PENGUNGSI ROHINGYA : UNHCR Sarankan Indonesia Pulangkan Orang Rohingya

PENGUNGSI ROHINGYA : UNHCR Sarankan Indonesia Pulangkan Orang Rohingya

SOLOPOS.COM - Derita pengungsi Rohingya di Langsa, Aceh, Jumat (15/5/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Rony Muharrman)

Pengungsi Rohingya menempatkan Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lain dalam situasi dilematis.

Solopos.com, JAKARTA -- Komisi Tinggi Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) meminta Indonesia dan sejumlah negara di Asia Tenggara membantu pengungsi Rohingya kembali ke negaranya dan menolak solusi migrasi sebagai opsi utama.

Perwakilan United Nations High Commission for Refugees (UNHCR) di Indonesia, Thomas Vargas, mengatakan opsi penempatan baru tetap (resettlement) pengungsi Rohingya ke negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, memang bisa menjadi pilihan. Baca: Pengungsi Rohingya Diselundupkan dan Disiksa Bangsanya Sendiri.

Namun demikian, setiap negara harus berupaya keras terlebih dahulu untuk membantu menyatukan kembali anggota keluarga pengungsi yang terpisah. Solusi satu-satunya ialah mengembalikan pengungsi ke negara semula, Myanmar.

“Di sini [tempat pengungsian] banyak anak-anak dan perempuan, penting untuk menyatukan mereka pada keluarganya. Kami harapkan dilihat dunia internasional dan bisa ditangani secepatnya,”katanya di Kantor Wakil Presiden, Rabu (20/5/2015).

Menanggapi pertanyaan wartawan terkait tenggat waktu pengembalian pengungs ke negaranya, dia mengaku tak bisa memberi kepastian. Pasalnya, semua hal tentang penanganan pengungsi Rohingya masih dibicarakan dan masih melihat perkembangan yang terjadi.

“UNHCR selalu siap membantu pemerintah untuk merawat pengungsi. Kami hadir untuk berkontribusi semaksimal mungkin,” tuturnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kisah ABG Klaten Terobos Penyekatan: Niat Beli Makan Ke Jogja, Pulang Jadi Tersangka

ABG Klaten yang nekat terobos penyekatan pemudik di Pospam Prambanan niatnya pergi ke Jogja untuk beli makan buat buka puasa.

Dikhawatirkan Picu Kerumunan, Pasar Tiban di Pekalongan Dibubarkan

Meningkatnya aktivitas warga menjelang Lebaran, terutama di Alun-alun Kota Pekalongan rawan memicu penyebaran virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Selasa 11 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Selasa, 11 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

Warga di 12 Padukuhan di Sleman Dilarang Salat Id Berjamaah

Kalau sudah zona merah, salat Idulfitri baik di masjid maupun lapangan tidak dibolehkan.

Kemenag Jateng Sebut Sudah 300 Ulama Meninggal Akibat Covid-19

Data dari Kementerian Agama pusat ada 300 ulama yang meninggal akibat terpapar Covid-19 se-Indonesia.

Kemenhub Ungkap Potensi Warga Mudik Besok

Kemenhub memperkirakan aktivitas mudik bakal terjadi lagi, Selasa (11/5/2021) besok dan Rabu (12/5/2021) lusa.

Tambang Emas Longsor di Sumbar, 4 Meninggal

Asnedi mengatakan longsor di lokasi tambang itu bukan sekali ini terjadi. Sebelumnya, menurut Asnedi, lokasi tambang itu pernah longsor Januari lalu.

Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal, Dinkes Tracing Safari Dakwah

Dinkes Riau meminta puskesmas yang wilayahnya ketempatan safari dakwah Ustaz Tengku Zulkarnain segera melalukan tracing kontak fisik.

Mudik Dilarang, Pedagang di Madiun Ngeluh Pasar Sepi Jelang Lebaran

Jika dibandingkan dengan momen Lebaran tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kondisi pasar menjadi paling sepi.

Usulan Liga 1 Tanpa Degradasi, Presiden Pasoepati: Ini Kompetisi atau Tarkam?

Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong, menyayangkan munculnya gagasan kompetisi tanpa degradasi di Liga 1 maupun Liga 2. Menurut Gondrong, liga tanpa degradasi sama saja mengebiri ruh kompetisi.

Dishub Semarang Catat 8 Titik Kemacetan Jelang Lebaran

Larangan mudik tak menyebabkan Semarang bebas macet, bahkan Dishub Kota Semarang mendeteksi adanya delapan titik kemacetan di kota ini.