Tutup Iklan
Ilustrasi ujian SBMPTN. (Ristekdikti.go.id)

Solopos.com, SOLO -- Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menginformasikan pengumuman Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (-pertama-pendaftaran-snmptn-2019-siswa-keluhkan-situs-susah-diakses" title="Hari Pertama Pendaftaran SNMPTN 2019, Siswa Keluhkan Situs Susah Diakses">SNMPTN) dimajukan menjadi Jumat (22/3/2019) pukul 16.00 WIB.

Sebelumnya pada informasi awal, LTMPT menyatakan akan menyampaikan pengumuman hasil SNMPTN 2019 pada Sabtu (23/3/2019) mendatang. Tahapan SNMPTN 2019 telah dimulai pada 4 Januari lalu.

Ketua Pelaksana Eksekutif Budi Prasetyo Widyobroto mengatakan hal ini dikarenakan proses seleksi jalur -snmptn-akhirnya-diperpanjang-hingga-16-februari-2019" title="Pendaftaran SNMPTN Akhirnya Diperpanjang hingga 16 Februari 2019">SNMPTN sudah dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan agar bisa memberi kesempatan bagi siswa yang tidak lolos SNMPTN untuk mendaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Gelombang I.

“Maka pengumuman hasil seleksi jalur SNMPTN diajukan menjadi Jumat pukul 16.00 WIB,” ujarnya melalui sambungan telepon, Senin (18/3/2019).

Budi mengatakan total kuota jalur SNMPTN sebanyak 97.000 untuk 85 perguruan tinggi negeri. Peserta -tahapan-pendaftaran-snmptn-2019" title="Inilah Tahapan Pendaftaran SNMPTN 2019">SNMPTN yang tidak lolos dari proses seleksi yang diumumkan pada Jumat mendatang masih bisa mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang pendaftarannya dibuka mulai 1 Maret hingga 1 April untuk ikut SBMPTN.

“Siswa wajib menyiapkan Rp200.000 untuk pendaftaran. Pembayaran bisa lewat Bank Mandiri, BNI, atau BTN. UTBK dapat diikuti siswa lulusan 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah [SMA/MA/SMK] dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2017, 2018, dan 2019,” ujarnya.

Ia mengaku UTBK menggunakan soal-soal ujian yang dirancang sesuai kaidah akademik untuk memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi. “Keunggulan pelaksanaan UTBK oleh LTMPT antara lain tes dilakukan lebih dari satu kali, peserta mengikuti maksimal dua kali tes, dan hasil tes diberikan secara individu 10 hari setelah pelaksanaan tes,” ujarnya.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten