Pengusaha Tekstil Solo Divonis 2,5 Tahun dan Denda Rp26 Miliar karena Ngemplang Pajak

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SOLO — Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Solo memvonis Rudy Indijarto, pengusaha tekstil asal Penumping, Laweyan, Solo, dengan hukuman dua tahun dan enam bulan penjara dalam kasus penggelapan pajak senilai Rp17,3 miliar.

Selain itu, majelis hakim juga menghukum Rudy membayar denda senilai Rp26 miliar. “Terdakwa [Rudy] terbukti bersalah tidak melaporkan SPT [surat pemberitahuan tahunan] pajak sesuai UU Nomor 16 Tahun 2000 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan dengan ancaman hukuman enam tahun penjara,” ujar Hakim Supomo dalam sidang pembacaan vonis di PN Solo, Rabu (11/4/2018).

Supomo menjelaskan terdakwa didenda Rp26 miliar yang harus dibayar satu bulan setelah menerima putusan ini. Uang hasil denda ini akan masuk ke dalam kas negara. Terdakwa setelah sidang ini akan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 A Solo.

“Kami akan melanjutkan sidang Rabu pekan depan dengan agenda mendengarkan jawaban dari terdakwa apakah menerima vonis atau mengajukan banding,” kata dia.

Rudy Indijarto mengaku masih pikir-pikir menanggapi vonis tersebut. “Saya bersama kuasa hukum sepakat memilih pikir-pikir dulu dan meminta waktu untuk memberikan jawaban,” ujar Rudy.

Ketua Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sri Heryono mengungkapkan vonis ini sudah sesuai dengan tuntutan dari JPU dalam sidang Rabu pekan lalu. Rudy diketahui punya dua buku tabungan di Bank BCA. Buku tabungan yang dipakai untuk laporan SPT yang saldonya lebih sedikit. Sementara buku tabungan dengan saldo besar disembunyikan di bawah meja di rumahnya.

“Kasus ini terungkap berdasar hasil penyelidikan Dirjen Pajak. Kemudian menelusuri semua transaksi yang berkaitan dengan Rudy. Hasilnya ditemukan adanya penggelapan pajak dengan nilai sekitar Rp17,3 miliar. Kami masih menunggu jawaban dari Rudy untuk menentukan langkah selanjutnya,” kata dia.

Kasus penggelapan pajak ini bermula dari temuan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kantor Wilayah (Kanwil) Jateng II Surakarta. Rudy Indijarto kemudian ditangkap Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng di Jakarta pada akhir 2017.

Rudy adalah pimpinan PT Kusuma Mulia atau PT Kusuma Muliatex di Jl. H.O.S. Cokroaminoto No. 47 Sekarpace, Pucangsawit, Jebres. Pajak yang digelapkan senilai Rp17,3 miliar ini merupakan pajak selama 2007-2018.

 

Berita Terkait

Espos Premium

Perjalanan Makin Longgar,  Angkutan Darat Sudah Siap dengan Protokol Kesehatan Belum?

Perjalanan Makin Longgar, Angkutan Darat Sudah Siap dengan Protokol Kesehatan Belum?

Pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) pada moda transportasi darat  seperti bus menjadi bahan sorotan lantaran pengawasannya masih rendah. Penguatan pelaksanaan prokes penting guna menanggapi perubahan pandemi menjadi endemi.

Berita Terkini

Perjalanan Makin Longgar, Angkutan Darat Sudah Siap dengan Protokol Kesehatan Belum?

Pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) pada moda transportasi darat  seperti bus menjadi bahan sorotan lantaran pengawasannya masih rendah. Penguatan pelaksanaan prokes penting guna menanggapi perubahan pandemi menjadi endemi.

Profil Wihaji, Bupati Batang Kelahiran Sragen Cucu Abdi Dalem Mangkunegaran Solo

Wihaji merupakan putra daerah Kabupaten Sragen yang lahir pada 22 Agustus 1976, cucu abdi dalem Mangkunegaran Solo yang saat ini menjabat sebagai Bupati Batang.

Misteri Kematian Pria Jakarta Timur Saat Live Tiktok, Keluarga Tepis Dugaan Bunuh Diri

Belum lama ini jagat dunia maya Tanah Air dihebohkan dengan kematian pria IS, 29, saat live di Tiktok di rumah susun di Jatinegara, Jakarta Timur.

Sinyal Lemah, Penarapan Aplikasi PeduliLindungi di Tawangmangu Jadi Susah

Penerapan aplikasi PeduliLindungi di kawasan wisata Tawangmangu, Karanganyar, terkendala sinyal internet yang lemah.

10 Berita Terpopuler: Potensi Tsunami di Pacitan hingga Kecelakaan di Wonogiri

Kabar tentang potensi tsunami setinggi 28 meter di Pacitan, Jawa Timur menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Minggu (19/9/2021).

Tak Cuma Pacitan, Wonogiri Juga Berpotensi Tsunami Besar

Selain Pacitan di Jawa Timur, wilayah Wonogiri juga memiliki potensi tsunami besar.

Hore.. Diskon 100% PPnBM Diperpanjang Hingga Desember

Pemerintah resmi memperpanjang diskon 100% PPnBM hingga Desember 2021.

Viral! Aksi Maling HP Terobos Lubang Pagar Besi Bikin Tegang, Dikira Nyantol Ternyata...

Aksi seorang pencuri ponsel yang terekam kamera CCTV viral di media sosial lantaran mampu melewati lubang pagar besi yang kecil.

Bobol Konter Dua Kali, Pasutri di Ponorogo Curi Puluhan Tabung Gas Elpiji

Sepasang suami istri mencuri 50 tabung gas 3 kg dan uang Rp1 juta di konter 212 Cellular depan BRI Siman, Desa Brahu, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.

IKM di Grobogan Didorong Meningkatkan Daya Saing

Pemkab Grobogan bersama anggota DPR RI menggandeng sejumlah perusahaan untuk sosialisasi agar IKM memiliki daya saing.

Kompolnas Desak Pengusutan Tuntas Kasus Napoleon Aniaya Muhammad Kece

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendesak kasus penganiayaan terhadap Muhammad Kece ini diusut tuntas.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Sagitarius Gampang Tergoda Penawaran Kerjasama

Ramalan zodiak hari ini menyebut seseorang bisa jadi datang ke rumah dan mampu membuat percaya Sagitarius untuk terlibat kerjasama.

Tanpa Ampun, Ajax Libas Tim Promosi Cambuur 9-0

Ajax memberondong tim promosi Liga Belanda Cambuur Leeuwarden dengan 9 gol tanpa balas dalam laga pekan kelima di Stadion Johan Cruijff Arena, Amsterdam.

Juergen Klopp Puji Sadio Mane Seusai Liverpool Libas Crystal Palace 3 Gol Tanpa Balas

Juergen Klopp menyanjung tinggi-tinggi Sadio Mane setelah Liverpool mengatasi Crystal Palace 3-0 dalam lanjutan Liga Inggris di Anfield, Sabtu (18/9/2021) waktu setempat.

Sudah Bikin 37 Buku Novel hingga Komik, Siswi MAN 1 Solo Ini Raih Penghargaan dari Gubernur DIY

Nadia Shafiana Rahma adalah salah satu cerpenis dan novelis dari MAPK dan Pondok Pesantren Hadil Iman MAN I Solo.