Tutup Iklan
Foto profil di akun Facebook Mommi Asf yang viral setelah membagikan kisah Layangan Putus. (Facebook)

Solopos.com, SOLO -- Kisah Layangan Putus beberapa hari ini menggemparkan dunia maya karena kisahnya yang menyayat hati para perempuan Indonesia. Cerita Layangan Putus menggambarkan tentang pengkhianatan suami terhadap istrinya. Awalnya, kisah tragis ini ditulis oleh pemilik akun Facebook Mommi Asf.

Imbas viral kisah ini, banyak pihak yang mencari tahu siapa sosok asli dalam kisah tersebut. Hal ini membuat penulis tidak nyaman sehingga penulis memutuskan menghapus kisah tersebut di Facebooknya.

Seperti yang diberitakan Liputan6.com, Selasa (5/11/2019) penulis juga membuat klarifikasi tentang kisah tersebut yang disampaikan oleh Ketua Komunitas Bisa Menulis, Isa Alamsyah di grup Facebook Komunitas Bisa Menulis.

Mengawali klarifikasi, ada sebuah kalimat mengatakan, "Atas izin Mommi Asf, di sini saya sebagai admin akan memberitahukan beberapa hal. Adapun hal ini, dijawab langsung oleh Mommi."

Pelatih Timnas U-19 Bakal Eksperimen Posisi Pemain di Kualifikasi Piala Asia

Berikut tujuh poin klarifikasi dari penulis kepada Isa Alamsyah.

1.Kenapa tulisan Layangan Putus dihapus?

Tulisan Layangan Putus dihapus murni karena saran dari tim kuasa hukum Mommi Asf. Tidak ada hubungan dengan ancaman, dan sebagainya.

2. Apakah Mommi membenci Daddy?

Tidak, Daddy adalah orang baik. Mommi bangga pernah membersamai Daddy. Bagaimana pun, Mommi memiliki lima anak dengan Daddy.

3. Apakah Mommi menyesal menulis kisah tersebut?

Tidak, lega sudah bisa bercerita. Sebab, untuk bisa menulis Layangan Putus Mommi harus mengiris luka yang hampir kering.

4. Tanggapan Mommi banyak netizen yang menghujat pihak-pihak tertentu?

Sedih, bukan itu tujuan dari tulisan Layangan Putus.

5. Apa saran Mommi tehadap netizen?

Setop perdebatan, berhenti menghina dan mencaci. Tahan jari dan lisan. Tinggalkan ghibah.

Bentuk Feses Cerminkan Kesehatan Pencernaan

6. Apakah ada kelanjutan kisah Layangan Putus?

Insya Allah lanjut, doakan Mommi sehat dan dimudahkan sehingga bisa terus menulis.

Pada poin ketujuh, admin grup Komunitas Bisa Menulis menegaskan bahwa kisah Layangan Putus hanya fiksi belaka.

Ini Pengakuan Ibu yang Masukkan Bayi ke Mesin Cuci Hingga Tewas

"Baiklah, mimin hanya ingin mempertegas bahwa tulisan Layangan Putus itu hanya kisah fiksi. Maka, Mommi hanya bisa mempertanggungjawabkan apa yang ditulis dalam Layangan Putus. Apabila muncul spekulasi lain atas kisah itu, Mommi berlepas dari hal tersebut. Note: baik Mommi maupun mimin, menerima kritik dan saran dalam hal karya tulis. Bukan isu lain yang beredar," tutupnya.

Sumber: Liputan6.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten