Pengumumam, Di Jogja Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal

Sesuai Inmendagri Nomor 43/2021, Kota Jogja dipilih menjadi salah satu wilayah yang menerapkan uji coba di kawasan mal.

 Ilustrasi. Nuansa budaya China ciri khas etnik Tionghoa di mal kala Imlek tiba. (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi. Nuansa budaya China ciri khas etnik Tionghoa di mal kala Imlek tiba. (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)

Solopos.com, JOGJA — Kota Jogja menjadi satu dari sejumlah wilayah di Pulau Jawa yang melonggarkan aturan di kawasan pusat perbelanjaan atau mal di masa perpanjangan PPKM level 3.

Melalui Inmendagri Nomor 43/2021 tentang PPKM di Jawa dan Bali. Pemerintah memutuskan untuk memperbolehkan anak usia 12 tahun ke bawah masuk ke mal dengan sejumlah persyaratan.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe mengatakan, Kota Jogja dipilih menjadi salah satu wilayah yang menerapkan uji coba di kawasan mal. Ini sejalan dengan keadaan pandemi Covid-19 yang sudah mulai terkendali di wilayah itu. Heroe memaparkan bahwa, beberapa pekan terakhir kasus harian Covid-19 di wilayahnya bahkan hanya di angka 15 pasien.

Baca juga: Pengelola Objek Wisata di Jogja Keberatan Aturan Ganjil Genap

Di sisi lain peningkatan vaksinasi harian juga semakin cepat, kemudian peningkatan kesembuhan, serta tingkat kematian turun. Tak hanya itu tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 juga menurun di sejumlah rumah sakit rujukan. Heroe juga merujuk data Kementerian Perdagangan yang menyatakan bahwa tingkat kepatuhan prokes di mal mencapai 95-97 persen di wilayahnya.

“Kondisi sangat kondusif sekarang. Cuma memang di masa seperti ini jangan mengabaikan prokes. Meskipun sudah diizinkan 12 tahun ke bawah masuk ke mal. Harapannya bisa menghidupkan geliat ekonomi menjadi normal,” ungkap Heroe, Selasa (21/9/2021).

Heroe tetap mewanti-wanti agar masyarakat tidak lengah dan bereuforia dengan pelonggaran ini. Dia berharap skema pelonggaran yang diberlakukan pemerintah bisa memicu geliat perekonomian sambil tetap berhati-hati terhadap potensi lonjakan kasus.

Baca juga: Miris, Gadis di Bawah Umur Dijual ke Pria Hidung Belang

Pengunjung Mal di Jogja Tetap Prokes

“Dengan menggunakan aplikasi Pedulilindungi juga kita sudah tahu kondisi tubuhnya aman atau kondisi yang beresiko. Di luar kita juga berusaha mengendalikan orang yang berkunjung ke Jogja. Berkunjung ke mal ke tempat wisata yang sudah diperbolehkan itu tetap menjaga prokes,” kata dia.

Dalam Inmendagri Nomor 43/2021 tentang PPKM di Jawa dan Bali, ada ketentuan terkait dengan pelonggaran di area pusat perbelanjaan. Di antaranya diperbolehkannya anak usia di bawah 12 tahun masuk ke pusat perbelanjaan. Namun tetap dalam pengawasan dan pendampingan orang tua dan belum diperbolehkan masuk ke area bioskop.

Marketing Communication Galeria Mal, Asia Larasati menyebut, pusat perbelanjaan sudah tidak ada pembatasan lagi dengan usia pengunjung. Pihaknya juga mengacu pada Inmendagri Nomor 43/2021 terkait dengan pengawasan protokol kesehatan.

Baca juga: Ngentak Mangir Dulu Susah Sinyal, Kini Malah Jadi Kampung Internet

“Sudah tidak ada batasan usia lagi untuk masuk ke Galeria Mal. Pengunjung yang datang harus sudah divaksin dan menunjukkan scan barcode menggunakan aplikasi Pedulilindungi,” ujar Laras.

Dalam penerapan protokol kesehatan dan pemindai bagi anak usia 12 tahun ke bawah, pengelola akan menekankan pada orang tua anak. Orang tua yang mendampingi wajib sudah divaksin dan menjaga aktivitas anak di area mal. Area bermain anak juga masih belum beroperasi di tempat itu. Hal ini sesuai dengan aturan yang diterbitkan oleh pemerintah.

“Syarat masuk anak di bawah umur 12 tahun selalu dengan pengawasan orang tua,” kata dia.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Terungkap! Mahasiswi di Sleman Minum Racun Tikus Gegara Tugas Kuliah

Mahasiswi di Sleman yang ditemukan meninggal dunia di kamar indekos diduga melakukan bunuh diri dengan cara minum racun tikus.

Diduga Minum Racun Tikus, Mahasiswi di Sleman Ditemukan Meninggal

Seorang mahasiswi perguruan tinggi swasta di Sleman, Yogyakarta diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun tikus.

Siap-Siap! 31 Objek Wisata di Kulonprogo Akan Dibuka, Ini Daftarnya

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo bersiap membuka 31 objek wisata andalannya secara terbatas.

Mau ke Pantai di Bantul? Cek Dulu Jadwal Ganjil Genap di Objek Wisata

Pemkab Bantul sudah menerapkan kebijakan ganjil genap kendaraan di sejumlah objek wisata ikonik di Kabupaten Bantul.

Pilu, 4 Tahun Asmara Nani Satai Beracun Digantung Aiptu Tomi

Terdakwa kasus satai beracun, Nani Aprilliani Nurjaman, pilu mendengar pernyataan Aiptu Tomi, yang hadir sebagai saksi pada persidangan kasus satai beracun di PN Bantul, Kamis (21/10/2021).

Selang 18 Menit, Gempa M 4,8 Guncang Laut Selatan Yogyakarta

Gempa bumi juga terjadi di laut selatan Yogyakarta, tepatnya di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat (22/10/2021) pukul 09.39 WIB.

Banjir Lahar Merapi Mengintai, BPBD Sleman Tambah Sensor EWS

Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Sleman mewaspadai potensi banjir lahar hujan Merapi saat cuaca ekstrem.

Dorong Pemulihan Ekonomi, 4.500 PKL dan Warung di Bantul Terima Bantuan

Kodim 0729 Bantul menyalurkan bantuan tunai untuk 4.500 PKL dan warung di Kabupaten Bantul pada Rabu (13/10/2021) untuk mendorong pemulihan ekonomi.

Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Gunungkidul Tak Ditahan, Kok Bisa?

Seorang pria di Gunungkidul, Yogyakarta ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencabulan terhadap anak tiri hingga hamil.

Duh! Pelaku Perusakan Bus Arema FC Masih di Bawah Umur & Tenggak Miras

Pelaku perusakan bus milik Arema FC di sebuah hotel di Kota Jogja yang diringkus polisi masih di bawah umur dan dipengaruhi minuman keras (miras).

Sambil Menahan Tangis, Ini Pesan Nani Satai Beracun untuk Aiptu Tomi

Terdakwa Satai Beracun, Nani Aprilliani Nurjaman, menahan tangis sembari menyampaikan terima kasih kepada Aiptu Tomi atas cinta, kasih sayang, tetapi menyimpan kebohongan.

Bus Arema FC Dirusak, Pelaku Bawa Spanduk 'Persebaya Ekstrem'

Bus pemain Arema FC yang terparkir di sebuah hotel di Kota Jogja dirusak sejumlah orang yang diduga oknum Persebaya Surabaya.

Geger! Bayi Laki-Laki dalam Kardus di Teras Panti Asuhan Anak Siapa?

Penghuni Panti Asuhan Yapitu di Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul gempar, Rabu (20/10) malam, karena kardus misterius di kursi teras berisi bayi laki-laki.

Pelaku Tabrak Lari di Sleman Belum Ditetapkan Tersangka, Kok Bisa?

Seorang perempuan menjadi korban kecelakaan tabrak lari di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Pelaksanaan PTM Tingkat SMP Di Kulonprogo Sudah 90 Persen

Capaian angka sebesar 90 persen untuk pelaksanaan PTM di level SMP menjadi angin segar dunia pendidikan di Kulonprogo.

Besok, Sekolah-Sekolah di Sleman yang Gelar PTM akan Di-Swab

Disdik Sleman akan menggelar sampling tes swab bagi siswa dan guru di sekolah yang menggelar PTM. Tes swab ini akan digelar di tiga kapanewon (kecamatan).