Pengusaha Jersey Wonogiri Peraih Penghargaan PLN Punya 80.000 Reseller

Pengusaha jersey asal Kabupaten Wonogiri, Jumariyanto, yang meraih penghargaan kategori Wirausaha Niaga Tangguh (Gold Appreciation) dari PT PLN (Persero), ternyata memiliki 80.000 reseller.

 Pemilik PT Regarsport Industri Indonesia, Jumariyanto (kanan), menerima penghargaan kategori Wirausaha Niaga Tangguh (UMK) pada malam Penghargaan Wirausaha Tangguh 2021 yang digelar PT PLN (Persero) di Jakarta, Selasa (30/11/2021) lalu. (Istimewa/Manajemen Regarsport)

SOLOPOS.COM - Pemilik PT Regarsport Industri Indonesia, Jumariyanto (kanan), menerima penghargaan kategori Wirausaha Niaga Tangguh (UMK) pada malam Penghargaan Wirausaha Tangguh 2021 yang digelar PT PLN (Persero) di Jakarta, Selasa (30/11/2021) lalu. (Istimewa/Manajemen Regarsport)

Solopos.com, WONOGIRI – Pengusaha jersey asal Kabupaten Wonogiri, Jumariyanto, yang meraih penghargaan kategori Wirausaha Niaga Tangguh (Gold Appreciation) dari PT PLN (Persero), Selasa (30/11/2021) lalu, ternyata memiliki 80.000 reseller.

Pemilik PT Regarsport Industri Indonesia, perusahaan bergerak di bidang sandang (jersey dan sebagainya) dengan pemasaran 100 persen dalam jaringan (daring) itu menerima penghargaan dalam acara malam Penghargaan Wirausaha Tangguh 2021 di Jakarta.

Penghargaan itu diberikan kepada Jumariyanto karena PLN menilai usaha yang dijalankannya dapat berkembang pesat di tengah pandemi Covid-19. Indikatornya berdasar penggunaan listrik.

Baca Juga: PLN Bagikan Gerobak Molis kepada UKM Jateng, Dorong Produktivitas Usaha

Sebelum Covid-19 mewabah, Regarsport menggunakan listrik sebesar 133.000 kilo volt ampere (kva) untuk memenuhi kebutuhan produksi dan operasional usaha di pabrik di Dusun Brubuh, Desa Ngadirojo Lor, Kecamatan Ngadirojo. Saat itu gedung berisi 24 unit mesin printing. Pada 2021 ini Jumariyanto menaikkan daya listrik menjadi 230.000 kva untuk memenuhi kebutuhan listrik di dua gedung.

Listrik sebesar 197.000 kva digunakan di gedung printing dan 33.000 kva dipasang di gedung desain yang juga masih satu kompleks dengan gedung printing. Listrik dinaikkan karena mesin printing bertambah 10 unit, sehingga kini total ada 34 unit mesin.

Peralatan di gedung desain juga bertambah banyak seiring bertambahnya jumlah desainer. Awalnya di gedung itu terdapat 130 desainer, kini bertambah menjadi 150 desainer.

Baca Juga: Konversi Kompor Induksi, PLN Sebut Bisa Hemat Uang Negara Rp27 Triliun

“Mesin dan desainer tambah karena permintaan pada 2021 ini naik signifikan. Ini sejalan dengan bertambahnya jumlah reseller [penjual ulang]. Pada 2019 kami punya 8.000 reseller, tahun ini bertambah 10 kali lipat menjadi 80.000 reseller yang tersebar di seluruh Indonesia. Dilihat dari tataran kabupaten/kota sebaran mereka sudah mencapai 80 persen hingga 85 persen,” kata Jumariyanto saat dihubungi Solopos.com, Minggu (5/12/2021).

Lelaki 40 tahun itu melanjutkan, penaikan daya listrik tersebut terbilang terlambat. Mestinya dia menaikkannya sejak 2020. Jumariyanto tidak melakukannya karena saat itu dia masih banyak mempertimbangkan banyak hal lantaran Covid-19 mewabah. Tanpa diduga usaha justru meningkat pesat, sehingga dia memutuskan menaikkan tenaga listrik pada 2021.

“Di masa pandemi Covid-19 pada 2021 ini omzet kami naik 200 persen dibanding 2019,” ucap mantan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri itu. Sebagai gambaran, omzet Regarsport pada 2017 sudah mencapai belasan miliar rupiah.

Baca Juga: PLN bakal Bangun Stasiun Pengisi Daya Kendaraan Listrik di Solo Baru

Tiga pekan sebelum penghargaan diberikan, Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) PLN mengusulkan Jumariyanto sebagai salah satu calon penerima penghargaan dari PLN pusat. Namun, saat itu pihak terkait tidak memberi tahu Jumariyanto masuk kategori apa. Sampai akhirnya dia diberi tahu sebagai salah satu nominator penerima penghargaan.

Dikutip dari web.pln.co.id, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero), Bob Saril, menyampaikan penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi PLN kepada pelanggan yang mampu bertahan dan terus melaju di tengah ketidakpastian karena pandemi Covid-19 ini.

Penghargaan terbagi menjadi empat kategori, yakni Wirausaha Tani Tangguh, Wirausaha Bahari Tangguh, Wirausaha Niaga Tangguh (UMK), dan Electricfying Heroes. “Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2021, PLN memilih pelanggan yang tangguh, gigih, berkreasi, dan inovatif mengatasi segala keterbatasan, dengan metode dan usaha-usaha baru berbasis pemanfaatan energi listrik,” ujar dia pada acara malam Penghargaan Wirausaha Tangguh 2021.

Baca Juga: Begini Cara Merawat Kompor Listrik Induksi Seperti Program Konversi PLN

Berita Terkait

Espos Plus

Volume Kubah Lava Merapi Bertambah 400 Bak Truk/Hari

+ PLUS Volume Kubah Lava Merapi Bertambah 400 Bak Truk/Hari

Aktivitas erupsi efusif Gunung Merapi membentuk kubah lava yang salah satunya di bagian barat daya dengan volume mencapai 1.670.000 m3. dan pada bagian tengah mencapai 3.007.000 m3.

Berita Terkini

Atasi Kekeringan Sekitar WKO Sragen, Komunitas Gelar Aksi Tanam Pohon

Butuh upaya kolaborasi penanaman pohon untuk mengatasi kekeringan pada musim kemarau di sekitar sumber air di Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Sragen.

Gerdu Wonogiri Longsor, Warga Langsung Gelar Kerja Bakti

Kerja bakti dilakukan oleh warga di lingkungan Gerdu serta petugas dari BPBD Kabupaten Wonogiri dan Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri.

+ PLUS Volume Kubah Lava Merapi Bertambah 400 Bak Truk/Hari

Aktivitas erupsi efusif Gunung Merapi membentuk kubah lava yang salah satunya di bagian barat daya dengan volume mencapai 1.670.000 m3. dan pada bagian tengah mencapai 3.007.000 m3.

Mau Naik BRT Trans Jateng Solo-Sragen? Ini Daftar Lengkap 76 Haltenya

BRT Trans Jateng Solo-Sragen berjalan dari Terminal Tirtonadi Solo sampai Terminal Sumberlawang, Sragen, melewati 76 titik pemberhentian atau halte.

Wah, Bank Sampah RW 008 Purwosari Solo Kurangi 2 Ton Sampah per Bulan

Pengelolaan bank sampah di RW 008 Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, mampu mengurangi volume sampah hingga dua ton dalam sebulan.

Ndayu Park Sragen Punya Atraksi Baru Lho, Keliling Naik Skuter Listrik

Pengunjung taman Ndayu Park Sragen kini bisa menikmati atraksi baru yakni keliling taman naik skuter listrik yang bisa disewa di lokasi.

Takut Bingung, Pedagang Pasar Legi Solo sampai Keluar Jemput Pelanggan

Para pedagang Pasar Legi Solo sampai rela keluar menjemput pelanggan yang sudah janji mau datang karena takut si pelanggan bingung menemukan lokasi lapak mereka di bangunan baru.

Down For Life Dedikasikan Lagu Terbaru untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Down For Life (DFL) mempersembahkan lagu terbaru berjudul Children of Eden untuk anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).

Ada Jembatan Gantung, Perekonomian Girpasang Terdongkrak

Sejak proyek pembangunan jembatan girpasang rampung, jumlah kunjungan wisatawan ke Girpasang naik drastis.

Kelar Direhab, 4 Stadion Pendamping Manahan Solo Dikelola Pihak Ketiga?

Empat lapangan dan stadion mini pendamping Stadion Manahan Solo yang sudah selesai direhab bakal diserahterimakan kepada Pemkot Solo.

Jembatan Girpasang Banjir Pengunjung, Gondola Penumpang Ikut Untung

Akses lain menuju ke Girpasang seperti gondola penumpang  pun turut kebanjiran pengunjung.

Agar Maksimal, Papi Sarimah Solo Harus Ditopang Bank Sampah di Tiap RW

Program paksa pilah sampah dari rumah atau Papi Sarimah di Solo dinilai akan maksimal kalau ditopang dengan bank sampah minimal satu di tiap RW.

Menikmati Sensasi Goyang-Goyang Melintasi Jembatan Gantung Girpasang

Jembatan gantung Girpasang membentang sejauh 120 meter di atas jurang sedalam 150 meter.

Jadi Pusat Budaya Jawa, Penataan Taman Balekambang Solo Segera Dilelang

Kementerian PUPR segera melelang proyek penataan Taman Balekambang Solo yang akan dijadikan pusat kebudayaan Jawa.

Sedih, 2 Tahun Pemkab Sukoharjo Tak Peroleh PAD dari Sektor Pariwisata

Pemkab Sukoharjo selama dua tahun terakhir tidak memperoleh pendapatan asli daerah atau PAD dari sektor pariwisata karena pandemi Covid-19.