Tutup Iklan

PENIPUAN SOLO : Warga Karanganyar Diadili karena Tipu 6 WN Korea Selatan Rp1,8 Miliar

PENIPUAN SOLO : Warga Karanganyar Diadili karena Tipu 6 WN Korea Selatan Rp1,8 Miliar

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penipuan (JIBI/Harian Jogja/Dok.)

Enam warga Korea Selatan menjadi korban penipuan jual beli apartemen.

Solopos.com, SOLO — Warga Jaten, Karanganyar, Antonius Hendro Prasetyo, duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Solo karena diduga menipu enam warga Korea Selatan (Korsel) dengan modus jual beli apartemen.

Salah seorang korban Yun Tae Kim, 67, melaporkan kasus tersebut ke Polsek Laweyan pada 15 Oktober 2016. Kasus ini sudah masuk dalam persidangan di PN Solo, Selasa (17/10/2017).

Yun Tae Kim melalui kuasa hukumnya, Zaenal Mustofa, mengatakan kasus tersebut bermula saat kliennya tertarik membeli apartemen yang ditawarkan Antonius dalam sebuah pameran rumah di Solo Paragon Mall, akhir 2015 lalu. Lokasi apartemen berada di Desa Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Dia [Yun Tae Kim] tertarik membeli apartemen senilai Rp481 juta. Pembelian apartemen dibayar lunas ditransfer ke rekening pribadi milik Antonius di Bank Mandiri Cabang Jl. Slamet Riyadi, Sriwedari, Laweyan,” ujar Zaenal saat ditemui wartawan di PN Solo, Selasa.

Setahun setelah membayar apartemen itu, Yun Tae Kim mendatangi kantor Antonius di Sleman untuk untuk menanyakan apakah apartemen sudah bisa ditempati. Namun, keterangan dari pengembang, apartemen yang telah dibeli tak kunjung selesai sampai sekarang.

Merasa tertipu, Yun Tae Kim melaporkan kasus ini ke Polsek Laweyan. Kemudian pada awal 2017 kasus ini diambil alih Polresta Solo hingga akhirnya sidangkan ke PN Solo.

Ia mengatakan ada lima warga Korsel yang juga tertipu dalam kasus ini. Jumlah korban semua dalam kasus ini enam orang dengan kerugian senilai Rp1,8 miliar. Kim Tae Yun sangat kecewa dengan sikap Antonius karena dari hasil peninjauan di lapangan tidak ada aktivitas pembangunan di lokasi apartemen.

“Kami melaporkan kasus ini ke Polsek Laweyan dengan No STTLP 222/ X /2016/ SPKT II tanggal 15 Oktober 2016,” kata dia.

Ia mengatakan saat ini Antonius sudah berstatus terdakwa di PN Solo. Dalam persidangan Selasa siang yang dipimpin Hakim Agus Iskandar, hakim memeriksa para saksi. Ada empat saksi yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU). Pada persidangan pekan sebelumnya hakim sudah mendengarkan dari kesaksian pelapor, Yun Tae Kim.

Antonius dijerat Pasal 378 KUHP jo 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. Sementara itu, Antonius Hendro Prasetyo, melalui kuasa hukumnya, Mikael, mengatakan proses hukum di PN masih berjalan.

Apa pun tuntutan pelapor soal kasus ini perlu pembuktian di persidangan. “Kami belum bisa memberikan keterangan banyak soal kasus ini. Klien kami akan memberikan keterangan kepada media,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Solo Bersiap Terapkan Jam Malam

Meningkatnya penularan virus corona di wilayah eks Karesidenan Surakarta membuat Pemkot Solo berencana menerapkan jam malam Covid-19.

Dompet Cekak, Mungkinkah Jakarta Disuntik Dana Sri Mulyani?

Dompet Jakarta terlampau cekak untuk menggerakkan iklim membangun sehingga harus mengharap disuntik dana dari Menkeu Sri Mulyani.

Korsel Gencarkan Vaksinasi, Jumlah Pasien Kritis Covid-19 Menurun

Korea Selatan atau Korsel menyatakan efek vaksinasi virus corona pencegah Covid-19 mulai terlihat pada penurunan jumlah pasien kritis.

Kendaraan Listrik Diramalkan Capai Puncak Penjualan 2033

Kendaraan listrik global diramalkan mencapai puncak penjualan tahun 2033 yang berarti lima tahun lebih awal daripada perkiraan sebelumnya.

Malaysia Targetkan Vaksinasi 60% Penduduk

Pemerintah Malaysia menargetkan dapat melakukan vaksinasi terhadap 60% penduduk dengan deadline akhir September 2021.

Panen Hadiah Simpedes BRI Klaten Diundi, Ini Nasabah Yang Beruntung Dapat Honda Mobilio

Bank BRI Cabang Klaten menggelar penarikan undian panen hadiah Simpedes periode II dengan hadiah utama satu unit mobil Honda Mobilio.

Kronologi Munculnya Klaster Takziah Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan menemukan klaster takziah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Ada 21 orang positif terpapar Covid-19.

Begini Perketatan Aktivitas Masyarakat Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melakukan perketatan aktivitas masyarakat selama masa PPKM Skala Mikro.

Sinyal Ferdinand Sinaga Merapat ke Persis Solo

Seorang sumber Solopos.com menyebut peluang Ferdinand merapat ke Persis mencapai 90%.

3 Zodiak Ini Konon Insan Paling Kreatif

Dalam urusan kreativitas, ada beberapa orang yang bingung dengan idenya, namun ada yang mudah mewujudkan layaknya zodiak insan kreatif.

Persika Karanganyar 0-1 Persis Solo: Assanur Rijal Akhirnya Pecah Telur

Setelah nihil gol di empat laga uji coba awal klub, Rijal Torres akhirnya pecah telur saat Persis beruji coba melawan Persika Karanganyar