Ilustrasi jambret (Dok/JIBI)

Penjambretan Sukoharjo menimpa pasutri. Kedua pelaku dihajar massa.

Solopos.com, SUKOHARJO - Seorang pelaku penjambretan, Danang Dwiyanto, 23, warga RT 011/RW 003, Dusun Kali Kingkang, Desa Gunting, Wonosari, Klaten, tewas setelah dihajar massa di Dusun Plumbon, Desa Siwal, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Kamis (23/7/2015) malam.

Sementara rekannya, IN, 17, warga Sukoharjo, dirawat intensif di rumah sakit.

Informasi yang dihimpun solopos.com, Jumat (24/7/2015), saat kejadian Danang bersama IN berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter berpelat nomor B 6597 PGB.

Keduanya membuntuti pasangan suami istri (pasutri) Purnomo dan Sri Handayani, warga RT 006/RW 002, Dusun Plumbon, Desa Siwal, Kecamatan Baki.

Pasutri yang mengendarai Honda Scoopy berpelat nomor AD 2020 DT hendak pulang ke rumah dari gereja di Pajang, Solo. Sesampai di Mranggen, Desa Manang, Kecamatan Grogol, kedua pelaku menjambret tas Sri Handayani.

Kapolsek Grogol, AKP Sarwoko, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Andy Rifai, mengatakan korban mengejar penjambret yang kabur menuju arah Baki sambil berteriak maling.

“Selain korban warga setempat juga berupaya mengejar kedua penjambret menuju arah Baki,” katanya saat ditemui solopos.com di Mapolsek Grogol, Jumat.

Sesampai di Desa Siwal, Baki, kedua penjambret berhasil dicegat warga. Mereka babak belur setelah dihajar massa yang berjumlah puluhan orang.

Petugas datang ke lokasi kejadian dan mengevakuasi para penjambret ke RS Dr. Oen Solo Baru.

“Tersangka Danang meninggal di rumah sakit, lukanya cukup parah di bagian kepala,” ujar Kapolsek.

Kapolsek Baki, AKP Poniman, mengungkapkan lokasi penjambretan terjadi di Manang sehingga kasus tersebut ditangani oleh Polsek Grogol.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten