Penipuan Sukoharjo: ASN Kelurahan Banmati Jadi Tersangka Penggelapan 2 Sepeda Motor

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SUKOHARJO — Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kelurahan Banmati, Kecamatan Sukoharjo, Sutrisno, 42, menjadi tersangka kasus penggelapan dua sepeda motor. Dia kini ditahan di Mapolres Sukoharjo.

Warga Kampung Cobongan RT 003/RW 001, Kelurahan Cobongan, Kecamatan Sukoharjo, ini terancam hukuman penjara empat tahun sesuai Pasal 378 KUHP jo Pasal 372 KUHP dan Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Kapolsek Sukoharjo Kota AKP Parwanto mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi kepada wartawan di Mapolsek Sukoharjo, Jumat (6/4/2018), bercerita modus Sutrisno adalah meminjam sepeda motor dan menggadaikannya kepada seseorang di Kelurahan Begajah, Kecamatan Sukoharjo.

“Polisi masih mendalami dan mencari pegadai motor itu. Kami [polisi] mendapatkan kabar sepeda motor korban digadai secara berantai yaitu dari pegadai satu ke pegadai lain. Penadah akan kami masukkan dalam daftar pencarian orang [DPO].”

Barang bukti berupa sepeda motor belum ditemukan tetapi penanganan perkaranya tetap dilanjutkan karena penyidik telah memiliki alat bukti. Barang bukti yang diamankan di antaranya fotokopi Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) karena yang asli masih ditahan perusahaan leasing dan surat keterangan dari Kelurahan Gayam dan Kelurahan Begajah.

“Dua orang yang menjadi korban yakni Sarwini, warga Tegalsari, Kelurahan Bulakan, dan Trubus Joko Susilo, warga Kampung Turen, Kelurahan Dukuh.”

AKP Parwanto menjelaskan perkara dugaan penggelapan sepeda motor terungkap setelah korban, Trubus, melapor ke Polsek Sukoharjo. “Dua sepeda motor yang digadai tersangka yakni Honda Beat berpelat nomor AD 2804 AJC dan Honda Vario berpelat nomor AD 2441 QB. Pelapor [Trubus] datang ke Polsek karena curiga sepeda motor miliknya sudah empat pekan dipinjam tidak dikembalikan oleh tersangka,” ujarnya.

Sutrisno meminta sepeda motor kepada Trubus pada 3 Desember 2017. “Dalam pemeriksaan tersangka [Sutrisno] mengaku sepeda motor digadai masing-masing senilai Rp3,5 juta. Uang hasil gadai digunakan untuk jalan-jalan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari.”

Sutrisno mengaku terbelit utang sehingga hasil gadai sepeda motor juga digunakan untuk menutup utang yang lain. “Gali lubang tutup lubang untuk menutup utang. Saya melakukan sendirian dan sempat lari karena tidak bisa menemukan sepeda motor yang digadai setelah diberi batas waktu 24 jam.”

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sukoharjo Joko Triyono mengaku sudah mengetahui dan telah memberikan sanksi kepada ASN tersebut. “Sanksi soal status ASN-nya masih menunggu keputusan persidangan berkekuatan hukum tetap.”

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Sasaran Vaksinasi Covid-19 Sukoharjo Diperluas Ke Ponpes, Jukir, Hingga Sopir Angkot

Pemkab Sukoharjo menggandeng berbagai pihak untuk mempercepat pencapaian target vaksinasi Covid-19 yakni 70% warga sasaran.

Lirik Lagu Sticker - NCT 127

Berikut ini lirik lagu Sticker dari NCT 127, yang baru saja dirilis pada Jumat, 17 September 2021 di Youtube dan trending.

Unik, 200 Santri Ponpes Ini Menyatu dengan Alam dan Memelihara Hutan

Salah satu alasan pemilihan ponpes itu di tengah kawasan hutan yakni menyelaraskan diri dengan alam.

PSG Menang Dramatis atas Lyon, Messi Belum Bertaji

Gol Mauro Icardi mengantarkan Paris Saint-Germain memetik kemenangan dramatis 2-1 atas Olympique Lyon.

Teka-Teki Pria Meninggal Saat Live TikTok di Jatinegara

Polisi enggan menyimpulkan apakah minuman keras dan obat-obatan tersebut ada kaitannya dengan peristiwa kematian korban.

PM Spanyol Tunda ke Acara PBB Gara-Gara Gunung Meletus

Kepala wilayah Canaries, Angel Victor Torres, menyebut wilayah di Gunung Cumbre Vieja sangat jarang ditinggali penduduk.

Chelsea ke Puncak Klasemen Seusai Bekuk Tottenham, Tuchel Girang

Chelsea bermain apik sangat menundukkan Tottenham Hotspur 3-0 dalam lanjutan Liga Inggris di London.

Satpol PP Sukoharjo Gencar Patroli Prokes Selama PPKM Level 3, Begini Hasilnya

Petugas Satpol PP Sukoharjo tetap gencar melakukan patroli protokol kesehatan atau prokes di berbagai penjuru wilayah selama PPKM level 3.

PDIP Sragen Sumbang 10.000 Vaksin Covid-19 untuk Warga, Bupati Ikut Nyuntik

DPC PDIP Sragen menyumbang 10.000 dosis vaksin Covid-19 untuk masyarakat yang didanai dari semua anggota FPDIP di DPRD.

Warga Gempol Klaten Raup Jutaan Rupiah dari Usaha Maggot, Masalah Sampah Pun Kelar

Warga Desa Gempol, Karanganom, Klaten, tak hanya meraup untuk menjanjikan dari usaha budidaya maggot tapi juga menyelesaikan masalah sampah.

Rumah Dibongkar, Seratusan Warga 4 RW di Semanggi Solo Dapat Bantuan Rp5 Juta

Seratusan warga empat RW di Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, yang rumahnya dibongkar mendapatkan bantuan Rp5 juta.

Irjen Napoleon Disebut Lumuri Tubuh Muhammad Kece dengan Kotoran

Napoleon menyebut perbuatan Muhammad Kece sangat membahayakan persatuan dan kerukunan umat beragama di Indonesia.

Wow, Desa Tawangsari Boyolali Jadi Rujukan Studi Banding

Skala prioritas utama program pembangunan Desa Tawangsari berdasarkan kehendak rakyat.

Bantu Luluskan PKH, Kube Rejo Mulyo Koripan Karanganyar Dapat Tambahan Modal Rp20 Juta

Kube Rejo Mulyo Koripan Karanganyar yang beranggotakan para penerima bantuan PKH mendapat tambahan modal untuk pengembangan usaha.

1.954 Peserta Perebutkan 235 Formasi di Seleksi CPNS Salatiga

Sebelum menggelar tes, panitia menggelar simulasi untuk memastikan kesiapan panitia dalam menghadapi ribuan peserta.