PENIPUAN KLATEN : Pria Trucuk Diperiksa Polisi Setelah Diadukan 4 Orang Atas Penggelapan Mobil

 Ilustrasi penggelapan mobil. (Dok. Solopos.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penggelapan mobil. (Dok. Solopos.com)

 Seorang pemuda asal Trucuk diperiksa aparat Polres Klaten setelah diadukan oleh orang atas kasus penggelapan mobil.

Solopos.com, KLATEN — Seorang pemuda asal Kecamatan Trucuk bernama Gilang Purna Ramadhan, 28, diperiksa aparat Polres Klaten lantaran diduga menggelapkan mobil, Kamis (18/1/2018). Polres mendapat empat aduan dalam kasus ini.

Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Suardi Jumaing, mewakili Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono mengatakan status Gilang masih sebagai teradu. Hingga Kamis sekitar pukul 15.00 WIB, Gilang masih diperiksa penyidik Satreskrim Polres Klaten.

“Statusnya masih teradu, ia sebatas kami undang untuk klarifikasi aduan itu. Teradu juga baru mengupayakan untuk menyelesaikan secara damai. Dimungkinkan selesai melalui mediasi jika teradu bisa melunasi kerugian para pengadunya. Jika tidak dapat menyelesaikan permasalahan sesuai tenggat waktu yang ditentukan, akan kami gelar perkara untuk menentukan itu termasuk unsur pidana atau perdata,” kata Kasatreskrim saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis sore.

Polres mendapat empat aduan terkait dugaan penggelapan mobil oleh Gilang. Aduan itu diterima setahun lalu. Kabar beredar Gilang merupakan anak salah satu camat di Klaten. Namun, Kasatreskrim belum bisa memastikan hal tersebut. “Kami masih perlu klarifikasi ulang terkait hal itu,” katanya.

Salah satu pengadu, Bertha, 37, mengatakan Gilang meminjam mobilnya sekitar setahun lalu. Saat awal peminjaman, Gilang rutin setor biaya sewa Rp250.000/hari. Namun, setoran Gilang seret hingga ia mendapat penjelasan mobilnya yang disewa Gilang digadaikan dan dijanjikan akan dikembalikan termasuk biaya sewa.

Namun, janji itu tak kunjung ditepati hingga Bertha memilih mengadukan masalah itu ke polisi. “Kalau tidak setor lagi itu saya lupa persis kejadiannya kapan karena sudah lama. Saya inginnya mobil kembali dan kerugian yang saya alami dibayar. Kalau bisa diajak kerja sama, saya siap damai,” kata warga Kecamatan Wonosari itu.


Berita Terkait

Berita Terkini

Ini Dia Juri Festival Film Indonesia 2021, Siapa Saja?

Komite Festival Film Indonesia (FFI) mengumumkan nama-nama juri tahap akhir.

Kisah Kades Gatak Klaten, Beri Pelayanan Terbaik Meski Kondisi Drop

Di tengah kondisi batin yang dilanda kesedihan, Walino harus tetap memberikan pelayanan optimal kepada warga.

Serem! Pria Ini Diganggu Makhluk Halus Hingga Terjungkal dan Terseret

Seorang pria yang tengah melakukan pemanasan sebelum berolahraga dikagetkan dengan alat kebugaran yang bergerak sendiri.

Makam Misterius di Solo Baru Ternyata Ada Hubungan dengan Keraton Solo

Makam misterius di tengah trotoar jalan utama Solo Baru, Sukoharjo, ternyata memiliki hubungan sejarah dengan Keraton Solo, begini ceritanya.

Sidang Perdana Kasus Nasabah Gugat Bank Mandiri Di PN Kudus

Gugatan nasabah terhadap PT Bank Mandiri Kantor Cabang (Kancab) Kudus terkait dugaan pembobolan rekening mulai digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kudus.

Art Klat: Pameran Karya Seni 3 Dimensi dari Barang Bekas di Klaten

Pameran itu digelar untuk memperingati Sumpah Pemuda

RS PKU Muhammadiyah Sragen Bangun Gedung Bertingkat Agar Naik Tipe

Direksi RS PKU Muhammadiyah Sragen berkomitmen menaikkan kelas RS dari tipe D menjadi tipe C. Salah satunya dengan membangun gedung bertingkat untuk meningkatkan pelayanan.

Tumbuh Bunga Bangkai, Rumah Ketua RT di Ceper Klaten Didatangi Warga

Warga setempat sering mengerubungi rumah milik Sakirman, 60, lantaran penasaran dengan bunga bangkai yang sering memunculkan bau tak sedap.

Kasus Turun, RS di Sragen Tetap Wajib Sediakan 10% Bed untuk Covid-19

Semua RS di Sragen masih harus menyediakan bed untuk pasien Covid-19 untuk mengantisipasi ledakan kasus Covid-19 gelombang ketiga di akhir tahun.

10 Jabatan Tinggi Pemkot Solo Dilelang, Pejabat Luar Daerah Boleh Ikut

Sepuluh jabatan eselon II Pemkot Solo dilelang dan bisa diikuti pejabat eselon III seluruh daerah di Provinsi Jawa Tengah.

Stadion Manahan Jadi Tuan Rumah Lagi, Kaesang: Sama Saja Tetap Naik Bus

PT. Liga Indonesia Baru (PT LIB) resmi menunjuk kembali Stadion Manahan Solo sebagai tuan rumah Grup C Liga 2.

Teks atau Isi Sumpah Pemuda dan Sejarahnya 28 Oktober 1928

Berikut ini terdapat isi atau teks Sumpah Pemuda beserta sejarah singkatnya pada 28 Oktober 1928.

Aplikasi Signal Milik Korlantas Hilang dari Playstore, Ini Sebabnya

hilangnya aplikasi Signal dari Playstore bukan karena adanya sabotase pihak tertentu tetapi dimatikan sementara oleh Google.

Disebut Liburan Pakai Fasilitas Kantor, Ini Tanggapan Dirut Garuda

Dirut Garuda Indonesia enggan menanggapi isu yang dilontarkan Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) yang menyebut dirinya berlibur menggunakan fasilitas kantor.

BBM Satu Harga, Begini Foto-Foto Penyaluran BBM ke Pelosok di Sulsel

Pengiriman bisa mencapai satu minggu lebih disaat hujan deras untuk menjangkau SPBU

Berapa UMK Solo 2022? Berikut UMK di Soloraya 10 Tahun Terakhir

Diprediksi persentase kenaikan upah minimum pada 2022 berpotensi lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.