Penipuan Boyolali: Pura-Pura Jual Kompor, Perempuan Ini Gendam Puluhan Orang

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, BOYOLALI — Seorang perempuan asal Grobogan, Jawa Tengah, Sri Wuryani, 45, menipu  puluhan ibu rumah tangga di wilayah Boyolali menggunakan ilmu gendam. Modusnya dengan berpura-pura berjualan kompor listrik berkeliling dari desa ke desa.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Kamis (19/4/2018), Sri Wuryani yang merupakan warga Desa Kradenan, Kecamatan Kradenan, Grobogan, dalam setiap aksinya berpura-pura sebagai sales kompor listrik. Ia berkeliling ke rumah-rumah warga di desa-desa mengendarai sepeda motor dan menawarkan barang dagangannya itu.

PromosiGEID, SDGs Desa, dan BUM Desa untuk Kebangkitan Indonesia

"Sasaran utamanya ibu-ibu rumah tangga di desa-desa pinggiran dan sepi," ujar Kasatrekrim Polres Boyolali, AKP Willy Budianto melalui Kanitreskrim Polsek Andong, Aiptu Sugianto, kepada Solopos.com, Kamis.

Ketika korban mendengarkan ocehan Wuryani, saat itulah Wuryani "membius" ibu-ibu rumah tangga dengan ilmu gendam. Setiap warga yang tergendam langsung rela menyerahkan perhiasan yang dimilikinya, mulai kalung, anting-anting, gelang, dan lain-lainnya sebagai tebusan uang muka.

"Pelaku ini bilang harga kompor listrik aslinya Rp750.000-an, namun saat itu ada harga promo Rp300.000-an. Karena ibu-ibu desa kan rata-rata enggak punya banyak uang, mereka memberikan jaminan perhiasan itu," jelasnya.

Saat memberikan perhiasan itu, para korban seperti tak sadar. Ketika ditanyai keluarganya, mereka juga bingung tak bisa menjawab. Kasus penipuan  bermodus gendam itu terungkap pada Selasa (17/4/2018) ketika ada salah satu warga yang melihat pelaku di jalan. Kebetulan, warga tersebut juga memiliki saudara yang menjadi korban gendam dengan pelaku yang sama.

"Lantas dia mengejar pelaku menggunakan sepeda motor. Pelaku yang panik terpeleset dari sepeda motor dan ditangkap warga beramai-ramai," jelasnya.

Hasil penyidikan polisi, pelaku mengaku sudah menipu  puluhan korban dengan ilmu gendam. Korban di Andong sekitar 20 orang. Korban di luar wilayah Andong mencapai 50-an orang. Perhiasan yang didapatkan pelaku mulai seharga ratusan ribu hingga jutaan rupiah. "Saat ini, pelaku kami tahan untuk penyidikan lebih lanjut," jelasnya.

Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Willy Budianto meminta warga mewaspadai gerak-gerik orang yang belum dikenal meski mengaku sedang berjualan atau menawarkan produk. Polisi dan masyarakat harus bekerja sama untuk menghentikan praktik ilmu gendam untuk kejahatan.

"Jangan mudah percaya kepada orang yang belum dikenal. Segera lapor ke kepolisian jika melihat gerak gerik yang tak wajar," jelasnya mewakili Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi.



Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

10 Prajurit TNI Membantu Local Strongman Mengelola Kerangkeng Manusia

+ PLUS 10 Prajurit TNI Membantu Local Strongman Mengelola Kerangkeng Manusia

Sepuluh orang prajurit TNI ditetapkan menjadi tersangka kasus penganiayaan dan penyiksaan penghuni kerangkeng manusia di rumah Bupai Langkat nonaktif, Provinsi Sumatra Utara, Terbit Rencana Peranginangin.

Berita Terkini

Enak Sih, Tapi Makan Mi Instan yang Baik Idealnya Berapa Kali?

Tak jarang terlintas pertanyaan di kepala idealnya makan mi instan yang baik berapa kali?

Asrama Haji Donohudan Rekrut 100an Tenaga Kerja untuk Layani Calhaj

Persiapan penyambutan calon tamu Allah di Asrama Haji Donohudan sudah 85 persen dilaksanakan.

Waduh! Perlintasan Sebidang KA di Ambarawa Ditutup, Warga Bongkar Paksa

Warga Desa Losari Ambarawa melakukan pembongkaran portal penutup perlintasan sebidang kereta api atau KA yang ada di desanya, padahal rawan kecelakaan.

Tiba-Tiba Muncul dan Menyebut Yusuf Mansur Pengecut, Siapa Fredi?

Seseorang bernama Fredi tiba-tiba muncul di publik dan menyebut Ustaz Yusuf Mansur sebagai pengecut.

Ganjar Pranowo Blusukan ke Girpasang Klaten, Warga: Terima Kasih

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mendadak blusukan ke Dukuh Girpasang, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Senin (23/5/2022) sore.

Klok Akui Seharusnya Tak Ambil Penalti Terakhir Kontra Malaysia

Timnas U-23 Indonesia berhasil meraih medali perunggu sepak bola putra SEA Games 2021 setelah menundukkan Malaysia melalui adu penalti dengan skor 4-3.

Pameran Jamu Di Monumen Pers Solo, Pengunjung Bebas Mencoba Loh

Monumen Pers Nasional Solo menggelar pameran yang menampilkan berbagai hal tentang jamu dan pengetahuan tentang penyembuhan tradisional.

Banjir Rob Pelabuhan Semarang, Ribuan Buruh Pabrik Selamatkan Diri

Tanggul penahan air laut jebol diakibatkan rob yang besar di kawasan Pelabuhan Semarang dan tidak mampu menahan air laut

iPhone 14, Bocoran Spesifikasinya Yang Beredar di Media Sosial

Spesifikasi iPhone 14 beredar di media sosial, namun belum ada informasi kapan Apple akan meluncurkan smartphone barunya ini.

Penasaran Berapa Ukuran Miss V yang Normal? Ini Penjelasannya

Jika selama ini Mr P bisa memiliki ukuran berbeda-beda, maka kira-kira berapa sih ukuran Miss V perempuan yang normal?

Hans-Kristian Solberg Vittinghus: Saya Pensiun!

Vittinghus pernah meraih medali emas Piala Thomas bersama tim Denmark pada 2016 di Kunshan, China, dengan mengalahkan Indonesia, 3-2 di final.

Tegas Lur! Ketahuan Merokok, Izin Pedagang & Komunitas CFD Solo Dicabut

Pemkot Solo bakal mencabut izin pedagang dan komunitas untuk beraktivitas di car free day atau CFD Jl Slamet Riyadi jika ketahuan merokok.

Panglima TNI Datangi PBNU, Gus Yahya: Jangan-Jangan Pak Andika NU Juga

Dalam pertemuan itu, Panglima TNI Andika Perkasa dan Gus Yahya membicarakan soal Program Bela Negara yang diluncurkan Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Job Fair Disnaker Wonogiri Diperpanjang, Sampai Kapan?

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Wonogiri memperpanjang job fair hingga, Rabu (25/5/2022).

Diikuti 46.676 WP, Pajak dari Pengungkapan Sukarela Capai Rp9,25 T

Menkeu Sri Mulyani mengungkapkan pajak penghasilan (PPh) yang terkumpul dari program pengungkapan sukarela (PPS) sejak Januari hingga Jumat (20/5/2022) telah mencapai Rp9,25 triliun.

14 Anggota Perguruan Bela Diri Solo Pukuli Korban Gegara Konten Medsos

Aksi penganiayaan oleh 14 orang anggota perguruan bela diri di Solo ternyata dipicu unggahan konten gambar korban di media sosial.