Penutup Drainase Rusak Melulu, Polisi Libatkan Sukarelawan Awasi Underpass Makamhaji Sukoharjo

Pos Lantas Kartasura, Sukoharjo, menggandeng sukarelawan untuk mengawasi underpass Makamhaji siang dan malam untuk antisipasi pencurian.

 Petugas Satlantas Pos Kartasura bersama sukarelawan memperbaiki penutup saluran drainase underpass Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, yang rusak lagi meski baru sehari diperbaiki, Jumat (5/2/2021). (Solopos/Indah Septiyaning W)

SOLOPOS.COM - Petugas Satlantas Pos Kartasura bersama sukarelawan memperbaiki penutup saluran drainase underpass Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, yang rusak lagi meski baru sehari diperbaiki, Jumat (5/2/2021). (Solopos/Indah Septiyaning W)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Kerusakan besi penutup saluran drainase underpass Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, yang terjadi terus menerus membuat Satlantas Polres Sukoharjo akhirnya bertindak.

Kapos Lantas Kartasura Aiptu A Christian DN mengatakan melibatkan sukarelawan setempat untuk mengawasi kondisi underpass tersebut. Pengawasan itu baik pagi, siang, maupun malam.

"Ada 10 sukarelawan yang ikut membantu kami. Jadi mereka akan ikut membantu pengamanan pengaturan lalu lintas bila lempengan besi penutup [saluran drainase] berserakan," katanya, Jumat (5/2/2021).

Baca Juga: Tes Covid-19 GeNose di Stasiun Solo Balapan Belum Bisa Dilayani, PT KAI Minta Maaf

Para sukarelawan ini, lanjut Christian, juga ikut memantau dan mengawasi apabila ada orang tak bertanggung jawab merusak dan mencuri besi penutup saluran air underpass Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo.

Ia mengingatkan kepada para pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintasi underpass Makamhaji. Terutama jika hujan dan besi penutup saluran air terlepas. Kondisi lubang saluran tersebut tidak terlihat karena tertutup air dan rawan terjadi lakalantas.

Sebelumnya, jajaran Satlantas Pos Kartasura bersama sukarelawan kembali memperbaiki besi penutup saluran air bagian tengah underpass Makamhaji, Sukoharjo, pada Jumat (5/2/2021).

Baca Juga: Busyet Dah! Baru Sehari Diperbaiki, Besi Penutup Drainase Underpass Makamhaji Kartasura Rusak Lagi

Besi penutup saluran air itu rusak lagi padahal baru sehari diperbaiki. Christian mengatakan hilangnya besi penutup saluran air underpass sudah berulang kali terjadi. Hampir 10 kali besi penutup saluran rusak dan hilang dicuri oknum tak bertanggung jawab dalam sebulan ini.

Sebabkan Kemacetan

Kondisi ini mengakibatkan lubang di bagian tengah underpass sehingga menyebabkan kemacetan panjang di kawasan tersebut. "Sering terjadi kepadatan lalu lintas di underpass Makamhaji akibat besi penutup saluran air yang hilang atau lepas. Jadi kendaraan melambat saat melintas di sana sehingga bikin macet," katanya.

Petugas Pos Lantas bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo berulang kali memperbaiki penutup saluran air underpass Makamhaji.

Baca Juga: Terancam Luapan 3 Sungai, Warga Sragen Kota Tak Tidur 2 Malam Karena Khawatir Banjir

Namun berulang kali pula besi penutup rusak bahkan hilang. Padahal, dia mengatakan sudah diperbaiki hingga diberi pengait besi agar tidak terlepas.

Kondisi besi penutup saluran air yang terlepas ini kerap menimbulkan kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Terutama bagi sepeda motor matic yang rodanya lebih kecil dibanding motor lainnya.

Sepeda motor akan oleng dan terjatuh saat melintasi lubang saluran air tersebut. Karena itu, guna mencegah kerusakan terus menerus besi penutup saluran air, Pos Lantas Kartasura menggandeng sukarelawan untuk ikut mengamankan underpass Makamhaji baik pagi siang hingga malam hari.


Berita Terkait

Berita Terkini

Bupati Sukoharjo! Ayo Warga, Jangan Sampai Tidak Ikut Vaksinasi

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, meminta warga untuk tidak melewatkan kegiatan vaksinasi.

Innalillahi! Pelajar SMP di Sragen Yang Tertimpa Pohon Meninggal Dunia

Pelajar SMP, Dwi Riyanto, 14, asal Dukuh Gandrung RT 004, Desa Klandungan, Ngrampal, Sragen, yang tertimpa pohon akhirnya meninggal dunia.

Tragis! Pelajar SMP di Sragen Tertimpa Pohon Saat Naik Motor

Seorang pelajar SMP, Dwi Riyanto, 14, asal Dukuh Gandrung RT 004, Desa Klandungan, Ngrampal, Sragen, tertimpa pohon saat mengendarai motor.

Main Bulu Tangkis 5 Set, Gibran Jadi Bulan-Bulanan Rudy

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, merasakan ketangguhan mantan Wali Kota Solo yang juga politikus senior PDIP, F.X. Hadi Rudyatmo, dalam bermain bulu tangkis.

Pengumuman! Keraton Solo Kembali Tiadakan Gerebeg Maulud, Ini Alasannya

Keraton Solo tahun 2021 ini kembali meniadakan acara Grebeg Maulud untuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pamit ke Sawah, Nenek-nenek di Sragen Tersambar Kereta Api

Nenek dari Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Hartini, 69, ditemukan meninggal diduga tersambar KA saat pergi ke sawah pada Senin (18/10/2021).

Muncul Klaster PTM di Solo, Ini Tanggapan Gibran

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memastikan pembelajaran tatap muka (PTM) di Solo tak terganggu dengan kasus Covid-19 di sejumlah sekolah.

Puting Beliung Terjang Gantiwarno, 5 Rumah Rusak

Sebanyak 5 rumah di Dukuh Sangiran, Desa Katekan, Kecamatan Gantiwarno rusak setelah diterjang puting beliung, Senin (18/10/2021) pukul 16.00 WIB.

Klaster PTM Solo Berkembang ke 5 SD, 47 Warga Sekolah Positif Covid-19

Sedikitnya 47 siswa dan pengajar SD di Kota Solo terpapar Covid-19 dalam masa pembelajaran tatap muka (PTM).

4 Peserta CPNS Sukoharjo Diundang Ujian Susulan, Ini Penyebabnya

Sebanyak empat orang peserta ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Sukoharjo diundang untuk mengikuti ujian susulan pada Rabu (20/10/2021) dan Minggu (31/10/2021).

Perlintasan KA Bedowo Sudah Berpintu Palang, Tapi Tak Ada yang Jaga

PT KAI telah memasang pintu palang di perlintasan KA Bedowo, Sragen. Sayangnya, pintu palang itu tak berfungsi lantaran tak ada petugas yang mengoperasikannya.

2022, Pemkab Karanganyar Usul Tambah 718.000 Tabung Melon

Kabupaten Karanganyar mengusulkan tambahan 718.000 tabung elpiji bersubsidi pada 2022.

Jatuh Bangun Menjaga Nyala Para Pendamping ADS

Pandemi Covid-19 berdampak buruk pada perkembangan ADS, para orangtua pendamping harus melakukan berbagai upaya untuk menjaga anak-anak mereka di tengah minimnya layanan fisioterapi.

Siapkan Hadiah Untuk Atlet, Dispora Sukoharjo Rahasiakan Wujudnya

Dispora Sukoharjo merahasiakan hadiah bagi atlet asal Sukoharjo yang berprestasi di PON XX Papua.

Sudah 20 Kali Naik Haji, Ini Komentar Pimpinan KBIH Solo soal Dana Haji

Dari pengawasan yang dilakukan DPR, dapat dipastikan tidak terdapat penggunaan dana haji untuk membiayai proyek infrastruktur pemerintah.

Asosisasi Penghulu Sragen Bicara Keabsahan Nikah Siri, Kesimpulannya?

Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Sragen mengatakan lembaga pemerintah tidak bisa menerbitkan atau menyimpulkan pernikahan siri.