Tutup Iklan

Pengumuman! Senin Depan Ada Pengisian Oksigen Gratis untuk Warga Sukoharjo

Oksigen gratis diberikan khusus bagi warga Kabupaten Sukoharjo dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

 Ilustrasi oksigen. (Freepik.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi oksigen. (Freepik.com)

Solopos.com, SUKOHARJO — Kelangkaan oksigen medis di tengah lonjakan kasus positif corona di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah memantik reaksi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Pemkab menggandeng PT Langgeng Oxygen selaku produsen oksigen di Desa Ngabeyan, Kecamatan Kartasura, akan menggelar bakti sosial pengisian oksigen gratis pada Senin (9/8/2021).

Oksigen gratis diberikan khusus bagi warga Kabupaten Sukoharjo dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Kegiatan pengisian tabung oksigen gratis akan digelar di halaman Setda Pemkab Sukoharjo.

Baca juga: Pandemi, Pemohon Perizinan Usaha di Sukoharjo Malah Melonjak Tajam

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo mengatakan pengisian oksigen gratis diberlakukan untuk tabung ukuran 1 m3.

“Saat ini terjadi kelangkaan oksigen. Terutama bagi masyarakat yang tengah isolasi mandiri [isoman]. Banyak yang kesulitan mencari oksigen, karena itu Pemkab dan PT Langgeng Oksigen menggelar bakti sosial pengisian oksigen gratis,” kata Widodo ketika berbincang dengan Solopos.com, Rabu (4/8/2021).

Pengisian oksigen gratis diberikan kepada warga Sukoharjo. Dimana warga yang datang wajib membawa KTP dan fotokopi sebagai bukti status kependudukannya. Bakti sosial pengisian tabung oksigen gratis digelar selama satu hari.

Baca juga: Rekrutmen CPNS dan PPPK Sukoharjo: 1.143 Pelamar Tak Lolos Seleksi Administrasi

Pemkab akan membagi pelaksanaan pengisian oksigen gratis sesuai dengan wilayah kecamatan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kerumuman saat bakti sosial pengisian oksigen gratis bagi warga Sukoharjo.

Berikut jadwal pengisian oksigen sesuai wilayah kecamatan, Senin (9/8/2021):

Kecamatan Nguter, Sukoharjo dan Bendosari Pukul 10.00-11.00 WIB
Kecamatan Weru, Tawangsaru, Bulu Pukul 11.00-12.00 WIB
Kecamatan Baki, Gatak, Kartasura Pukul 12.00-13.00 WIB
Kecamatan Polokarto, Mojolaban dan Grogol Pukul 13.00-14.00 WIB

Baca juga: Warga Terdampak Covid-19 Sukoharjo Dapat Bantuan Beras 10 Kg

Lebih lanjut, Widodo mengatakan Pemkab Sukoharjo akan mengevaluasi kegiatan bakti sosial berupa pengisian oksigen gratis tersebut. Jika masih dibutuhkan tak menutup kemungkinan kegiatan serupa bisa dilaksanakan kembali.

Berita Terkait

Berita Terkini

Setelah Pasar Janglot, Giliran 2 Rumah Depan Pasar Galeh Terbakar

Penyebab kebakaran itu belum diketahui secara pasti tetapi satu dari dua unit bangunan rumah rumah itu di Desa Galeh itu ludes dengan kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kecil-Kecil, Magot Mampu Reduksi 6 Ton Sampah di Makamhaji Kartasura

DLH Sukoharjo mengajak pemerintah desa/kelurahan membudidayakan magot untuk mengurangi volume sampah yang diproduksi masyarakat.

Kebun Warga untuk Pengembangan Ekonomi dan Bantu Cegah Stunting

Warga RW 011 Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, mengelola kebun sayuran di lahan bekas relokasi bantaran Sungai Bengawan Solo. Keberadaan kebun itu membantu mereka yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19 sekaligus mendukung program kesehatan pencegahan stunting.

Pengumuman! SIPA Hybrid Festival 2021 Pindah Lokasi ke TSTJ Solo

Lokasi penyelenggaraan Solo International Performing Art atau SIPA Hybrid Festival 2021 dipindah dari Mangkunegaran ke TSTJ.

Pemadaman Listrik Solo, Karanganyar, Klaten, Selasa (28/9/2021)

Berikut jadwal pemadaman listrik di Solo, Karanganyar dan Klaten hari ini, Selasa (28/9/2021) yang berlangsung selama tiga, empat dan lima jam.

8 Fakta Terbongkarnya Praktik Prostitusi Gay di Indekos Nusukan Solo

Terbongkarnya praktik prostitusi kaum gay di salah satu rumah indekos wilayah Nusukan, Banjarsari, Solo, mengungkap sejumlah fakta.

Pendampingan Kelompok Rentan HIV/AIDS di Sragen Terhambat PPKM

KPA Sragen mengkoordinasi Dinas Kesehatan dan rumah sakit (RS) untuk mengobati pasien positif HIV/AIDS.

Pelaku Prostitusi Gay Terciduk di Indekos Solo, Sekamar Dipakai Berlima

Para terduga pelaku prostitusi gay di indekos wilayah Nusukan, Solo, menempati dua kamar di mana salah satunya dipakai berlima.

Beasiswa Mahasiswa Berprestasi Wonogiri Batal Dihentikan, Ini Alasannya

Mahasiswa berprestasi penerima beasiswa secara terorganisasi terlibat langsung dalam program yang dijalankan organisasi perangkat daerah (OPD) maupun pemerintah desa.

Gibran Ungkap Alasan di Balik Tes Antigen Guru-Murid SDN Laweyan Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan alasan di balik tes antigen mendadak dan acak di SDN Laweyan No 54 Solo.

PTM di SMKN 3 Klaten Tak Terapkan Sistem Sif Pagi-Siang

Sistem pergantian siswa yang mengikuti PTM dilakukan pergantian setiap hari untuk mempermudah proses sterilisasi ruang kelas.

Ini Sederet Keunggulan Colomadu Calon Solo Baru-nya Karanganyar

Ada banyak pertimbangan melatarbelangi rencana menjadikan Colomadu sebagi pusat bisnis, terutama berkaitan dengan akses, fasilitas penunjang, dan sarana transportasi.

Jelang Pengeringan Colo Barat, Petani Selogiri Tak Khawatir

Sebagian besar tanaman padi berpeluang besar tetap bisa panen walaupun tak mendapat irigasi ketika nanti saluran irigasi kering.

Cerita Unik Pasar Janglot Sragen: Sempat Beberapa Kali Pindah Lokasi

Ada 66 kios dan los Pasar Janglot Sragen yang terbakar pada Sabtu-Minggu lalu, perinciannya tujuh kios dan 59 los.

Prostitusi Gay di Nusukan Solo 5 Tahun Baru Terbongkar, Ini Alasannya

Polda Jateng berhasil membongkar praktik prostitusi gay di kawasan Nusukan, Banjarsari, Solo, yang sudah lima tahun berjalan.

PHRI Boyolali Minta Hotel dan Restoran Bersertifikat CHSE, Apa itu?  

PHRI Boyolali berharap semua hotel dan restoran di Boyolali memiliki sertifikat CHSE agar mendapat kepercayaan lebih dari masyarakat bahwa penerapan protokol kesehatan fasilitas pariwisata di Boyolali tersertifikasi.