PENIPUAN SEMARANG : Dukun Pengganda Uang Ini Ternyata Buruh Beristri 3

 Tersangka kasus penipuan dengan modus penggandaan uang, Kaswanto (tengah), saat menjawab pertanyaan dari Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Abioso Seno Aji, di Mapolrestabes Semarang, Selasa (3/1/2016). (Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com)

SOLOPOS.COM - Tersangka kasus penipuan dengan modus penggandaan uang, Kaswanto (tengah), saat menjawab pertanyaan dari Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Abioso Seno Aji, di Mapolrestabes Semarang, Selasa (3/1/2016). (Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com)

Penipuan dengan modus operandi penggandaan uang di Semarang dilakukan seorang pria tua yang memiliki tiga orang istri.

Semarangpos.com, SEMARANG – Pria yang mengaku sebagai dukun pengganda uang, Kaswanto, 60, warga Harjosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, ternyata hanyalah seorang buruh. Pria lanjut usia itu diketahui juga memiliki tiga orang istri meski pekerjaannya hanya seorang buruh serabutan.

PromosiPentagon Buka Suara Soal UFO, Bukan Fiksi dan Jadi Ancaman Serius

Hal itu diketahui saat gelar perkara kasus penipuan dengan modus penggandaan uang di Mapolrestabes Semarang, Selasa (3/12/2016). Di depan Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Abioso Seno Aji, Kaswanto mengaku baru kali pertama melakukan penipuan dengan berpura-pura sebagai dukun yang bisa menggandakan uang.

”Saya sebenarnya tidak bisa menggandakan uang, tapi oleh Agus, teman saya, dikenalkan kepada Pak Kasmun [korban] sebagai dukun yang bisa menggandakan uang. Saya iyakan saja dan saya terima uang Rp300 juta itu,” jelas Kaswanto saat dimintai keterangan oleh Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Abioso Seno Aji, dalam gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Selasa siang.

Seperti diberitakan Semarangpos.com, Kaswanto ditangkap aparat Polrestabes Semarang setelah melakukan penipuan terhadap Kasmun, 60, warga Tlogo, Kelurahan Pundearum, Kecamatan Karangawen, Demak. Ia menipu korban dengan cara mengaku bisa menggandakan uang milik korban Rp300 juta menjadi Rp5 miliar.

Namun, setelah mendapat uang dari korban pada Mei 2016 lalu, Kaswanto justru menghilang dan sulit dijumpai. Janji melipatgandakan uang milik korban menjadi miliaran rupiah tak dipenuhi. Ia bersama rekannya, Agus, yang saat ini masih buron justru mengembalikan uang kepada korban dengan jumlah yang lebih sedikit, yakni Rp59 juta.

Semula untuk mengelabuhi korban, Kaswanto dan Agus berpura-pura menggelar ritual di sebuah rumah di daerah Pakintelan, Gunungpati, Semarang. Berbagai sesaji pun disiapkan dalam ritual itu, seperti dupa dan kembang setaman.

Korban pun turut diajak masuk ke ruangan ritual dan setelah selesai ritual diberi sebuah kardus bungkus televisi. Kardus itu, oleh kedua pelaku diminta untuk dibuka korban di rumah tujuh hari pascaritual.

Namun, betapa kagetnya korban saat membuka kadus itu. Harapan agar kadus itu berisi uang Rp5 miliar, seperti yang dijanjikan pelaku sirna. Ia justru melihat uang di dalam kardus itu berisi uang pecahan Rp1.000 dan Rp2.000 sejumlah Rp59 juta atau lebih sedikit Rp241 juta dari uang yang telah diberikannya kepada kedua pelaku.

Saat ingin ditanyakan kepada Kaswanto dan Agus perihal uangnya yang menyusut, keduanya sudah sulit ditemui maupun dihubungi. Saat korban menyambangi rumah kedua pelaku pun tak pernah ketemu.

Atas peristiwa yang dialami itu pun korban melapor ke polisi. Polisi akhirnya berhasil meringkus Kaswanto yang sehari-hari bekerja sebagai buruh.

Dalam pengakuannya, Kaswanto mengatakan bahwa uang Rp241 juta milik korban itu sudah dibagi dua dengan Agus. Ia mendapat Rp140 juta, sementara sisanya diberikan Agus.

”Uangnya sudah habis saya gunakan untuk berbagai keperluan seperti membeli motor dan mebel,” tutur Kaswanto.

Kaswanto mengaku baru kali pertama melakukan tindakan penipuan. Meski demikian, ia tetap dijerat Pasal 372 dan 378 KUHP tentang Penggelapan dan Penipuan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

10 Prajurit TNI Membantu Local Strongman Mengelola Kerangkeng Manusia

+ PLUS 10 Prajurit TNI Membantu Local Strongman Mengelola Kerangkeng Manusia

Sepuluh orang prajurit TNI ditetapkan menjadi tersangka kasus penganiayaan dan penyiksaan penghuni kerangkeng manusia di rumah Bupai Langkat nonaktif, Provinsi Sumatra Utara, Terbit Rencana Peranginangin.

Berita Terkini

Kronologi Tanggul Laut Pelabuhan Tanjung Emas Jebol, Picu Banjir Rob

Berikut kronologi jebolnya tanggul laut di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, yang mengakibatkan banjir rob versi kepolisian.

Manager Beberkan Kondisi Terkini Tukul Arwana

Manager Tukul Arwana, Rizki Kimon, beberkan kondisi terkini sang komedian yang disebut sudah mengalami kemajuan.

Berpura-Pura Hendak Salat, Pria Bobol Kotak Amal Musala di Madiun

Kotak amal musala di Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, dibobol maling saat siang hari.

Begini Suasana Solo Car Free Day Pertama Setelah 2 Tahun Vakum

Setidaknya lebih dari 1.000 pedagang kaki lima (PKL) menjajakan jualannya

Ngeri, Erik ten Hag Langsung Tebar “Ancaman” pada Guardiola dan Klopp

Ten Hag dia mewarisi tim yang finis di luar empat besar musim ini karena mereka gagal lolos ke Liga Champions.

SEA Games Vietnam Berakhir, Ini Foto-Foto Upacara Penutupan

Pesta olahraga Asia Tenggara selanjutnya akan digelar di Kamboja pada 2023 mendatang

Enak Sih, Tapi Makan Mi Instan yang Baik Idealnya Berapa Kali?

Tak jarang terlintas pertanyaan di kepala idealnya makan mi instan yang baik berapa kali?

Asrama Haji Donohudan Rekrut 100an Tenaga Kerja untuk Layani Calhaj

Persiapan penyambutan calon tamu Allah di Asrama Haji Donohudan sudah 85 persen dilaksanakan.

Waduh! Perlintasan Sebidang KA di Ambarawa Ditutup, Warga Bongkar Paksa

Warga Desa Losari Ambarawa melakukan pembongkaran portal penutup perlintasan sebidang kereta api atau KA yang ada di desanya, padahal rawan kecelakaan.

Tiba-Tiba Muncul dan Menyebut Yusuf Mansur Pengecut, Siapa Fredi?

Seseorang bernama Fredi tiba-tiba muncul di publik dan menyebut Ustaz Yusuf Mansur sebagai pengecut.

Ganjar Pranowo Blusukan ke Girpasang Klaten, Warga: Terima Kasih

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mendadak blusukan ke Dukuh Girpasang, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Senin (23/5/2022) sore.

Klok Akui Seharusnya Tak Ambil Penalti Terakhir Kontra Malaysia

Timnas U-23 Indonesia berhasil meraih medali perunggu sepak bola putra SEA Games 2021 setelah menundukkan Malaysia melalui adu penalti dengan skor 4-3.

Pameran Jamu Di Monumen Pers Solo, Pengunjung Bebas Mencoba Loh

Monumen Pers Nasional Solo menggelar pameran yang menampilkan berbagai hal tentang jamu dan pengetahuan tentang penyembuhan tradisional.

Banjir Rob Pelabuhan Semarang, Ribuan Buruh Pabrik Selamatkan Diri

Tanggul penahan air laut jebol diakibatkan rob yang besar di kawasan Pelabuhan Semarang dan tidak mampu menahan air laut

iPhone 14, Bocoran Spesifikasinya Yang Beredar di Media Sosial

Spesifikasi iPhone 14 beredar di media sosial, namun belum ada informasi kapan Apple akan meluncurkan smartphone barunya ini.