PENIPUAN KLATEN : Ngaku Kapolsek Pedan, Penipu Ini Coba Kuras Uang Kades

 Ilustrasi penipuan (JIBI/Solopos/Dok)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penipuan (JIBI/Solopos/Dok)

Penipuan Klaten, seorang penipu mengaku sebagai Kapolsek Pedan mencoba menguras uang Kades Kalangan.

Solopos.com, KLATEN — Nama Kapolsek Pedan, AKP Sutiman Hadi, dicatut penipu untuk menguras uang korbannya. Penipuan dilakukan via SMS dan telepon.

Salah satu orang yang dihubungi pelaku adalah Kepala Desa Kalangan, Fakhrudin Ali Ahmad. Fakhrudin awalnya menerima lima buah panggilan tak terjawab dari nomor asing dengan nomor 081296153471, Senin (25/9/2017) pagi.

Pelaku lantas mengirimkan pesan singkat mengaku sebagai Kapolsek Pedan, Sutiman Hadi, ingin bersilaturahmi dan menerangkan akan ada kiriman beberapa unit mobil dari Kapolda. Karena kirimannya mendadak, pelaku mengaku butuh dukungan sejumlah dana.

“Awalnya saya tak curiga karena nomor ponsel Pak Kapolsek belum saya simpan. Saya mulai curiga ketika dia minta Rp20 juta. Duit dari mana?” ujar dia saat ditemui Solopos.com di Dukuh Trunan, Desa Kalangan, Pedan, Senin.

Fakhrudin lalu mengecek nomor ponsel pelaku dengan nomor ponsel Kapolsek Pedan di grup Whatsapp dan ditemukan nomornya berbeda. Kepada Fakhrudin, pelaku juga meminta nomor-nomor telepon tokoh-tokoh yang sering ikut kegiatan di Pedan.

“Saya bilang banyak sembari menyebutkan sebuah nama. Tapi saya tidak memberikan nomor ponsel. Setelah itu, dia [pelaku] enggak telepon lagi,” tutur Fakhrudin.

Fakhrudin sempat bertanya apakah dia perlu mendatangi pelaku di kantornya. Pelaku menjawab dia sedang tidak di tempat. “Kalau dari logatnya dia bukan orang Jawa.”

Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Pedan, AKP Sutiman Hadi, menyatakan upaya meminta sejumlah uang kepada beberapa kepala desa oleh oknum yang mengatasnamakan dirinya bisa dipastikan penipuan. Ia mengaku menerima sejumlah laporan dari kepala desa yang dimintai uang Rp20 juta-Rp25 juta.

“Semuanya tidak benar. Nomor ponsel yang digunakan bukan nomor saya. Kepala desa dan masyarakat yang menerima telepon meminta sejumlah uang mengatasnamakan Kapolsek Pedan jangan digubris,” terang Kapolsek.

Ia menjelaskan pelaku sempat menghubungi beberapa kepala desa di Pedan di antaranya Kepala Desa Bendo, Kepala Desa Temu Wangi, Kepala Desa Keden, dan Kepala Desa Kalangan. Pelaku yang sama juga diduga menghubungi sejumlah nama dengan mengatasnamakan Kapolsek Prambanan.

“Kami imbau masyarakat lebih waspada. Jika menemui hal serupa bisa menghubungi Polsek Pedan di nomor 0272-897311 untuk meminta konfirmasi kebenaran Kapolsek meminta sejumlah dana. Itu hanya penipuan,” beber dia.

Kasus itu kini dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Pedan berkoordinasi dengan Resmob Polres Klaten.


Berita Terkait

Berita Terkini

Aplikasi Signal Milik Korlantas Hilang dari Playstores, Ini Sebabnya

hilangnya aplikasi Signal dari Playstore bukan karena adanya sabotase pihak tertentu tetapi dimatikan sementara oleh Google.

Disebut Liburan Pakai Fasilitas Kantor, Ini Tanggapan Dirut Garuda

Dirut Garuda Indonesia enggan menanggapi isu yang dilontarkan Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) yang menyebut dirinya berlibur menggunakan fasilitas kantor.

BBM Satu Harga, Begini Foto-Foto Penyaluran BBM ke Pelosok di Sulsel

Pengiriman bisa mencapai satu minggu lebih disaat hujan deras untuk menjangkau SPBU

Berapa UMK Solo 2022? Berikut UMK di Soloraya 10 Tahun Terakhir

Diprediksi persentase kenaikan upah minimum pada 2022 berpotensi lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

3 Bulan Usaha Bisnis, Mahasiswa Malah Terjerat Pinjol Ilegal Rp19 Juta

Untuk menutupi utang dari pinjol ilegal itu ia meminjam di tempat pinjol lainnya hingga mencapai 14 aplikasi dengan total pinjaman mencapai Rp19 juta.

Hore! BLT Subsidi Gaji Cair Lagi, Cek di Sini Siapa Tahu Namamu Masuk

BSU atau BLT subsidi gaji upah kembali cair untuk 1,7 juta penerima. Untuk mengeceknya kamu bisa melihatnya di sini!

Misha Radovic Kok Belum Dampingi Persis Solo, Ini Jawaban Kaesang

Persis Solo resmi menggunakan jasa pelatih asal Serbia, Misha Radovic sebagai Direktur Teknik Persis Solo setelah diumumkan pada pekan lalu.

Hii, Ada Makam Misterius di Trotoar Jalan Solo Baru Sukoharjo

Makam misterius di trotoar jalan utama Solo Baru dekat bundaran Patung Bung Karno, Tanjung Anom, Sukoharjo, terlihat masih terawat.

Krisis Air Bersih di Pesisir Kendal Makin Parah

Selain akses jalan yang masih bebatuan dan tanah, warga Dusun Mulyosari masih harus menghadapi krisis air bersih.

Selamat! Desa Ini Didapuk Jadi Desa Wisata Terbaik di Jateng

Desa Cikakak di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) didapuk sebagai desa wisata terbaik se-Jateng.

Pemkab Sragen Anggarkan Operasional Pintu Palang KA Bedowo di 2022

Dishub Sragen memastikan akan memasang pintu palang semi-elektronik di perlintasan KA Bedowo pada 2022.

Ikang Fawzi Turut Berduka atas Kepergian Oddie Agam

Sebagai sahabat, Ikang Fawzi tahu betul bagaimana semangat Oddie Agam dalam bermusik.

Polisi Tembak Polisi: "Kamu Sudah Sering Saya Ingatkan!" Doooor...

Sebelum akhirnya menembak HT menggunakan senapan serbu perorangan SS-V2 Sabhara, pelaku dikatakan Hari, sempat menyampaikan sebuah kalimat yang berisi peringatan.

Melihat Produksi Motor Listrik Gesits Buatan Dalam Negeri

Motor listrik tersebut baru saja diekspor ke Senegal

Janggan Purbojati, Dalang Bocah Kulonprogo Maju Lomba Golek Nasional

Bocah 12 tahun asal Kulonprogo, Janggan Purbojati, akan mewakili DIY dalam perlombaan dalang anak dan remaja Wayang Golek tingkat nasional.

KSPI Karanganyar Tolak Bahas UMK 2022, Ini Alasannya

KSPI Karanganyar menilai PP No. 36/2021 tidak berpihak kepada pekerja.