Tutup Iklan
Ilustrasi inflasi/deflasi (Solopos-Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, SOLO -- Kenaikan harga beberapa komoditas terutama cabai rawit ternyata tak cukup kuat memicu https://soloraya.solopos.com/read/20190710/489/1004471/harga-cabai-di-solo-tembus-rp60.000-per-kg-awas-inflasi" title="Harga Cabai di Solo Tembus Rp60.000 Per Kg, Awas Inflasi!">inflasi di Kota Solo. Sebaliknya, Solo justru mengalami deflasi 0,16% pada Agustus 2019.

Hal itu dipicu penurunan harga sejumlah komoditas di antaranya tarif angkutan udara, petai, bawang putih, tomat sayur, dan bawang merah.

Data yang diperoleh Solopos.com dari berita resmi statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Solo, dari enam kota di Jawa Tengah yang dihitung angka inflasinya pada Agustus 2019 tercatat ada empat kota yang mengalami https://soloraya.solopos.com/read/20190611/489/997879/petai-sumbang-inflasi-solo-mei-2019" title="Petai Sumbang Inflasi Solo Mei 2019">inflasi.

Keempatnya adalah Kudus, Semarang, Purwokerto, dan Cilacap. Sedangkan Solo dan Tegal mengalami deflasi. Solo mengalami deflasi 0,16% sedangkan Kota Tegal deflasi 0,02%.

Kasi Statistik Distribusi BPS Kota Solo, Herminawati, mengatakan ada beberapa komoditas utama yang mengalami penurunan harga sehingga menghambat laju inflasi.

"Di antaranya ada tarif angkutan udara yang turun sebesar 21,31% dengan andil deflasi 0,24%. Harga petai turun 30,87% memberi andil deflasi 0,10%. Harga bawang putih juga turun 10,41% dengan andil deflasi 0,06%," kata dia saat menyampaikan rilis berita resmi statistik di Kantor BPS Solo, Senin (2/9/2019).

Herminawati melanjutkan harga tomat sayur juga turun 32,61% sehingga memberi andil deflasi 0,05%. Harga bawang merah turun 8,39% dan memberi andil deflasi 0,03%,"

Beberapa komoditas yang harganya naik, Herminawati meyebut ada cabai rawit yang naik 22,12% dengan andil https://soloraya.solopos.com/read/20190504/489/989652/inflasi-kota-solo-april-2019-tertinggi-di-jateng-ini-pemicunya" title="Inflasi Kota Solo April 2019 Tertinggi di Jateng! Ini Pemicunya">inflasi 0,09%, harga roti manis yang naik 8,33% memberi andil inflasi 0,04%, biaya pendidikan SMA naik 2,74% memberi andil inflasi 0,04%, harga cabai hijau naik 19,73% memberi andil inflasi 0,04%, kemudian nasi dengan lauk naik 2,27% dan memberi andil inflasi 0,03%.

Sebelumnya salah satu pedagang bawang di Pasar Legi, Solo, Sakiyah, mengatakan harga bawang putih kating sekitar Rp25.000/kg pada Rabu (28/8/2019). Sedangkan untuk bawang merah dijual dengan harga mulai Rp12.000/kg.

"Harga itu sudah lama [berlaku], sudah sejak sebelum Lebaran," kata dia belum lama ini.

Sedangkan berdasarkan daftar harga dari Kantor Pasar Legi, harga bawang putih kating pada Senin (2/9/2019) sekitar Rp25.000/kg. Sedangkan bawang merah sekitar Rp14.000/kg.

Harga bawang putih kating pada 1 Agustus sekitar Rp22.000/kg dan bawang merah sekitar Rp22.000/kg.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten