Ini Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah

Pria asal Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom itu memulai usaha olahan singkong ketika masih kuliah di Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2006.

Bupati Sukoharjo: Kartu Vaksin seperti KTP, ke Mana pun Wajib Dibawa

Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyebut fungsi kartu vaksin Covid-19 saat ini sudah seperti KTP, ke mana pun wajib dibawa karena menjadi syarat akses ke berbagai tempat.