PENIPUAN MADIUN : Waspada! Penipu Berkedok Penawaran Kerja Sama Pertanian Madiun Berkeliaran

 Optimalisasi lahan Perhutani di Madiun, Senin (9/3/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Siswowidodo)

SOLOPOS.COM - Optimalisasi lahan Perhutani di Madiun, Senin (9/3/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Siswowidodo)

Penipuan Madiun berkedok kerja sama pertanian jagung dan singkong gajah di Desa Dungus, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim).

Madiunpos.com, MADIUN — Pengguna akun Facebook Mas Cantrik mengabarkan informasi di grup Facebook Paguma (Paguyuban Madiun), Senin (14/12/2015) pukul 13.52 WIB. Dia mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap seseorang tidak dikenal yang mengajak bekerja sama mengembangkan pertanian di Desa Dungus, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim).

PromosiMengintip Kemolekan Capitoline di Roma Italia, Museum Tertua di Dunia

“Mohon hati-hati bila ada seseorang yg mengajak kerja sama di bidang pertanian, yg penanamannya di wilayah Dungus, di lahan Perhutani lereng Gn. Wilis!!!…Ngibuli!!” tulis Mas Cantrik.

Respons Positif
Pantauan Madiunpos.com di Facebook, Selasa (15/12/2015) pagi, imbauan Mas Cantrik mengenai penipuan berkedok pertanian Madiun tersebut telah disukai 59 akun Facebook, mendapat 34 komentar, dan tiga kali dibagi. Sebagian besar komentar mengutarakan rasa penasaran terhadap identitas dan cara kerja pelaku penipuan berkedok pengembangan bidang pertanian di wilayah Dungus, Kecamatan Wungu, Madiun itu.

Pengguna akun Facebook Mas Absa menanyakan modus pelaku dalam melakukan penipuan dengan modus operandi kerja sama pertanian Madiun. “Terima kasih infonya. Modusnya gimna klo boleh tahu? Suwun,” tulis Mas Absa di dalam kolom komentar.

Pertanyaan tersebut lantas dijawab Mas Cantrik yang menyebut pelaku mengajak sasaran penipuannya berkongsi dalam menggarap lahan pertanian Madiun. “Ngajak kongsian, dia penggarapnya, janjinya muluk2,” terang Mas Cantrik tanpa menyebut identitas pelaku penipuan.

Pengguna akun Facebook Bayu Buana membenarkan informasi adanya penipu berkedok kerja sama pengembangan bidang pertaniaan di Madiun. “Betul [ada penipuan] dengan iming2 bagi hasil.. Waspada Mas Cantrik,” saran Bayu Buana.

Beberapa Korban
Sementara itu, Mas Cantrik menyampaikan sudah ada beberapa korban penipuan berkedok tawaran kerja sama dalam pengembangan pertanian tersebut. “Dah ada bbrp orang jd korban!!!…yg ditanam jagung dan singkong gajah,” papar Mas Cantrik mengumbar pengalaman.

Pemilik akun Facebook Doni Arif Kurniawan menyesalkan adanya penipuan terhadap hasil pertanian jagung yang lumayan banyak. “Katanya hasilnya lumayan tanam jagungnya,” tanggap Doni Arif Kurniawan.

Hal itu dibenarkan Mas Cantrik yang menyampaikan petani bisa untung puluhan juta rupiah dengan menanam jagung. Namun, lanjut dia, petani bisa rugi puluhan juga rupiah juga apabila menjadi korban penipu berkedok kerja sama pertanian Madiun.

“Begitu kabarnya [hasil jagung lumayan banyak], penuh rekayasa, puluhan juta [rupiah] gak balik modal,” jelas Mas Cantrik terkait penipuan dengan modus operandi kerja sama pertanian Madiun.

 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya
KLIK di sini untuk mengintip Kabar Sragen Terlengkap

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Ratusan Orang Berkumpul di Joglo Sunyan Klaten, Ada Apa?

Ratusan orang di Klaten, Jawa Tengah mengikuti Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) tahun 2022 yang digelar DPC PDIP Klaten, Jumat (20/5/2022) untuk ikut memecahkan rekor Muri dengan peserta terbanyak.

Mantan Agen Sebut Karier Johnny Depp Meredup Karena Tak Profesional

Mantan agen Johnny Depp menyebut karier aktor Hollywood itu sudah lama meredup karena sikap tidak profesionalnya.

Kronologi Ustaz di Magelang Cabuli Santri: Minta Kopi, Lalu Merayu

Inilah kronologi pengasuh ponpes di Magelang, Jawa Tengah, melakukan pencabulan terhadap santrinya sebanyak sembilan kali.

Tarif Pelanggan PLN 3.000 VA Naik, Begini Alasan Pemerintah

Kenaikan tarif listrik segmen 3.000 VA ke atas dapat menjaga keadilan dan berbagi beban. Tujuannya agar beban dari kenaikan harga energi tidak hanya menekan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Salurkan 32,34% KUR Hingga April 2022

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI terus menyiapkan banyak strategi untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas.

Ini Daftar Wisata Candi di Klaten, dari Prambanan hingga Merak

Salah satu daya tarik Kabupaten Klaten, yakni menyimpan deretan candi bersejarah.

Ramos Horta Resmi Jadi Presiden ke-5 Timor Leste, Ini Foto Pelantikan

Sebelum terpilih menjadi Presiden Timor Leste untuk periode 2022-2027, Ramos-Horta sudah pernah terpilih menjadi Presiden Timor Leste pada periode 2007-2012

Ini Beda Cacar Monyet dan Cacar Air

Nama cacar monyet bisa jadi masih asing di telinga kita, lalu apa bedanya dengan cacar air?

61 CPNS & 788 PPPK Terima SK, Bupati Sragen: Jangan Terus Beli Mobil!

Sebanyak 61 CPNS dan 788 PPPK mendapatkan SK pengangkatan, Jumat (20/5/2022), Bupati Sragen berpesan jangan menambah motor atau mengganti dengan mobil.

Mewabah, 6 Kasus Cacar Monyet Ditemukan di Inggris

Sampai saat ini ditemukan enam kasus cacar monyet (monkeypox) di Inggris.

Hantu KKN Rumah Kosong Klaten Ternyata Mbah-Mbah

Wujud hantu dalam kisah KKN di Rumah Kosong Klaten adalah mbah-mbah.

Jika Liverpool Juara Liga Inggris, Gerrard Bakal Jadi Pahlawannya

Steven Gerrard akan menjadi pahlawan bagi Liverpool jika tim asal Merseyside itu berhasil menjadi juara Liga Premier Inggris.

Bikin Deg-degan, Damkar Wonogiri Tangkap Ular Sanca di Permukiman Warga

Petugas Damkar Wonogiri membantu warga mengevakuasi ular sanca jenis Pythonidae yang masuk ke pekarangan rumah warga di Pokoh Kidul, Wonogiri, Kabupaten Wonogiri pada Kamis (19/5/2022).

AS Konfirmasi Kasus Pertama Cacar Monyet 2022, Kenali Gejalanya

CDC juga meminta penyedia layanan kesehatan di sejumlah negara mewaspadai pasien yang mengalami gejala seperti cacar monyet.

Kenapa Jalan Solo-Boyolali Kerap Terjadi Kecelakaan?

Kira-kira kenapa jalan di Solo-Boyolali kerap terjadi kecelakaan, bahkan ada korban yang meninggal dunia?