Penurunan ekspor Korsel makin mengecil

SEOUL: Ekspor Korsel turun, lebih kecil dari perkiraan ekonom, selama April menambah bukti penurunan ekonomi sudah mencapai titik terburuk.

Kementerian Perekonomian melaporkan pengapalan ke luar negeri turun 19% menjadi US$30,67 miliar dari tahun sebelumnya, lebih kecil dari penurunan Maret 22%. Estimasi median delapan analis berada pada angka minus 23,2%. Negara ini memcatat rekor surplus perdagangan US$6,02 miliar bulan lalu setelah impor turun drastis.

Lambatnya penurunan ekspor kemungkinan terkait dengan pulihnya permintaan dari China dan depresiasi mata uang won terhadap dolar AS sebesar 22% tahun lalu. Pergerakan valas ini membantu sejumlah eksportir seperti Samsung Electronics Co dan Kia Motors Corp mengatasi kontraksi perdagangan global. Keyakinan sektor manufaktur juga naik ke level tertinggi 7 bulan dan produksi industri juga meraih kenaikan terlama dalam setahun.

"Ekspor Korsel tertolong oleh melemahnya mata uang. Meski begitu, masih sulit untuk menghindari penurunan ekspor sampai permintaan global pulih," kata Kwon Young Sun, ekonom senior Nomura International Ltd di Hong Kong.

Korsel merupakan salah satu negara di Asia yang melaporkan surplus perdagangan luar negeri selama April. Menurut perhitungan Bloomberg, ekspor naik 9,3% bulan lalu dari Maret.

Perekonomian negara dengan ekonomi terbesar keempat di Asia ini tumbuh 0,1% kuartal I, rebound dari kontraksi 5,1% pada kuartal sebelumnya. Hal ini dicapai setelah pemerintah memangkas suku bunga dan belanja anggaran yang mendorong permintaan. Pengapalan ke luar negeri atau ekspor menguasai 60% dari GDP Korsel.

Hyundai Heavy Industries Co, pembuat kapal, melaporkan laba kuartal pertama naik 13% didorong oleh melemahnya won yang mendongkrak pendapatan luar negeri. Kia Motors, otomotif terbesar kedua di Korsel, membukukan laba yang tertinggi dalam 3 tahun disebabkan penjualan domestik dan pendapatan luar negeri. (JIBI/Bisnis.com)

Avatar
Editor:
Budi Cahyono


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom