Peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mengamati hasil ujian computer assisted test (CAT) mereka di SMKN 2 Wonogiri, Wonogiri, Sabtu (23/2/2019). (Solopos-Cahyadi Kurniawan)

Solopos.com, WONOGIRI -- Sebanyak 215 peserta seleksi perekrutan https://soloraya.solopos.com/read/20190207/495/970381/rekrut-279-pppk-pemkab-wonogiri-petakan-honorer-k2" title="Rekrut 279 PPPK, Pemkab Wonogiri Petakan Honorer K2">Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) lulus ujian berbasis komputer atau computer assisted test (CAT) yang digelar 23 Februari lalu.

Proses berikutnya seusai pengumuman ini masih menunggu instruksi dan panitia seleksi nasional (Panselnas). Pengumuman itu diunggah ke laman resmi milik Badan Kepegaiaman Daerah (BKD) Wonogiri pada Senin (8/4/2019) lalu.

Dari laman http://bkd.wonogirikab.go.id/ disebutkan dari 241 peserta seleksi, ada 215 yang diterima. Jumlah itu terdiri dari 110 tenaga guru, 14 tenaga kesehatan, dan 91 penyuluh pertanian.

Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Aparatur (PPIA)https://soloraya.solopos.com/read/20190211/495/971006/siap-siap-wonogiri-bakal-buka-243-lowongan-pppk" title="Siap-Siap, Wonogiri Bakal Buka 243 Lowongan PPPK "> BKD Wonogiri, Wahyudi, mengatakan jumlah peserta yang lulus tes sesuai formasi yang diusulkan Pemkab Wonogiri kepada Panselnas. Pengumuman itu pun tidak mengejutkan bagi peserta lantaran hasilnya bisa diketahui begitu tes usai.

“Pengumuman resminya sudah kami unggah ke laman resmi BKD Senin kemarin. Hasilnya sama dengan yang tes kemarin,” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Kamis (11/4/2019).

Ia menjelaskan tahapan selanjutnya seperti pemberkasan dan lainnya setelah pengumuman itu masih menunggu instruksi dari Panselnas. BKD Wonogiri sendiri diundang dalam pertemuan di tingkat provinsi guna pembahasan perekrutan https://soloraya.solopos.com/read/20190212/495/971371/tokoh-honorer-wonogiri-tuding-perekrutan-pppk-tahap-i-diskriminatif" title="Tokoh Honorer Wonogiri Tuding Perekrutan PPPK Tahap I Diskriminatif">PPPK, Jumat (12/4/2019).

“Mungkin setelah ini prosesnya apa baru akan didapatkan setelah pertemuan itu,” imbuh Wahyudi.

Mengenai status peserta yang tidak lulus ujian, Wahyudi juga menyatakan masih menunggu instruksi Panselnas. Saat ini, status peserta yang tak lulus tes itu masih sama seperti sebelumnya yakni pegawai honorer eks K2.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten