PENUKARAN UANG BARU : Layanan Penukaran Uang di 5 Bank Sepi
Warga mengantre saat hendak menukarkan uang di BI Solo (JIBI/Solopos/Dok.)

Penukaran uang baru di lima bank selain BI tak berlangsung efektif.

Solopos.com, SOLO — Proses penukaran uang baru untuk keperluan Lebaran 2015 masih menumpuk di Kantor BI Perwakilan Solo. Padahal BI telah bekerja sama dengan lima bank untuk melayani penukaran.

Ratusan orang memilih mengantre di Kantor Bank Indonesia (BI) Solo sejak pukul 03.00 WIB untuk menukarkan uang pecahan kecil. Seorang pengantre asal Solo Baru, Andini, 35, mengatakan mengantre sejak pukul 03.30 WIB. Padahal layanan baru dibuka pukul 08.15 WIB. Meski datang sejak dini hari, dia mengatakan sudah lebih dari 100 orang yang mengantre.

“Walaupun di bank lain juga melayani penukaran tapi itu hanya di bank tertentu dengan layanan terbatas [dibatasi 100 orang]. Oleh karena itu, bersama suami, saya pilih antre di BI karena antrean yang dibuka lebih panjang, yakni 300 orang,” kata Andini saat berbincang kepada Solopos.com seusai menukarkan uang pecahan kecil, Selasa (30/6/2015).

Dia mengungkapkan penukaran dilayani dengan cepat tapi antreannya yang panjang dan lama. Dia berharap layanan bisa dibuka bebas seperti tahun lalu yang tidak dibatasi. Andini mengatakan tidak hanya tukar uang untuk digunakan sendiri tapi juga mendapat titipan dari temannya. Dia mengaku menukarkan Rp1,9 juta untuk pecahan Rp10.000 dan Rp5.000 masing-masing satu bendel serta dua bendel pecahan Rp2.000.

Kepala Perwakilan BI Solo, Ismet Inono, mengatakan setiap harinya layanan hanya dibatasi 300 orang-400 orang. Hal ini supaya penukaran tidak terpusat di BI tapi juga menyebar di 12 kantor bank di Soloraya.

Layanan penukaran di Solo juga dilayani di Bank Mandiri, BCA, BRI, BNI, BTN, dan Bank Jateng sedangkan di luar Solo, penukaran uang pecahan kecil hanya dilayani di Bank Jateng. Dia mengatakan saat ini sebanyak lima loket dibuka untuk pelayanan penukaran uang. Menurut dia, jadwal penukaran yang sebelumnya setiap Selasa dan Kamis, mulai pekan depan layanan akan dibuka setiap hari.

Dekati Lebaran
Loket pun kemungkinan akan ditambah untuk melayani masyarakat apabila antrean lebih dari 600 orang. “Alokasi perbankan untuk layanan kepada masyarakat kemungkinan juga akan ditambah, dari sebelumnya Rp4,7 miliar. Hal ini karena mendekati Lebaran, permintaan masyarakat biasanya semakin bertambah. Antusiasme masyarakat [menukarkan uang pecahan kecil] dari hari ke hari terus bertambah,” terangnya kepada wartawan.

Ismet mengatakan dana yang disiapkan untuk layanan penukaran senilai Rp2,8 triliun-Rp2,9 triliun, naik sekitar 27% dari tahun sebelumnya. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan jika permintaan dari masyarakat tinggi.

Pimpinan Cabang BRI Solo Sudirman, Darnawi, mengatakan antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan jasa pelayanan penukaran uang kecil di bank sangat tinggi. Bahkan menurut dia, beberapa masyarakat ada yang datang sejak pukul 03.00 WIB untuk mengantre.

Hal ini karena dalam sehari hanya 100 orang yang dilayani penukaran uang kecil. Oleh karena itu, biasanya sekitar pukul 09.30 WIB, layanan sudah ditutup. “Rata-rata masyarakat yang menukarkan uang itu memanfaatkan batas maksimal, yakni Rp3,9 juta per orang,” ungkap Darnawi secara



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom