Ilustrasi truk tangki BBM Pertamina. (Solopos-Dok)

<p><strong>Solopos.com, BOYOLALI</strong> -- Supervisor Awak Mobil Tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) di Depo Pertamina Boyolali, Ardina Dodi, mengaku sangat menyesalkan perbuatan anak buahnya yang <a href="http://soloraya.solopos.com/read/20180618/492/922881/pencurian-boyolali-habis-kuras-ponsel-pencuri-ini-todongkan-pistol" title="Pencurian Boyolali: Habis Kuras Ponsel, Pencuri Ini Todongkan Pistol">membocorkan BBM</a> yang diangkutnya di tengah jalan.</p><p>Dodi mengaku sebenarnya sudah menginstruksikan kepada jajarannya agar tidak melakukan tindakan melanggar hukum, termasuk menurunkan sebagian muatan BBM dari truk tangki secara ilegal atau yang lazim diistilahkan dengan &ldquo;kencing di jalan&rdquo;.</p><p>&ldquo;Kami menyesalkan tindakan itu karena kami sudah menginstruksikan kepada semua awak mobil tangki kalau bekerja yang lurus-lurus saja, kan sudah dapat gaji. Karena untuk hal-hal seperti itu ada konsekuensi hukumnya,&rdquo; ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Senin (17/9/2018).</p><p>Dia mengaku sering mengingatkan BBM adalah barang milik negara dan untuk konsumsi masyarakat banyak. Namun, dia juga mengakui <a href="http://soloraya.solopos.com/read/20170818/492/844016/polres-boyolali-ungkap-8-kasus-kejahatan-kendaraan" title="Polres Boyolali Ungkap 8 Kasus Kejahatan Kendaraan">kejadian</a> tersebut kadang di luar pengawasannya.</p><p>&ldquo;Tapi karena ini di luar monitoring kami, kami tidak tahu persis bagaimana kok bisa begitu. Ini jadi perhatian bagi teman-teman awak tangki yang lain agar tidak melakukan kesalahan yang sama,&rdquo; imbuhnya.</p><p>Dodi menyerahkan proses hukum yang melibatkan rekan kerjanya itu kepada polisi. Sebagaimana diinformasikan, aparat Polres Boyolali menangkap satu orang sopir truk tangki BBM Pertamina dan satu <a href="http://soloraya.solopos.com/read/20161101/492/765343/kriminalitas-boyolali-tahanan-curanmor-mencoba-kabur-seusai-diperiksa-penyidik" title="KRIMINALITAS BOYOLALI : Tahanan Curanmor Mencoba Kabur Seusai Diperiksa Penyidik">penadah</a> dalam kasus BBM kencing di jalan.</p><p>Sopir truk tangki BBM itu bernama Aji Wicaksono, 32, warga Ceper, Klaten, sedangkan si penadah bernama Haryanto, 37, warga Banyudono, Boyolali.</p><p>Mereka ditangkap saat sedang beraksi memindahkan BBM dari tangki ke mobil pribadi di Jl. Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota pada Kamis (13/9/2018) sekitar pukul 02.30 WIB.</p>

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten