Penukaran Uang Baru BI Solo Untuk Lebaran Tahun Ini Tak Dibatasi Nominal
Ilustrasi uang. (Reuters)

Solopos.com, SOLO — Kantor Perwakilan Bank Indonesia atau Kpw BI Solo tak membatasi jumlah penukaran uang baru dari masyarakat pada Lebaran tahun ini.

Hal itu berlaku baik untuk penukaran uang di bank maupun nonbank seperti Pegadaian. Selain itu, masyarakat diperkenankan melakukan penarikan atau penukaran uang secara kolektif.

Hal itu untuk mengatasi potensi kerumunan di ruang publik lantaran adanya pandemi Covid-19.

Pasien Covid-19 Karanganyar Bertambah, Lagi-Lagi Klaster Ijtima Gowa

Kepala Tim Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi (SPPURLA) KPw BI Solo, Gunawan, mengatakan pada Ramadan dan Lebaran tahun ini, tidak ada batasan nominal penukaran uang baru untuk perorangan.

Menurutnya, pembatasan mungkin dilakukan bank sesuai kondisi serta kemampuan masing-masing bank.

“Masyarakat juga bisa melakukan penukaran atau penarikan uang secara kolektif agar tidak berkerumun. Namun demikian, kami juga mengingatkan bank agar memperhatikan pemerataan. Dengan begitu uang baru tidak untuk nasabah atau masyarakat tertentu saja,” ujarnya kepada Solopos.com, Selasa (12/5/2020).

PDP Terkait Covid-19 Kota Solo Tambah 3, 1 Orang Lagi Meninggal

Sebagai catatan, tahun lalu penukaran uang baru menjelang Lebaran di Solo dibatasi per orang hanya boleh menukar uang maksimal Rp4,4 juta.

Selain itu, penukaran hanya diperbolehkan sekali dalam sepekan. Masyarakat harus mencelupkan jari ke tinta agar mereka tidak menukar di tempat lain di hari yang sama.

175 Loket Penukaran

Di sisi lain, loket KPw BI Solo hanya melayani penukaran uang dari perbankan. Dengan demikian, BI bisa lebih fokus memenuhi kebutuhan bank akan uang.

Tekan Dampak Ekonomi Saat Pandemi, Pemerintah Akhirnya Longgarkan Aktivitas Warga

Maka dari itu, penukaran uang baru Lebaran di Solo oleh masyarakat akan dilayani oleh perbankan. Juga Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), Pegadaian, dan Kantor Pos.

BI Solo meniadakan layanan kas keliling dan penukaran uang bersama perbankan untuk keperluan Lebaran tahun ini. Layanan hanya dilakukan di 175 loket kantor bank umum, BPR, BPRS, Pegadaian, dan PT Pos Indonesia di Soloraya.

Loket sebanyak itu rinciannya adalah 13 kantor cabang pembantu (KCP) Bank Mandiri; 28 KCP, Kanca, dan kantor kas BRI, 6 kantor BNI, 7 kantor Bank Jateng.  Selain itu 2 kantor Bank BCA, 3 Bank Niaga, 6 BTPN, 5 Bank Mega, 5 Bank Woori Saudara, 42 bank lain.

Operasi Pasar Sukoharjo, Gula Pasir Dijual Hanya Rp12.500/Kg Dari Harga Pasaran Rp17.000/Kg

Sebanyak 30 BPR, 8 BPRS, 11 Pegadaian, 3 Kantor Pos, dan 6 kantor Pemkab/Pemkot di Soloraya juga ikut melayani penukaran uang baru untuk Lebaran ini di Solo.

Vice President Bank Mandiri Soloraya, Ony Suryono Widodo, mengatakan masih melayani penukaran uang baru bagi nasabah yang membutuhkan. Pelayanan dibuka sejak 4 Mei 2020 di Kantor Cabang Bank Mandiri se-Soloraya sesuai jam operasional kantor.

“Pada kondisi physical distancing dan penerapan protokol kesehatan Covid-19, Bank Mandiri tetap memberikan pelayanan sesuai prosedur di loket teller kantor cabang. Kami telah menyiapkan Rp27 miliar uang baru dengan berbagai macam pecahan. Uang itu didistribusikan ke Kantor Cabang Bank Mandiri se-Soloraya,” paparnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho