Pengusaha Ritel Siap Dukung Perpanjangan PPKM Darurat, Asalkan...

Pengusaha ritel mendukung Pemerintah untuk melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dengan sejumlah catatan.

 Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/dok)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/dok)

Solopos.com, JAKARTA – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyatakan akan mendukung langkah Pemerintah untuk melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dengan sejumlah catatan.

Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey mengatakan pelaku usaha sudah memahami kondisinya PPKM Darurat yang diperpanjang hingga 25 Juli 2021. Namun, akan ada evaluasi kembali pada 26 Juli apakah akan ada pelonggaran atau tidak.

“Kami pada prinsipnya Aprindo mendukung atas upaya-upaya pemerintah dalam hal penanggulangan dan memutus penularan Covid-19 dengan catatan bahwa pelaku usaha butuh beberapa insentif. Bantu kami juga,” ujarnya, Selasa (20/7/2021) seperti dilansir Bisnis.com.

Baca Juga: Mau Bantuan Modal Usaha Rp 2 Miliar? Siap-siap Diplomat Success Challenge 12 Bakal Digelar!

Berharap Kelonggaran Bagi Usaha Sektor Esensial

Dia berharap, apa yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah, pemerintah kota, dan pemerintah kabupaten agar dapat memberikan kelonggaran bagi usaha sektor esensial dan kritikal toko swalayan yang sama seperti sudah akan dilakukan bagi pedagang pasar, pedagang kaki lima, dan lainnya.

Menurutnya, setiap anggota Aprindo, toko swalayan telah menjalankan protokol kesehatan dan mereka bukan merupakan klaster pandemi Covid-19 sehingga asosiasi berharap operasional mereka bisa sampai jam 21.00 WIB selama perpanjangan kebijakan ini.

“Kami dari awal Covid-19 selalu menerapkan protokol kesehatan dan tenaga kerja ritel juga telah divaksin serta ada pemeriksaan rutin sehingga belanja di ritel aman,” katanya.

Baca Juga: Catat, Ini 5 Website untuk Belajar Investasi Online

Kedua, dia melanjutkan asosiasi berharap jika ada penambahan bantuan langsung tunai dan bantuan ke pasar atau UMKM, mereka berharap ritel juga mendapat bantuan.

Roy mengatakan, permintaan asosiasi tidak muluk-muluk, melainkan hanya bantuan relaksasi tarif listrik agar ritel juga bisa menerima subsidi. Menurutnya, selama ini pelaku usaha harus terus beroperasi tetapi produktivitasnya tidak menutup terhadap operasional sehari-hari.

“Kami tidak pernah mendapatkan subsidi listrik B2,” katanya.

Dia juga berharap pekerja ritel juga diberikan bantuan gaji yang bisa disalurkan di BPJS ketenagakerjaan sebesar 50 persen dan sisanya akan dilakukan oleh perusahaan.

Berita Terkait

Berita Terkini

Penting Dilakukan, Bagaimana Cara Mendapatkan Mentor Bisnis bagi Pelaku UMKM?

Mempunyai peran yang begitu besar dalam suksesnya usaha, bagaimana sih cara mendapatkan mentor bisnis yang tepat bagi pelaku UMKM?

Sempat Protes Pakan Ternak Mahal, Suroto Terima Bantuan 20 Ton Jagung dari Jokowi

Presiden Jokowi mengirimkan bantuan jagung untuk Suroto, peternak ayam dari Kabupaten Blitar, Jawa Timur, yang aksinya sempat viral.

E-Meterai untuk Kalangan Terbatas, Siap Dikembangkan untuk Masyarakat Luas

Peruri dan PT Telkom meluncurkan meterai elektronik atau e-meterai yang akan digunakan di lingkungan perusahaan pelat merah.

Pertashop Perdana di Kota Jogja Mulai Beroperasi, Ini Targetnya

Pertamina mulai mengoperasikan Pertashop perdana di Kota Jogja. Pertashop membantu menghadirkan energi berkualitas, lebih dekat ke masyarakat.

Stok Jagung Surplus 2,37 Juta Ton Tapi Harga Pakan Ternak Tetap Meroket, Kok Bisa?

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi memastikan stok jagung lokal mengalami surplus mencapai 2,37 ton hingga pekan kedua September 2021.

Jangan Kalap Belanja, Simak Tips Aman Menggunakan Paylater

Dengan paylater, konsumen dapat dengan mudah membeli sebuah barang yang diinginkan, bahkan tanpa mengeluarkan uang muka atau down payment.

Inovatif, Bank Sampah Salingsih Jogja Mengubah Minyak Jelantah Jadi Sabun

Bank sampah Salingsih Kelurahan Bener, Tegalrejo, Jogja, DIY mengubah bekas minyak goreng atau yang biasa disebut minyak jelantah (mijel) untuk diolah menjadi sabun.

BPPD Kota Solo Jalin Kerja Sama dengan PRSSNI Cabang Surakarta

BPPD Kota Solo melakukan penandatangan MOU dan perjanjian kerja sama dengan Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional (PRSSNI) Cabang Surakarta.

4 Pimpinan Korporasi Keren Siap Hadir di Solopos Talkshow Virtual

Empat pimpinan korporasi siap hadir dan berbagi informasi penting tentang kinerja sektor dalam Spesial Program Solopos Talkshow Virtual.

Gangguan Layanan Indihome dan Telkomsel Jadi Trending Topic, Ini Tanggapan Telkom

Para pengguna Indihome dan Telkomsel mengeluh terkait gangguan dari kedua layanan perusahaan telekomunikasi tersebut di media sosial terutama Twitter.

Modus-Modus Baru Bermunculan, 954 Domain Situs Investasi Bodong Diblokir

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan memblokir 954 domain situs web entitas di bidang perdagangan berjangka komoditi (PBK).

Hyundai Kampanyekan Inovasi Industri Otomotif Masa Depan

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) resmi meluncurkan brand campaign atau kampanye brand bertajuk Driving Meaningful Innovation.

Awal Pekan, Cek Harga Emas Pegadaian, Senin 20 September 2021

Harga emas batangan 24 karat yang dijual di Pegadaian, Senin (20/9/2021) terpantau stagnan dibandingkan dengan harga kemarin, baik cetakan UBS maupun Antam.

Dorong Pengembangan UMKM, Ini Jurus Bank Mandiri dan Pemkot Solo

Bank Mandiri digandeng Pemerintah Kota Solo dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terkait pemanfaatan layanan perbankan.

Pesantren Didorong Manfaatkan KUR dengan Subsidi Bunga 3%, Ini Tujuannya

Sebagai respons atas dampak pandemi Covid-19, Pemerintah melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) berusaha untuk membangkitkan aktivitas usaha UMKM.

Mudah Kok, Ini 6 Cara Mendapatkan Uang dari Tiktok

Tidak hanya untuk iseng atau bersenang-senang, aplikasi populer Tiktok dengan durasi video pendek ini juga bisa menghasilkan uang secara online.