Priyono

Priyono

Jurnalis di Solopos Group. Menulis konten di Solopos Group yaitu Harian Umum Solopos, Koran Solo, Solopos.com.

Follow Me:

Daftar Tulisan Priyono

Dibom Berulang Kali, Jembatan Jurug A Peninggalan PB X Tak Hancur

Jembatan Jurug A yang merupakan bangunan peninggalan Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Paku Buwono (PB) X tak mempan dibom berulang kali pada momentum perang pasca-kemerdekaan. 

Mengenang Plombir, Si Pajak Sepeda Onthel

Sejak 1930 hingga 1997, pemilik sepeda onthel dikenai pajak yang disebut plombir atau plembir.

Awal 2000an, Judi Togel dan Capjikia Merajelala di Soloraya

Pemberantasan judi yang dilakukan aparat kepolisian di berbagai daerah sejak awal pekan ini, pernah berlangsung pada awal tahun 2000an lalu, salah satunya mengosek praktik judi togel dan capjikia yang merajalela di Soloraya. 

Peta Bawah Laut Indonesia 1970an Bocor ke Mata-Mata KGB Rusia

Kebocoran data rahasia milik Indonesia bukan kali pertama terjadi, di mana pada 1970an lalu, peta bawah laut Indonesia pernah dibeli oleh mata-mata Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti (KGB) Uni Soviet, yang kini Rusia, melalui seorang perwira TNI AL.

Soloraya Ladang Ranjau dan Aksi Peledakan Jembatan Pascakemerdekaan 

Perjuangan mempertahankan kemerdekaan di wilayah Soloraya melahirkan aksi peledakan jembatan dan pemasangan ranjau di sejumlah lokasi, yang terkadang memakan korban dari bangsa sendiri.

Sejarah Ciu Bekonang, Aset Monopoli Pemerintah Hindia Belanda

Masyarakat Soloraya dan sekitarnya mengenal ciu sebagai minuman alkohol (minol) tradisional sejak era penjajahan Belanda dan menjadi aset monopoli perdagangan oleh pemerintah kolonial saat itu.

Radio Rakyat Dilarang Penjajah Jepang, Radio Umum Berkumandang

Pada masa pendudukan penjajah Jepang (1942-1945), semua radio milik penduduk disegel, dilarang, dan rakyat hanya diperbolehkan mendengarkan Radio Oemoem [umum] yang dipasang di tempat-tempat strategis, sehingga hanya dapat mengikuti siaran sentral pemerintah Jepang. 

Idul Adha 1962, Presiden Sukarno Ditembak dari Jarak Dekat

Presiden RI Sukarno beberapa kali melewati percobaan pembunuhan selama menjabat, salah satunya saat momentum salat Idul Adha 14 Mei 1962, yang ditembak dari jarak dekat.

Kleco dan Sambeng Solo, Saksi Penangkapan Bos PKI DN Aidit

Kampung Sambeng dan Kleco Solo pernah menjadi saksi penangkapan bos Partai Komunis Indonesia (PKI), Dipa Nusantara (DN) Aidit, yang disebut menjadi dalang dalam pembunuhan sejumlah jenderal TNI pada malam 30 September 1965.

Mengenal Achmad Baiquni, Ahli Nuklir Pertama Indonesia Kelahiran Solo

Achmad Baiquni Sutomandolo, fisikawan atom atau ahli nuklir pertama di Indonesia yang juga Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) 1973-1984 adalah putra daerah yang lahir di Kota Solo pada 31 Agustus 1923, tepatnya di Keprabon.

Salat Idulfitri Zaman Belanda: Sempat Dilarang, Warga Pantang Menyerah

Salat Idulfitri zaman Belanda ternyata pernah dilarang di Jakarta. Tetapi, semangat masyarakat yang luar biasa membuat salat Id tetap berhasil dilaksanakan.

Di Taman Sriwedari, Harimau Paku Buwono X Pernah Serang Penjaga

Serangan harimau koleksi kebun binatang hingga menelan korban jiwa pernah terjadi di Solo pada 1928, di Taman Sriwedari pada masa kepemimpinan Paku Buwono X.

Banyak Alas, Wonogiri Pernah Jadi Habitat Harimau Jawa

Salah satu kabupaten terluas di Jawa Tengah, Wonogiri menyimpan catatan sejarah sebagai habitat Harimau Jawa sekitar seabad lalu, karena punya penampang hutan dan gunung yang cukup luas.

Kekayaan Keraton Surakarta Pernah Terbakar Hebat di 1985

Di masa Sri Susuhunan Pakubuwana (PB) XII tepatnya pada 31 Januari 1985, sebagian bangunan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat mengalami musibah kebakaran.

Harimau-harimau Sumatra di Kampung Transmigran Jawa

Januari 2022, warga Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Lubuk Talang, Provinsi Bengkulu, dikejutkan oleh kematian sapi ternak yang diduga menjadi mangsa harimau Sumatra. Kisah serupa juga terjadi pada Januari 1981 dimana serangan harimau menimpa warga transmigran pembangunan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri.

Jejak Banjir Besar Solo 1861 Terekam di Benteng Vastenburg

Benteng Vastenburg yang dibangun pada 1745 menyimpan sejarah sebagai pengingat peradaban. Salah satunya, banjir besar yang merendam Solo pada 24 Februari 1861.