Pengumuman! Ruas Jalan di Kawasan Perkotaan Klaten Ditutup Mulai Pukul 20.00 WIB

Belasan ruas jalan di kawasan perkotaan Klaten mulai ditutup sejak pukul 20.00 WIB-05.00 WIB setiap harinya selama PPKM Level 4.

 Anggota polisi menyemprotkan cairan desinfektan di jalan protokol di Klaten, Kamis (15/7/2021). Penyemprotan itu guna mencegah persebaran Covid-19. (Solopos/Ponco Suseno)

SOLOPOS.COM - Anggota polisi menyemprotkan cairan desinfektan di jalan protokol di Klaten, Kamis (15/7/2021). Penyemprotan itu guna mencegah persebaran Covid-19. (Solopos/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN – Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten mulai mengubah jadwal penyekatan di sejumlah ruas jalan di kawasan perkotaan selama perpanjangan PPKM Level 4, 26 Juli 2021-2 Agustus 2021. Belasan ruas jalan di kawasan perkotaan Klaten mulai ditutup sejak pukul 20.00 WIB-05.00 WIB setiap harinya selama PPKM Level 4.

Hal itu diungkapkan Kepala Dishub Klaten, Supriyono, saat ditemui Solopos.com, di kompleks Setda Klaten, Kamis (29/7/2021). Sebagaimana diketahui, Satgas PP Covid-19 Klaten berjuang menekan mobilitas warga dengan melakukan berbagai penyekatan di ruas jalan di Klaten mulai pukul 16.00 WIB-05.00 WIB.

Baca Juga: 2 Atlet Panahan Indonesia Gugur di 64 Besar Olimpiade Tokyo 2020

Hal itu terjadi sebelum, 26 Juli 2021. Di antara ruas jalan perkotaan Klaten yang ditutup itu, yakni Jl. Veteran sampai Jl. Pemuda (simpang tiga Masjid Agung Al Aqsha-simpang tiga Tugu Adipura); Jl. Mayor Kusmanto (simpang empat Pandanrejo-simpang empat MAN 1 Klaten); dan Jl. Kopral Sayom (simpang tiga Las Kaka-simpang tiga Jetak).

“Sejak tanggal 27 Juli 2021, ruas jalan di kawasan kota mulai efektif kami ubah jadwal penutupanya. Tak lagi mulai pukul 16.00 WIB, tapi mulai pukul 20.00 WIB. Ini untuk menopang perekonomian warga. Warga yang berjualan di kota masih bisa beraktivitas. Begitu memasuki pukul 20.00 WIB, ruas jalan ditutup. Penjual angkringan dan usaha lainnya diminta juga segera tutup,” kata Supriyono.

Supriyono mengatakan jumlah ruas jalan yang disekat tim gabungan di Klaten mencapai 19 ruas jalan. Sebayak dua ruas jalan dari 19 ruas itu merupakan jalur galian C.

“Khusus jalur menuju galian C di Ngawen dan Kemalang, tak ada perubahan. Di dua ruas jalan itu ditutup mulai pukul 16.00 WIB-05.00 WIB. Penutupan ruas jalan ini sesuai Instruksi Bupati Klaten bernomor 10/2021 tentang PPKM Level 4 di Klaten,” katanya.

Baca Juga: 50 PKL Sragen Dites Swab Antigen Dulu Sebelum Ambil Bantuan Sembako

Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo, mengatakan jumlah kumulatif Covid-19 di Klaten mencapai 28.260 kasus. Sebanyak 3.639 orang menjalani perawatan/isolasi mandiri. Sebanyak 22.636 orang dinyatakan sembuh. Sebanyak 1.985 orang telah meninggal dunia

“Di Klaten masih terdapat penambahan 244 kasus positif Covid-19 hingga, Rabu (28/7/2021). Di samping itu, terdapat 380 pasien positif Covid-19 yang sembuh dan penambahan 19 kasus kematian karena Covid-19,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Pemkot Solo Fasilitasi Pengajuan QR Code PeduliLindungi, Begini Prosedurnya

Pemkot Solo membantu memfasilitasi kalangan pelaku usaha dan kantor instansi yang ingin mendapatkan QR Code PeduliLindungi.

Berbulan-Bulan Tutup, Pengelola Objek Wisata Air Klaten Kewalahan Biayai Perawatan

Pengelola objek wisata air di Kabupaten Klaten khawatir tak lagi bisa menanggung biaya perawatan jika tak segera menerima pengunjung.

Pemkab Sragen Beli Lahan Rp9 Miliar untuk Bangun Kantor, Legislator Soroti Urgensinya

Pemkab Sragen membeli lahan seharga Rp9 miliar untuk membangun gedung perkantoran baru pada 2022 mendatang.

Banyak Pemohon BPUM di Wonogiri yang Tak Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya

Banyak pemohon BPUM di Kabupaten Wonogiri yang tak lolos karena adminitrasi yang disetorkan tidak sesuai dengan ketentuan.

RSUD Ngipang Solo Bakal Dibangun 6 Lantai, Apa Saja Fasilitasnya?

Pemkot Solo berencana mengembangkan RSUD Ngipang dengan membangun gedung setinggi enam lantai di lahan belakang rumah sakit.

Pelaku Perusakan SDN di Wonosamodro Boyolali Belum Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Pelaku kasus perusakan bangunan SDN 2 Gunungsari, Wonosamodro, Boyolali, belum terungkap setelah penyelidikan sekitar tiga pekan.

Ngeri! Penambang Pasir Sragen Kerap Temukan Tengkorak Manusia di Bengawan Solo

Sejumlah penambang pasir di Kedungupit, Sragen, kerap menemukan tengkorak manusia saat melakukan aktivitas penambangan.

Waduuuh! Ratusan Pemohon BPUM di Wonogiri Terindikasi Usahanya Abal-Abal

Ratusan pemohon program bantuan untuk pelaku usaha mikro (BPUM) 2021 di Kabupaten Wonogiri terindikasi usahanya abal-abal.

Ketua Tikus Pithi Ingin Rombak Sistem Pendidikan dengan Penjurusan Anak Sejak Dini

Ketua Tikus Pithi Hanata Baris, Tuntas Subagyo, menilai sistem pendidikan nasional perlu dirombak denga mengakomodasi penjurusan sejak dini.

Dahsyatnya Bakso Tumpeng Merapi Glodogan Klaten, Lelehan Sambelnya Meledak di Mulut

Warung di Glodokan, Klaten Selatan, Klaten, menjual bakso unik dengan bentuk seperti tumpeng dan lelehan sambel seperti lava Gunung Merapi.

Cegah Klaster Sekolah di Solo, Pemkot Gelar Swab Acak Saat PTM

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyasar puluhan sekolah yang menggelar pertemuan tatap muka (PTM) terbatas untuk uji swab antigen acak.

Memasuki Musim Hujan, Waspadai Penyakit Ini di Wonogiri

Memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai beberapa penyakit yang akan muncul.

Derita Penambang Pasir Bengawan Solo Sragen: Sudah Mandi Berkali-Kali, Badan Tetap Bau

Para penambang pasir di Sungai Bengawan Solo wilayah Sragen mengaku sulit menghilangkan bau badan akibat terkena air sungai yang tercemar limbah.

150 Siswa SMKN 2 Solo Tiba-Tiba Dites Swab, Ada Apa?

Sekitar 150 siswa dan para guru SMKN 2 Solo mengikuti tes swab di sekolah mereka, Rabu (22/9/2021).

Berbulan-Bulan Nunggu, Siswa SLB-B YAAT Klaten Senang Bisa Sekolah Tatap Muka

SLB B YAAT Klaten menjadi satu-satunya SLB yang menggelar simulasi PTM mulai Senin (20/9/2021), dari total 14 SLB di Klaten. 

Terus Digenjot, Pemkab Sukoharjo Targetkan Capaian Vaksinasi Sentuh 50% Akhir Bulan Ini

Pemkab Sukoharjo menargetkan program vaksinasi Covid-19 mencapai 50 persen pada akhir September. Kegiatan vaksinasi digenjot di puskesmas dan sejumlah lokasi.