PENUKARAN UANG BARU : Bank Jateng Karanganyar Siapkan Rp10 Miliar
Petugas Bank Jateng Karanganyar melayani warga yang menukarkan uang dengan pecahan uang baru, Selasa (23/6). Bank Jateng Karanganyar menyiapkan Rp10 miliar pecahan uang baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos)

Penukaran uang baru di Bank Jateng Karanganyar sudah disiapkan. Pihak bank menyiapkan uang baru senilai Rp10 miliar.

Solopos.com, KARANGANYAR — Tahun ini Bank Jateng Karanganyar melayani penukaran uang baru untuk masyarakat umum. Total pecahan uang baru yang disiapkan untuk Juni-Juli senilai Rp10 miliar.

Menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo, Ismet Inono, tahun ini total pecahan uang baru yang disiapkan senilali Rp2,8 triliun. Jumlah itu untuk melayani kebutuhan masyarakat se-Soloraya menjelang Lebaran.

“Tapi, pelayanan penukaran uang baru itu tidak kami pusatkan di BI saja. Ada beberapa bank yang kami tunjuk untuk dapat melakukan pelayanan penukaran uang baru. Kalau di Karanganyar kami menunjuk Bank Jateng,” kata dia saat ditemui wartawan di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, belum lama ini.

Pimpinan Bank Jateng Cabang Karanganyar, Prasetya Fourdiantono, mengatakan pelayanan penukaran uang baru di Bank Jateng dimulai Kamis (18/6/2015) lalu. “Untuk Juni ini kami layani setiap Selasa dan Kamis. Tapi, pada Juli hingga menjelang Lebaran nanti kami layani setiap hari,” kata dia saat ditemui wartawan di kantornya, Selasa (23/6/2015).

Dia mengatakan pelayanan penukaran uang baru kepada masyarakat umum tersebut baru kali pertama dilakukan Bank Jateng Karanganyar. Tahun sebelumnya, pelayanan hanya dilakukan kepada nasabah.

Bank Jateng juga membatasi penukaran untuk 100 orang setiap hari. “Sesuai yang ditentukan BI, setiap penukar hanya diberi kesempatan maksimal Rp3,9 juta. Setiap penukar juga hanya diberi kesempatan menukarkan sekali saja. Mereka harus memberikan data diri sehingga bisa kami pantau,” kata dia.

Sedangkan total uang baru yang disiapkan di Bank Jateng Karanganyar tahun ini senilai Rp10 miliar. Menurutnya, jumlah tersebut bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Karanganyar. Dia juga mengimbau masyarakat agar menukarkan uangnya di bank, bukan di tempat penjual jasa penukaran uang. “Sebab lebih aman dan tidak dirugikan,” kata dia.

 

 

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya








Kolom