PENIPUAN MADIUN : Tertipu Rp18 Juta, Netizen Curhat di Grup Paguma

 Ilustrasi penipuan dengan fitur perbankan. (JIBI/Solopos/Dok.

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penipuan dengan fitur perbankan. (JIBI/Solopos/Dok.

Penipuan Madiun dilakukan seseorang yang tidak dikenal dengan modus meminta nomor rekening bank korban, uang di rekening itu lalu diambil pelaku.

Madiunpos.com, MADIUN — Pengguna akun Facebook Den Bagus Hasan menulis status mengenai penipuan yang menimpa temannya di grup Paguyuban Madiun (Paguma). Akibat penipuan itu, uang temannya yang berada di rekening bank senilai Rp18 juta raib.

PromosiIndonesia Punya 75 Jenis Soto, Lima di antaranya Khas Solo

Den Bagus Hasan menceritakan, saat itu, temannya menemukan lembaran seperti sertifikat di salah satu masjid.  Kertas itu berada di sebuah map dan di map tersebut tertera nomor telepon seluler yang diduna sebagai pemilik kertas seperti sertifikat itu.

Temannya lalu mencoba mengembalikan kertas seperti sertifikat itu kepada pemiliknya dengan menghubungi nomor yang tercantum di map. Penerima telepon itu berlagak menyatakan terima kasih dan menyatakan hendak memberikan imbalan. Ia kemudian meminta nomor rekening teman Den Bagus Hasan guna mentransfer imbal jasa.

Ternyata itu hanya tipuan. Setelah teman Den Bagus Hasan mengirimkan nomor rekening ke nomor telepon yang disangka pemilik kertas seperti sertifikat, uang dalam rekening temannya senilai Rp18 juta justru raib.

Saat diurus di bank, kata petugas bank itu ada transaksi transfer uang yang sah. “Ati2′ penipuan koncoku bar kenek moduse nemu koyok sertifikat nok masjid trus kro koncoku arep d blekno enk mner ng jre map iku. trus d sms la kro wnge arep d keki jasa la koncoku kon ngirem no rek. kro koncoku d keki no rek lakok mla dueke koncoku seng ilang 18jt malaan. di urus ng bank kok transaksi tranfer jre kok iso no rek tok iso jupok duek,” tulis pengguna akun Den Bagus Hasan itu di Grup Facebook Paguma yang dikutip  Madiunpos.com, Minggu (7/2/2016).

Postingan tersebut mendapatka berbagai tanggapan dari netizen yang tergabung di Grup Facebook Paguma. Sejumlah netizen mengimbau kepada anggota Paguma untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal, apalagi sampai memberikan nomor rekening.

Akun Facebook Guatuot Plat AE mengatakan penipu tersebut diduga menggunakan aplikasi seperti Internet banking. Menurut dia, penipu tersebut memasukkan nomor rekening korban dan terus menguras isi rekening korban.

Lacak Transaksi Transfer
Dia menyarankan agar korban melacak transaksi transfer itu ke bank dan bikin laporan ke polisi. “Lok penipux pakai aplikasi sprti Internet banking ,, bisa ja dia masukkan nmr rekening korbane……trus d kuras…..lok gk salah pernah baca kyk itu aq…….solusine mgkin bisa ke bank trs minta print out..nanya2 pihak bank pye crane……bikin lpran ke polisi ……..bisa d lacak ma bank to nmr tujuan rek transfer……liati jua penipu transfer lwat apa……semua transaksi kan terbaca..,” tulisnya dalam kolom komentar dan dibalas akun Facebook Den Bagus Hasan dengan menyatakan kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek setempat.

Menurut akun Facebook Dani Saputra, penipuan tersebut dilakukan seorang hacker atau penipu kelas kakap yang susah ditemukan identitasnya. Dia menuturkan ini sebagai pelajaran supaya tidak mudah percaya dengan orang yang belum kenal. Selian itu, jangan sekali-kali memberikan nomor rekening bank kepada orang yang mencurigakan.

“Itu kerjaan hacker… penipu kelas kakap yg susah ditemukan identitasnya.. sebagai plajaran saja jika belum knal betul dengan orang jngn skali2 memberi nomor rekening bank, salah2 bisa seperti kejadian di atas… sebenarnya modus penipuan ini sudah lama, namun baru terungkap… terima kasih,” tulis dia dalam kolom komentar.

Pantauan Madiunpos.com, Minggu (7/2/2016) pukul 18.00 WIB, postingan ini telah disukai 46 pengguna akun Facebook, mendapatkan 46 komentar, dan dua kali dibagikan.

 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya
KLIK di sini untuk mengintip Kabar Sragen Terlengkap

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

BNI (BBNI) Akuisisi Bank Mayora

Dengan pengambilalihan itu, BNI (BBNI) memegang sebanyak 1.198 229 838 saham Bank Mayora.

Semarang, Kota Terpanas di Jawa Tengah

Semarang adalah kota terpanas di Provinsi Jawa Tengah.

IHSG Dibuka Menguat, Saham GOTO, EMTK, BUKA, dan WIRG Melejit

Saham-sahan emiten teknologi terapresiasi pagi ini yang mampu menopang penguatan IHSG.

Viral Wanita Nikah 8 Hari Langsung Diceraikan, Alasannya Jadi Sorotan

Viral kisah tragis seorang perempuan yang hanya menikah 8 hari langsung diceraikan suaminya. Kira-kira apa alasannya?

Ratusan Orang Berkumpul di Joglo Sunyan Klaten, Ada Apa?

Ratusan orang di Klaten, Jawa Tengah mengikuti Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) tahun 2022 yang digelar DPC PDIP Klaten, Jumat (20/5/2022) untuk ikut memecahkan rekor Muri dengan peserta terbanyak.

Mantan Agen Sebut Karier Johnny Depp Meredup Karena Tak Profesional

Mantan agen Johnny Depp menyebut karier aktor Hollywood itu sudah lama meredup karena sikap tidak profesionalnya.

Kronologi Ustaz di Magelang Cabuli Santri: Minta Kopi, Lalu Merayu

Inilah kronologi pengasuh ponpes di Magelang, Jawa Tengah, melakukan pencabulan terhadap santrinya sebanyak sembilan kali.

Tarif Pelanggan PLN 3.000 VA Naik, Begini Alasan Pemerintah

Kenaikan tarif listrik segmen 3.000 VA ke atas dapat menjaga keadilan dan berbagi beban. Tujuannya agar beban dari kenaikan harga energi tidak hanya menekan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Salurkan 32,34% KUR Hingga April 2022

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI terus menyiapkan banyak strategi untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas.

Ini Daftar Wisata Candi di Klaten, dari Prambanan hingga Merak

Salah satu daya tarik Kabupaten Klaten, yakni menyimpan deretan candi bersejarah.

Ramos Horta Resmi Jadi Presiden ke-5 Timor Leste, Ini Foto Pelantikan

Sebelum terpilih menjadi Presiden Timor Leste untuk periode 2022-2027, Ramos-Horta sudah pernah terpilih menjadi Presiden Timor Leste pada periode 2007-2012

Ini Beda Cacar Monyet dan Cacar Air

Nama cacar monyet bisa jadi masih asing di telinga kita, lalu apa bedanya dengan cacar air?

61 CPNS & 788 PPPK Terima SK, Bupati Sragen: Jangan Terus Beli Mobil!

Sebanyak 61 CPNS dan 788 PPPK mendapatkan SK pengangkatan, Jumat (20/5/2022), Bupati Sragen berpesan jangan menambah motor atau mengganti dengan mobil.

Mewabah, 6 Kasus Cacar Monyet Ditemukan di Inggris

Sampai saat ini ditemukan enam kasus cacar monyet (monkeypox) di Inggris.

Hantu KKN Rumah Kosong Klaten Ternyata Mbah-Mbah

Wujud hantu dalam kisah KKN di Rumah Kosong Klaten adalah mbah-mbah.