Tutup Iklan

Pengumuman! Jl Sutan Syahrir Ruas Apotek Widuran-Simpang 4 Pasar Legi Solo Ditutup

Satlantas Polresta Solo mengumumkan Jl Sutan Syahrir mulai dari Apotek Widuran sampai Simpang Empat Pasar Legi ditutup selama PPKM darurat.

 Pengumuman penutupan Jl Sutan Syahrir Solo. (Istimewa/Satlantas Polresta Solo)

SOLOPOS.COM - Pengumuman penutupan Jl Sutan Syahrir Solo. (Istimewa/Satlantas Polresta Solo)

Solopos.com, SOLO — Jl Sutan Syahrir, Banjarsari, Solo, menjadi ruas jalan ketujuh yang ditutup saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Adhytiawarman Gautama Putra, mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, kepada wartawan, Selasa (13/7/2021), mengatakan penutupan Jl Sutan Syahrir saat ini sudah dimulai oleh petugas.

Sama seperti aturan penutupan jalan lain, hanya kendaraan prioritas yang boleh melalui jalan itu. Jalan itu hanya dibuka pukul 12.00 WIB hingga 15.00 WIB untuk bongkar muat barang pasokan ke Pasar Legi.

Baca Juga: Ingat! Calon Pengantin di Solo Wajib Bawa Hasil Swab Antigen Negatif Sebelum Ijab Kabul di KUA

Proses bongkar muat selama Jl Sutan Syahrir Solo ditutup itu juga harus atas pengetahuan Dinas Perdagangan Kota Solo. “Di luar jam bongkar muat, pelayanan hanya diperbolehkan pesan antar,” paparnya.

Penutupan jalan itu mulai dari Simpang 3 Apotek Widuran hingga Simpang Empat Pasar Legi hingga 20 Juli mendatang. Menurutnya, penurunan pergerakan kendaraan setelah penutupan sejumlah ruas jalan masih fluktuatif.

Saat inni tercatat penurunan itu hanya 15 persen. Padahal pada awal PPKM darurat penurunan pergerakan kendaraan pernah mencapai 28 persen.

Baca Juga: Lukas Jayadi, Terdakwa Kasus Penembakan Bos Duniatex di Solo Dituntut 12 Tahun Penjara

Lokasi Kerumunan Dipantau Menggunakan Teknologi

Kasatlantas menyebut petugas Satlantas Polresta Solo telah disiapkan berpatroli di jalan-jalan tikus selama Jl Sutan Syahrir dan enam ruas jalan lainnya ditutup. Ia meminta kesadaran masyarakat untuk tetap tinggal di rumah.

“Sekarang Pemerintah Pusat menggunakan teknologi untuk mengetahui lokasi-lokasi berkumpulnya warga,” paparnya.

Ia menjelaskan tidak menutup kemungkinan bakal ada penutupan ruas jalan lagi. Terkait dengan wacana penutupan jalan tol, ia menyebut di Solo tidak ada exit tol.

Baca Juga: Berharap Vaksinasi Tanpa Domisili, Ini Curhatan Warga Solo

Namun, petugas turut mengantisipasi dengan pengecekan surat-surat di pos penyekatan. Pengecekan itu untuk membedakan pekerja esensial dan nonesensial menggunakan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

Hal itu untuk mengantisipasi kendaraan yang melalui jalan nontol menyusul penutupan pintu tol. “Terkait tol malam ini kami rapatkan,” imbuh Kasatlantas.


Berita Terkait

Espos Plus

Ketika Gunung Berapi Meletus Peluang Terbaik adalah Mengurangi Risiko

+ PLUS Ketika Gunung Berapi Meletus Peluang Terbaik adalah Mengurangi Risiko

Yang perlu diingat adalah manusia tidak bisa mencegah letusan gunung berapi, yang bisa dilakukan manusia hanyalah mengurangi risiko (risk reduction) akibat bencana letusan gunung berapi.

Berita Terkini

Bupati Karanganyar: Anak Down Syndrome Pasti Punya Kelebihan Luar Biasa

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan para orang tua yang memiliki anak down syndrom harus menerima dengan senang dan ikhlas. Sebab, buah hati itu adalah titipan dari Tuhan dan pasti memiliki kelebihan yang luar biasa.

Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, Layanan Prodia Mobile Paling Diminati

Laboratorium Klinik Prodia Semarang terus mengoptimalkan pelayanan secara digital, dalam beberapa waktu terakhir

Lokasi WNA Ukraina Tersesat di Merbabu Ternyata Jadi Habitat Elang Jawa

Blok Tulangan yang menjadi lokasi penemuan warga negara asing (WNA) yang tersesat di lereng Gunung Merbabu ternyata menjadi habitat dari elang jawa yang terancam punah.

Lagi Viral Kuliner Rating Rendah di Soloraya, Banjir Komentar Sadis

Baru-baru ini viral di media sosial potret review kuliner rating rendah di Google Review yang mengulas salah satu warung makan di Soloraya.

Viral Video Mesum Sejoli 25 Detik, Diduga Terjadi di Sragen

Beredar sebuah video mesum sejoli di kamar berdurasi 25 detik, yang diduga terjadi di Sragen, Jawa Tengah.

Round Up: 3 Warga Boyolali Jadi Korban Pengeroyokan di Colomadu

Tiga warga asal Boyolali mengalami luka-luka akibat keributan yang terjadi di Cafe Jazz, Colomadu, Karanganyar, Sabtu (4/12/2021) malam.

Hari ke-3, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Jelajahi Ibu Kota

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 tiba di Jakarta, Minggu (5/12/2021) pukul 23.45 WIB.

3 Dokter UNS dan Sukarelawan Tim SAR Bakorlak Bertolak ke Lumajang

Kedelapan personel yang berangkat ke Lumajang itu terdiri atas tiga dokter, tiga sukarelawan SAR dan dua sopir.

Tokoh Difabel Kota Solo Dorong Kesetaraan Akses Pekerjaan

Tokoh difabel di Kota Solo mendorong adanya kesetaraan akses untuk kaum difabel sesuai undang-undang dan tidak adanya inklusivitas di lingkungan kerja.

Kinerja BPR Syariah Diklaim Tumbuh Positif dalam Setahun Terakhir

Bank Pembiayaan Rakyat atau BPR Syariah Indonesia mencatatkan kinerja yang tumbuh secara positif selama kurun waktu setahun terakhir.

6 Peserta Workshop Bawa Pulang Penghargaan Festival Ayo Membaca 2021

Enam orang peserta membawa pulang penghargaan dalam workshop penulisan cerpen dan artikel sebagai rangkaian Festival Ayo Membaca (FAM) 2021.

Lalu Lintas Solo Padat Saat Nataru? Dishub Siapkan Tim Patroli Keliling

Dishub Solo akan mengerahkan semua sumber daya termasuk tim patroli keliling untuk antisipasi kepadatan arus lalu lintas saat momen Nataru.

Kisah Eric, Trader Emas asal Boyolali Sukses lewat DNA Pro Akademi

Seorang trader emas asal Boyolali menceritakan pengalamannya sukses dalam investasi emas dengan bantuan DNA Pro Akademi.

Soal Jam Buka Saat Nataru, Pengelola Mal Solo Instruksi Resmi Wali Kota

Pengelola mal dan pusat perbelanjaan Kota Solo masih menunggu surat edaran resmi dari Wali Kota terkait penambahan jam buka selama penerapan PPKM level 3 Nataru.

Hari Kedua Rampung, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital Menuju Jakarta

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mengakhiri agenda liputan di Semarang pada hari kedua Minggu (5/12/2021) sore.