PENIPUAN MEDSOS : Bawa Kabur Gadis Purbalingga, Playboy Facebook Terancam 15 Tahun Bui
Logo Facebook

Penipuan medsos (media sosial) masih terus terjadi. Seorang gadis asal Purbalingga menjadi korban kenalannya di Facebook.

Solopos.com, PURBALINGGA-Dalam pelariannya membawa ZA,16, gadis di bawah umur yang masih bersekolah di SMA Muhammadyah Purbalingga, Wawan alias Rian alias Andrew Kristian Yohanes, 21, terus berpindah-pindah lokasi. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya selama pelarian, Wawan sempat menjadi tukang cuci mobil.

"Selama pelarian dia dua hari sempat menjadi tukang cuci mobil," kata Kata Kapolres Purbalingga AKBP Anom Setyadji melalui Kasat Reskrim Polres Purbalingga AKP Djunaidi, seperti dilansir detikcom, Senin (29/6/2015).

Sebelum membawa kabur ZA, sehari-hari kegiatan tersangka adalah penjaga warnet dan biasa menggunakan fasilitas internet. Saat menjerat korbannya, biasanya dia bersikap seperti orang yang siap mendengarkan semua curhatan korban-korbannya dengan cara berempati hingga korban terbuai.

"Setelah berhasil janjian dengan korban, kemudian pelaku bertemu di alun-alun Purbalingga dan sempat membawa korban ke Purwokerto, di sana mereka sempat tidur di masjid," ujarnya.

Pelaku membawa korban yang sudah terbuai bujuk rayu dan menganggap sebagai kekasihnya menuju Yogyakarta. Setelah di Yogyakarta, mereka menuju Malang dan Pasuruan hingga terakhir tertangkap di Sumedang, Jawa Barat.

"Kita pantau terus pergerakan dia lewat Facebook," ungkap Anom.

Bahkan, selama pelariannya yang berpindah-pindah kota itu juga tidur di emperan toko serta masjid dan musala.

Saat ditangkap, keduanya tengah berada di sebuah musala SPBU Cipacing, Rancaekek, Bandung.

Akibat perbuatnnya membawa kabur gadis dibawah umur, tersangka terancam pasal 332 KUHP melarikan anak di bawah umur jo UU Perlindungan Anak jo Undang Undang Transaksi Elektronik.

"Dengan masing-masing ancaman ada yang 7, 10, dan 15 tahun," tutur Anom.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom