Penjualan Toyota di Jateng & DIY Turun 10%, Ini Penyebabnya…
Salah seorang pengunjung melihat-lihat produk terbaru Toyota, New Calya, yang dipamerkan di Mal Ciputra, Kota Semarang, Selasa (17/9/2019). (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Solopos.com, SEMARANG – Pangsa pasar mobil Toyota di Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepanjang 2019 mengalami penurunan yang cukup signifikan. Data Nasmoco Group, selaku main dealer Toyota di Jateng-DIY menyebutkan hingga Agustus 2019 penjualan Toyota mengalami penurunan hingga 10% dibanding periode yang sama pada tahun lalu.

Managing Director Nasmoco Group, Fatrijanto, menyebutkan penurunan penjualan produk Toyota itu tak terlepas dari kondisi ekonomi nasional yang tengah lesu.

“Pasar otomotif itu sangat terelasi dengan kondisi perekomonian dan bisnis. Kondisi ekonomi dan bisnis kita saat ini juga tengah lesu. Itu berimbas dengan industri otomotif. Prediksi saya kemarin setelah pemilu kondisinya akan membaik, tapi enggak,” jelas Fatrijanto seusai peluncuran Toyota New Calya di Mal Ciputra, Kota Semarang, Selasa (17/9/2019).

Fatrijanto menambahkan penurunan penjualan produk Toyota paling signifikan justru terlihat pada segmen multi purpose vehicle (MPV), seperti Innova, Avanza, dan Calya. “MPV secara total turun sekitar 23%. Kalau Avanza yang paling kelihatan, yakni sekitar 21%,” imbuhnya.

Jika penjualan produk MPV mengalami penurunan, kondisi terbalik justru terjadi di segmen sport utility vehicle (SUV). Penjualan segmen SUV, seperti Rush, mengalami peningkatan mencapai 27%.

“Hingga Agustus 2019, produk SUV kita sudah terjual 2.300 unit atau naik sekitar 27% dibanding periode yang sama pada tahun lalu, yakni sekitar 1.800 unit,” kata Fatrijanto.

Fatrijanto mengatakan hingga saat ini pihaknya baru memasarkan sekitar 16.200 unit atau sekitar 62% dari total target penjualan Toyota di Jateng-DIY pada 2019. Kendati demikian, dirinya tetap optimistis target itu bisa terpenuhi hingga akhir tahun nanti.

“Memang cukup berat. Tapi, biasanya akhir tahun ada lonjakan cukup signifikan,” imbuh Fatrijanto.

Kendati mengalami penurunan, segmen MPV masih memberikan kontribusi terbesar dalam penjualan produk Toyota di Jateng dan DIY. Dari 16.200 produk Toyota yang terjual, sekitar 64,3% merupakan mobil MPV, seperti Avanza, Calya, maupun Innova.

Avanza masih menjadi produk terlaris Toyota di Jateng-DIY dengan kontribusi 23,8%, disusul Calya dengan 22,5%, Innova sekitar 18%, dan segmen hatchback atau Agya sekitar 10%.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho