Bupati Kudus Muhammad Tamzil. (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)

Semarangpos.com, KUDUS — Program perawatan kesehatan gratis di kelas III puskesmas dan RSUD Kabupaten Kudus dihentikan mulai tanggal 1 Januari 2019. Sebagai gantinya, Pemkab Kudus berupaya agar seluruh masyarakat Kudus menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk memenuhi program Universal Health Coverage (UHC).

Penghentian program kelas III gratis di puskesmas dan RSUD Kabupaten Kudus mulai 1 Januari 2019 dipublikasikan melalui surat edaran Sekda Kabupaten Kudus No. 4440/8265/11.00/2018 tentang Pengalihan Program Kelas Iii Gratis Menjadi Pelayanan Kepesertaan JKN. Warga penerima manfaat program kelas III gratis di puskesmas dan RSUD itu selanjutnya menjadi target UHC atau cakupan kesehatan menyeluruh.

"Hingga kini, Pemkab Kudus tengah berupaya seluruh masyarakat Kudus menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk memenuhi program UHC. Hanya saja, kami berharap prosesnya jangan sampai membuat masyarakat terkejut," ujar Bupati Kudus Muhammad Tamzil di Kudus, Jawa Tengah, Rabu (2/1/2019).

Masyarakat yang telanjur menjalani pengobatan dengan memanfaatkan program kelas III gratis, kata dia, bisa langsung didaftarkan menjadi peserta JKN. Ia meminta masyarakat yang belum mendaftarkan diri sebagai peserta JKN untuk segera mendaftar karena nantinya Pemkab Kudus yang akan menanggung iuran per bulannya.

Apalagi, kata dia, Pemkab Kudus tahun 2019 juga sudah menganggarkan untuk merealisasikan target UHC tahun 2019. "Total anggaran yang kami siapkan sebesar Rp5 miliar," ujarnya.

Sementara jumlah warga Kudus yang terdaftar sebagai peserta JKN, kata dia, sebanyak 285.000 orang sehingga pencapaiannya mencapai 85%. Adapun persyaratan memenuhi UHC, kata dia, jumlah warga yang terdaftar JKN sebanyak 95% sehingga masih ada 10% warga yang harus didaftarkan.

Terkait program kelas III gratis yang masih berjalan tersebut, juga disosialisasikan ketika dilakukan penyerahan santunan kematian kepada sejumlah warga di Kabupaten Kudus, Rabu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten