Penutupan Berakhir, Pasar Hewan di Wonogiri Bakal Dibuka Lagi?

Kebijakan penutupan pasar hewan di Kabupaten Wonogiri berakhir mulai, Selasa (21/6/2022).

 Petugas mengecek kesehatan sapi untuk memastikan terjangkit atau tidaknya sapi-sapi yang diniagakan di Pasar Hewan Pracimantoro, Jumat (13/5/2022), terbebas dari penyakit mulut dan kuk. (Istimewa/Polres Wonogiri)

SOLOPOS.COM - Petugas mengecek kesehatan sapi untuk memastikan terjangkit atau tidaknya sapi-sapi yang diniagakan di Pasar Hewan Pracimantoro, Jumat (13/5/2022), terbebas dari penyakit mulut dan kuk. (Istimewa/Polres Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI — Kebijakan penutupan pasar hewan di Kabupaten Wonogiri berakhir mulai, Selasa (21/6/2022). Penutupan pasar hewan yang telah dilakukan beberapa waktu sebelumnya ternyata dinilai belum cukup mengendalikan penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) di Wonogiri.

Berakhirnya penutupan pasar hewan sebagai pergantian strategi dalam mencegah persebaran PMK di Wonogiri. Penutupan pasar hewan telah memunculkan strategi baru dalam memperjualbelikan hewan ternak sehingga mengakibatkan penularan PMK semakin meningkat.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo alias Jekek, mengaku telah menemukan proses transaksi jual beli hewan ternak yang tak lagi menggunakan media pasar. Dalam catatannya hingga Senin (20/6/2022), kasus suspek PMK di Wonogiri mencapai 374 kasus.

Jumlah kasus yang sembuh mencapai angka 158 ekor. Sementara, kasus kematian hewan ternak karena PMK berjumlah 14 ekor.

“Rincian kasus kematiannya, dua ekor mati dan 12 ekor sengaja dipotong. Sekarang ini, sudah tidak ada lagi pemotongan hewan,” kata Bupati Jekek kepada wartawan, Senin (20/6/2022).

Baca Juga: Pemkab Mendadak Setop Rilis Kasus PMK Wonogiri ke Publik, Ada Apa?

Bupati Jekek mengatakan strategi yang akan diterapkan, yakni pengawasan ketat dan penyemprotan disinfektan saat pembukaan pasar hewan. Peralatan penyemprotan juga akan disiapkan. Nantinya, hewan yang ditemukan bergejala PMK akan dipisahkan dan dikembalikan ke daerah asal.

“Cara pemeriksaan itu dilakukan saat hewan sudah diturunkan dari kendaraan pengangkut. Petugas akan memeriksa mulai dari kaki, mulut, dan bagian lainnya,” imbuhnya.

Bupati Jekek mengatakan semakin mendekatinya momentum Iduladha akan berpotensi pada meningkatnya aktivitas ekonomi. Jual beli hewan ternak diprediksi mengalami kenaikan.

“Pembukaan pasar hewan juga merupakan langkah menjaga keseimbangan antara pencegahan dan ekonomi. Jika tak ada aktivitas ekonomi akan memberatkan peternak,” katanya.

Baca Juga: Desa di Bulukerto Wonogiri Ini Jadi Pusat Penularan PMK, Benarkah?

Terpisah, Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislapernak) Wonogiri telah mengunggah edaran ihwal pengawasan pasar hewan. Edaran bernomor 524.3/534 itu ditujukan kepada Koordinator Petugas Dislapernak Kecamatan se-Kabupaten Wonogiri.

Munculnya edaran itu didasari atas rencana pembukaan pasar hewan mulai Selasa (21/6/2022). Hal itu sekaligus mengantisipasi masuknya pedagang ternak dari luar Wonogiri.

Isi dalam surat edaran tersebut, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam) diimbau berkoordinasi mengawasi lalu lintas ternak dari luar Kabupaten Wonogiri.

Selanjutnya, ternak dari luar Kabupaten Wonogiri yang akan masuk pasar hewan diwajibkan menunjukkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal. Apabila tak bisa menunjukkan SKKH, yang bersangkutan disuruh berputar balik ke daerah asal.

Baca Juga: Liku-liku Peternak Wonogiri Menembus Niaga Ternak di Tengah Wabah PMK

Di samping itu, petugas Dislapernak Wonogiri memperbolehkan ternak lokal Kabupaten Wonogiri masuk ke pasar hewan. Syaratnya, hewan tersebut terlebih dahulu harus dicek ada atau tidaknya gejala PMK.

Sebagai informasi, edaran itu diunggah ke media sosial Instagram @dislapernak_wng. Kepala Dislapernak Wonogiri, Sutardi, pernah mengatakan bahwa akun Instagram itu resmi milik Dislpernak Wonogiri.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Persebaran PMK Meluas, Kebutuhan Hewan Kurban 1,81 Juta Ekor

+ PLUS Persebaran PMK Meluas, Kebutuhan Hewan Kurban 1,81 Juta Ekor

Pemerintah meluncurkan gerakan disinfeksi nasional, Kamis (30/6/2022), untuk mengendalikan penyakit mulut dan kuku (PMK). Wabah PMK makin meluas di 19 provinsi dan tak hanya menjangkiti sapi.

Berita Terkini

68 Polisi di Sragen Mendadak Diguyur Air Tujuh Sumber, Ini Maksudnya

Puluhan polisi itu sengaja disiram air lantaran naik pangkat pada momentum Hari Bhayangkara ke-76 di Mapolres Sragen, Jumat (1/7/2022).

Remaja Wonogiri Hamil 5 Bulan Sebut Guru Silatnya Orang Paling Berjasa

Remaja Wonogiri yang hilang diduga kabur setahun lalu menyebut sosok guru silatnya sebagai orang paling berjasa dalam hidupnya.

Guru Silat Remaja Wonogiri yang Hamil Mau Tanggung Jawab, Tapi...

Guru silat remaja Wonogiri yang hilang setahun lalu disebut mau bertanggung jawab atas kehamilan anak didiknya, tapi kini malah membawa pengacara.

Remaja Wonogiri Hamil 5 Bulan, Ayahnya: Perut Kelihatan Buncit

Ayah remaja Wonogiri yang kini sedang hamil lima bulan setelah setahun hilang menyebut perut anaknya mulai membuncit.

Jembatan Mojo-Jurug B Solo Direhab, DPRD: Jangan Sampai Seperti Jonasan

Ketua Komisi III DPRD Solo YF Sukasno mengingatkan Pemkot agar mengantisipasi jangan sampai rehab proyek Jembatan Mojo dan Jembatan Jurug B justru merusak jembatan lain.

Listrik Dari PLTSa Putri Cempo Solo Bakal Dibeli PLN, Segini Harganya

Listrik dari PLTSa Putri Cempo, Mojosongo, Solo, yang rencananya beroperasi mulai Desember 2022 mendatang akan dibeli oleh PT PLN.

UNS Pasang EWS Indoor di 100 Rumah di Karanganyar, Ini Lokasinya

Ketua tim peneliti dari Program Studi (Prodi) Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNS, Ahmad Marzuki mengatakan timnya mengembangkan sensor indoor dan sudah dipasang pada 100 rumah di 11 desa di Kabupaten Karanganyar.

Kelurahan Gayam Sukoharjo Jadi Juara 1 Lomba Tiga Pilar Polda Jateng

Konsep Tiga Pilar adalah konsep kekompakan, keterpaduan, dan kerja sama dalam satuan lingkungan pemerintahan kelurahan atau desa antara lurah bersama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas

Hewan Kurban Wajib Ada SKKH, Begini Cara Peroleh SKKH di Boyolali

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali, drh. Afiany Rifdania, mengatakan SKKH untuk hewan yang digunakan untuk kurban di dalam daerah Boyolali dan ternak yang dikirim ke luar daerah berbeda.

Vaksinasi PMK di Boyolali Sasar Sapi Sehat, Untuk Sapi Sembuh?

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali, drh. Afiany Rifdania, mengungkapkan sapi-sapi yang sembuh dari PMK akan mendapatkan perlakuan yang berbeda.

Kereta Kuda dan Permainan Volume Besar Dilarang di CFD Klaten

CFD Jl Mayor Kusmanto Klaten digelar di sepanjang ruas jalan dari simpang empat Pandanrejo hingga simpang lima Bramen dan digelar saban Minggu pukul 05.00 WIB-09.00 WIB.

Begini Alasan Organda Wonogiri Pamor Bus Bumel Makin Menurun

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Wonogiri, Edi Purwanto, menyebut menurunnya pamor bus bumel tak terlepas oleh sikap masyarakat yang memiliki kecenderungan mulai meninggalkan transportasi umum.

Polisi Selidiki Kasus Meninggalnya Warga Sragen Wetan, Ada Kejanggalan?

Polres Sragen tengah menangani kasus kematian seorang ibu di Sragen Kota yang dinilai ada kejanggalan

Warung Makan Solet di Makamhaji Kartasura, Lokasi Ndelik Tapi Ramai

Warung Solet menyajikan aneka menu masakan jawa. 

Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini: Tanpa Potensi Hujan

Prakiraan cuaca di Sagen hari ini, Jumat (1/7/2022) akan sama seperti kemarin. Cuaca berawan mendominasi tanpa ada potensi turun hujan.

Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini: Lebih Bersahabat

Cuaca cerah berawan akan menemani Anda, warga di Karanganyar, mengawali  Jumat (1/7/2022) pagi ini. Tak perlu khawatir akan turun hujan karena prakiraan cuaca Karanganyar hari ini akan didominasi berawan.