PENJUALAN SATWA : Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara & Denda Rp100 juta

PENJUALAN SATWA : Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara & Denda Rp100 juta

SOLOPOS.COM - Anoa diamankan di Mapolsek Nuangan, Selasa (5/5/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Fiqman Sunandar)

Penjualan satwa berhasil digagalkan.

Solopos.com, KULONPROGO-Setidaknya dua tersangka kasus dugaan perdagangan satwa yang dilindungi pada Senin (8/2/2016) dan Kamis (11/2/2016) pekan lalu ditangkap Direkorat Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Barang bukti berupa 20 ekor satwa langka yang disita dari kedua tersangka kemudian menjalani rehabilitasi di Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja, Kecamatan Pengasih, Kulonprogo.

Direktur Tipiter Bareskrim Polri Brigjen Pol Yazid Fanani mengatakan, tersangka MZ yang ditangkap di wilayah Singosaren, Bantul, DIY merupakan penjual dan HN merupakan yang berperan sebagai pembeli akan dijerat dengan Pasal 21 ayat 2a jo pasal 40 ayat 2 Undang-undang No.5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam  Hayati dan Ekosistemnya. Ancamannya berupa hukuman pidana maksimal lima tahun dan denda paling banyak Rp100 juta.

“Kami masih melakukan pendalaman. Ini adalah upaya mendukung program dan komitmen perlindungan satwa yang dewasa ini sudah hampir punah di habitatnya,” ungkap Yazid, dalam jumpa pers di WRC Jogja, Rabu (17/2/2016).

Yazid memaparkan, barang bukti yang diamankan antara lain 13 ekor anakan merak, tiga ekor ular sanca bodo, serta masing-masing seekor binturong, bayi beruang madu, anakan lutung, dan elang bondol hitam. Puluhan satwa itu kemudian dititipkan kepada WRC Jogja untuk menjalani rehabilitasi.

Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jogja, Ammy Nurwati memaparkan, semua satwa yang diamankan Bareskrim Polri dinyatakan dalam kondisi sehat. Mereka selanjutkan mendapatkan perawatan dan rehabilitasi di WRC Jogja sebelum dilepaskan kembali ke habitat aslinya jika sudah siap nantinya.

“Sesuai aturan, barang bukti dititipkan di lembaga konservasi yang memang ditunjuk pemerintah sebagai tempat penitipan satwa liar yang dilindungi negara,” ujar Ammy.

Ammy mengaku menerima banyak laporan mengenai perdagangan satwa yang dilindungi secara online, khususnya melalui media sosial. Instansinya kemudian menjalin koordinasi dengan kepolisian untuk melakukan penyelidikan. “Jaringannya tidak hanya di Jogja tapi strategi yang dilakukan bersama Polri membuat pelaku berhasil ditangkap,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Keluarga di Sragen Siapkan Rumah untuk Alviano, Bocah Yatim Piatu Gegara Covid-19

Keluarga di Sragen menyiapkan rumah untuk Alviano, bocah yatim piatu setelah kedua orang tuanya meninggal karena Covid-19 di Kaltim.

Asrama Mahasiswa UNS Solo Siap Jadi Tempat Isolasi Mandiri OTG Covid-19

Asrama Mahasiswa UNS di Kelurahan/Kecamatan Jebres, Solo disiapkan sebagai tempat isolasi mandiri pasien Covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG).

Tradisi Dongkrek, Cara Unik Warga Lereng Gunung Wilis di Madiun Usir Pagebluk Covid-19

Warga Desa Cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, memiliki cara unik untuk mengusir pagebluk corona, yaitu dengan menggelar tradisi dongkrek.

Hukuman Dipotong 4,5 Tahun, Mantan Direktur RSUD Sragen yang Tersandung Kasus Korupsi Segera Bebas

Mantan direktur RSUD Sragen yang terlibat kasus korupsi segera bebas karena permohonan kasasi dikabulkan Mahkamah Agung.

Gerobak Bakul Cilok Jatuh Saat Diangkut Satpol PP, Isinya Berceceran di Jalan Bikin Netizen Emosi

Video viral gerobak cilok kuah yang diangkut mobil Satpol PP jatuh hingga isinya berceceran di jalan yang membuat netizen emosi.

Hati-Hati Lur! Begal Payudara Gentayangan di Grobogan, Ini Lokasinya

Begal payudara menghantui warga Grobogan, Jawa Tengah.

Tempati Posisi Ketiga, Rio Waida Harus Lalui Babak Eliminasi Selancar Olimpiade Tokyo 2020

Rio Waida harus melalui babak eliminasi pada putaran kedua karena berada di posisi ketiga pada putaran pertama.

Gregoria Mariska Lewati Tantangan Pertama di Olimpiade Tokyo Seusai Taklukkan Pemain Myanmar

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung melewati tantangan pertama setelah mengalahkan pemain asal Myanmar Thet Htar Thuzar.

Kisah Bagas Pemanah Indonesia di Olimpiade Tokyo: Anak Pak Bon SD Asal Klaten & Mantan Atlet Panahan Andalan Jateng

Kisah inspiratif tentang Bagas, atlet panahan Klaten, anak pak bon SD di Jatinom dan mantan atlet pemanah andalan Jateng yang berlaga di Olimpiade Tokyo.

Gawat! Lonjakan Kasus Positif Corona di Klaten Melampaui Kudus

Jumlah kasus Corona aktif di Klaten saat ini dinilai melebihi lonjakn kasus yang sempat terjadi di Kudus beberapa waktu lalu.

Beredar Selebaran Kritikan Penanganan Covid-19, Ini Tanggapan Kapolres Kudus

Polisi turun tangan menelusuri sejumlah selebaran berisi kritikan kepada pemerintah tertempel di sejumlah ruas jalan di Kudus.

Hotel dan RS di Solo Ini Buka Layanan Isoman, Segini Tarifnya

Hotel di Solo yang membuka layanan isolasi mandiri (Isoman) bekerja sama dengan rumah sakit untuk memantau kesehatan para tamu yang positif Covid-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG).