Pengunjung Malioboro Jogja Dibatasi 200 Orang per Zona

Pemkot Jogja akan membatasi jumlah kunjungan wisatawan di kawasan Malioboro selama PPKM Level 4 diberlakukan. Akan ada petugas yang mengawasi jumlah pengunjung.

 Malioboro Jogja. (Kemenpar.go.id)

SOLOPOS.COM - Malioboro Jogja. (Kemenpar.go.id)

Solopos.com, JOGJA — Seiring dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di DIY, jumlah pengunjung di pedestrian Malioboro masih dibatasi.

Kepala UPT Pengelola Kawasan Cagar Budaya Malioboro, Ekwanto, mengatakan dari lima zona yang ada di pedestrian, perzona maksimal 200 orang. Pada hari-hari sebelum PPKM, perzona dibatasi 500 orang. Sementara itu, kawasan Malioboro saat ini masih tergolong sepi. Hal ini dampak dari PPKM yang berlaku sejak 2 Juli 2021 lalu.

”Nantinya untuk mengurangi terjadinya kerumunan, tidak ada pengunjung yang duduk-duduk di kursi sepanjang Malioboro dalam waktu lama. Akan ada petugas yang berjaga demi keamanan pengunjung,” kata Ekwanto, Senin (2/8).

Baca Juga: Dua Sepeda Motor Adu Banteng di Mandala Krida, Dua Korban Meninggal di Lokasi Kejadian

Ada tiga petugas yang secara khusus menangani kerumunan di Malioboro. Selama keadaan masih belum aman, Ekwanto meminta masyarakat untuk jaga diri, keluarga, dan sesama masyarakat. ”Sekarang yang terjadi adalah orang lebih memilih quality tourism, orang-orang sudah mulai berpikir aman atau tidak jika berkunjung ke mana pun itu. Sehingga orang-orang semuanya diharapkan juga bisa berpikir seperti ini,” katanya.

Untuk pedagang di kawasan Malioboro maksimal beroperasi sampai pukul 20.00 WIB. Warung kuliner maksimal tiga pengunjung dengan durasi maksimal 20 menit. Untuk kelanjutannya, Ekwanto masih menunggu arahan pusat apabila ada perubahan regulasi.

Minta Malioboro Tidak Tutup

Selain pembatasan pengunjung, Jl. Malioboro juga tutup pukul 18.00 – 21.00 WIB. Koordinator Perkumpulan Pengusaha Malioboro dan Ahmad Yani (PPMAY) (PPMAY), KRT Karyanto Purbohusudo, meminta agar Jl. Malioboro buka normal seperti semula. Hal ini lantaran mereka butuh wisatawan untuk berbelanja di kawasan tersebut.

Sejak adanya PPKM Darurat, terjadi penurunan pendapatan yang signifikan untuk pedagang Malioboro. “Sangat berat beban para pengusaha Malioboro dan A Yani yang akan berusaha bangkit kembali. Oleh karena itu kami minta agar penyekatan jalan-jalan yang akan menuju Jalan Malioboro dan A Yani bisa dibuka kembali seperti semula,” kata Karyanto.

Baca Juga: Asyik, KPM di Jogja Setelah Vaksinasi Dapat Bansos Beras

Meski berharap adanya beberapa penyesuaian, PPMAY tetap mendukung langkah Pemerintah Daerah DIY dalam penanganan Covid-19. Namun juga harus dipikirkan nasib pengusaha. “Nasib pengusaha Malioboro dan A Yani sudah mulai rapuh. Nasib 9.850 stafnya [juga terancam] karena usaha kami sudah mendekati titik nol,” kata Karyanto.

Agar beban pengusaha Malioboro lebih ringan, PPMAY berharap adanya bantuan tunai. Hal ini terutama untuk membayar beberapa beban yang selama ini mereka derita.


Berita Terkait

Berita Terkini

Hujan Deras & Angin Kencang Landa Jogja, Sejumlah Daerah Banjir

Hujan deras dan angin kencang yang melanda Kota Jogja, Senin (18/10/2021) menyebabkan banjir dan baliho rusak di sejumlah lokasi.

Pedagang Daging Anjing asal Sragen Divonis 10 Bulan Penjara

Pedagang daging anjing asal Sragen, Jawa Tengah (Jateng) dinyatakan bersalah atas kasus penyelundupan puluhan anjing oleh Pengadilan Negeri (PN) Wates, Kulon Progo.

Nani Satai Beracun Mengaku Menyerahkan Diri, Bukan Ditangkap Polisi

Fakta baru terungkap dalam persidangan kelima kasus satai beracun dengan terdakwa Nani Apriliani Nurjaman di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Senin (18/10/2021).

Promosikan Budaya, Bandara YIA Pamerkan Karya Seni Rupa

seniman seni rupa dari DIY dan Kabupaten Purworejo menggelar acara pameran seni rupa di terminal keberangkatan Yogyakarta International Airport (YIA).

Program MBKM, Mahasiswa ITNY Susun Digitalisasi Peta Desa di Bantul

Melalui kegiatan Membangun Desa/KKN Tematik MBKM, mahasiswa berpartisipasi dalam membantu penyusunan site plan, profil desa, maupun digitalisasi peta desa.

Cegah Laka Air, Warga Harus Memahami Karakteristik Sungai

Pengetahuan tentang kondisi sungai penting diketahui sebelum melalukan aktivitas di sekitarnya agar tidak terjadi laka air.

Warga Gunungkidul Bebas Pilih Vaksin, Ini Jenis yang Paling Diminati

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memberikan kebebasan bagi warganya untuk memilih jenis vaksin Covid-19.

Kabar Baik! Tak Ada Zona Merah di Jogja, Tinggal Satu Oranye

Wakil Wali kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengumumkan tidak ada lagi kelurahan di Kota Jogja yang masuk zona merah, dan tersisa satu yang zona oranye.

Gelar Workshop Kewirausahaan, ITNY Jogja Siap Cetak Technopreneur Muda

Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) menyelenggarakan workshop pengembangan kewirausahaan, Sabtu (16/10/2021).

Kemiskinan Kulonprogo Tembus 18,1 Persen, DPRD Minta Ada Evaluasi

Tingginya angka kemiskinan di Kulonprogo menjadi sorotan DPRD setempat. Legislatif ingin ada Pemkab mengevaluasi program pengentasan kemiskinan.

Pemkot Jogja Ingin Seluruh Wisata di DIY Bolehkan Anak 12 Tahun Masuk

Pemerintah Kota atau Pemkot Jogja berharap seluruh tempat wisata di Yogyakarta diizinkan untuk memperbolehkan anak usia di bawah 12 tahun masuk ke kawasan wisatanya.

Ternyata... Gaji Debt Collector Pinjol Ilegal di Sleman Setara UMR

Debt collector salah satu kantor pinjol ilegal di ruko lantai 3, Jalan Prof Herman Yohanes, Depok, Sleman, DIY digaji sesuai UMR Yogyakarta.

Pemkot Jogja Tidak Lagi Gunakan Metode Swab untuk Tes Covid-19, Lalu?

Pemerintah Kota Jogja tidak akan lagi menggunakan metode swab dalam pengambilan sampel tes Covid-19.

Bertambah, Pasien Covid-19 Klaster Senam Sehat di Bantul Jadi 14 Orang

Jumlah pasien Covid-19 dari klaster senam di Mbelan, Sidomulyo, Bambanglipuro, Kabupaten Bantul terus bertambah hingga Kamis (14/10/2021), tercatat 14 orang.

Ini Daftar Wisata Terbaru di Yogyakarta yang Instagramable

Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki beragam destinasi wisata terbaru yang layak dikunjungi.

Wisata Pantai di Gunungkidul Kapan Buka?

Inilah penjelasan kenapa sampai saat ini objek wisata pantai di Gunungkidul tak kunjung dibuka.