Pensiunan Polisi di Semarang Ngemis Jadi Manusia Silver, Ini Alasannya

Aksi manusia silver sering kali meresahkan pengguna jalan sehingga menjadi target razia Satpol PP.

 Agus Dartono, manusia silver yang dijaring aparat Satpol PP Kota Semarang, Jawa Tengah ternyata pensiunan polisi

SOLOPOS.COM - Agus Dartono, manusia silver yang dijaring aparat Satpol PP Kota Semarang, Jawa Tengah ternyata pensiunan polisi

Solopos.com, SEMARANG Seorang pensiunan polisi di Semarang yang mengemis dengan memakai atribut manusia silver terjaring operasi Satpol PP Kota Semarang pada Jumat (24/9/2021). Pria bernama Agus Dartono itu ditangkap di perempatan Arteri Yos Sudarso ke arah Bandara Ahmad Yani.

Penangkapan manusia silver yang merupakan pensiunan polisi di Semarang itu terekam dalam video yang viral diunggah sejumlah akun Instragram. Video itulah yang menunjukkan identitas Agus Dartono sebagai pensiunan Polri.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iqbal Alqudusy, mengatakan Agus tinggal bersama istrinya di Candisari, Semarang. Agus berdalih mengemis di jalanan menjadi manusia silver untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Sebab dia malu meminta bantuan kerabat maupun rekannya.

“Kemarin Pak Agus juga sudah menghadap Wakapolrestabes (Semarang) dan langsung menerima bantuan dari Kapolrestabes serta juga bantuan hasil iuran rekan-rekan anggota,” sambung dia sebagaimana dikutip dari Detik.comSenin (27/9/2021).

Baca juga: Miris! Manusia Silver Semarang Ternyata Pensiunan Polisi

Iqbal menjelaskan usai mendapat pembinaan dari Satpol PP Kota Semarang, Agus sudah dipulangkan. Ia juga menyebut kabar tersebut mendapat perhatian dari satuan kepolisian. Bahkan Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi langsung memberikan bantuan.

Seperti diketahui, keberadaan manusia silver yang mengemis di jalanan sudah menjadi pemandangan biasa di sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Keberadaan manusia silver itu terkadang meresahkan pengguna jalan, seperti terjadi di Klaten dan Sukoharjo beberapa waktu lalu.

Baca juga: Rasa Teh di Solo Ternikmat No Debat, Sepakat?

Aksi manusia silver itu dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan, terutama pengendara kendaraan roda empat di wilayah Klaten.

Dalam meminta-minta uang ke pengendara roda empat, manusia silver itu terkadang melakukan dengan memaksa. Di kesempatan lain, manusia silver juga mengetuk kaca mobil berulang kali sehingga membikin takut pengemudi mobil.

Pengemis yang disebut sebagai manusia silver ini memiliki penampilan yang eksentrik. Mereka biasanya melumuri seluruh tubuh dengan cat berwarna silver.


Berita Terkait

Berita Terkini

Rentetan Gempa Terjadi di Salatiga-Ambarawa, Ini Pesan Ganjar

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, meminta masyarakat tidak panik terhadap peristiwa rentetan gempa di Salatiga, dan Kabupaten Semarang, khususnya Ambarawa.

Pengurus Baru IPHI Sidorejo Salatiga Dilantik, Ini Ketuanya

Setelah tertunda setahun akibat pandemi Covid-19, pengurus baru IPHI Sidorejo, Kota Salatiga, dilantik.

Beredar Video Tol Batang-Semarang Akan Ditutup Total, Ini Faktanya

PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) memberikan klarifikasi terkait beredar video yang menyebutkan Tol Batang-Semarang akan ditutup pada 25 Oktober hingga 4 November.

Ratusan Ribu Batang Rokok Disita Bea Cukai Kudus

Sebanyak 358.560 batang rokok ilegal disita Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah.

Tak Kuat Tanjakan, Truk Kontainer Sebabkan Kecelakaan di Tol Semarang

Kecelakaan melibatkan truk kontainer dengan empat mobil terjadi di Tol Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Petani Di Grobogan Tewas Tersetrum Jebakan Tikus di Sawah

Warijo, 56, warga Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Grobogan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik jebakan tikus di sawahnya.

109 Objek Wisata Banyumas Buka Lagi, Pemerintah Wajibkan Ini

Sebanyak 109 objek wisata di Kabupaten Banyumas mulai buka kembali di tengah PPKM level dua, tetapi wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi.

Mantap! Seniman Soloraya Dominasi Bhayangkara Mural Festival

Polda Jateng menggelar Bhayangkara Mural Festival 2021, di mana urutan 11 terbaik didominasi seniman dari wilayah Soloraya.

Tak Hanya di Salatiga, Gempa Juga Guncang Semarang & Temanggung

Gempa bumi di daratan atau gempa darat tidak hanya terjadi di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), tapi juga di wilayah Kabupaten Semarang dan Temanggung.

Waduh! Solar Kian Langka, Nelayan di Rembang Enggan Melaut

Nelayan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng) harus menghentikan aktivitas melaut menyusul solar langka.

Menikmati Night View Purwokerto dari Puncak Agaran, Syahdu...

Bukit Agaran ini berada di Desa Melung, Kecamatan Kedungbanten, atau sekitar 15 km dari Purwokerto menuju arah utara.

Jangan Panik! Rentetan Gempa Salatiga Tak Berpengaruh ke Merapi

BPPTKG menyebutkan rentetan 15 kali gempa bumi yang terjadi di Salatiga dan Ambarawa tak berpengaruh pada aktivitas Gunung Merapi.

Rentetan 15 Kali Gempa Terjadi di Salatiga & Ambarawa, Ini Kata BMKG

Sejak Sabtu (23/10/2021) dini hari hingga siang pukul 14.00 WIB, rentetan 15 kali gempa bumi terjadi di wilayah Kota Salatiga dan Ambarawa.

Salatiga & Ambarawa Diguncang Gempa, Netizen: Setiap 15 Menit Gempa

Rentetan gempa bumi yang terjadi di Salatiga, Ambarawa, dan sekitarnya membuat warganet panik.

Salatiga-Ambarawa Diguncang Gempa, BMKG: Dangkal, Warga Tak Perlu Panik

BKMG menyebut gempa yang terjadi di Kota Salatiga dan Ambarawa merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal Merapi-Merbabu.