PENGHIJAUAN : Tanam 2.000 Pohon, Wujud Cinta Lingkungan
Bibit tanaman (JIBI/Harian Jogja/Antara)

2.000 bibit pohon terbagi dalam berbagai jenis, antara lain Suren 100 batang, Jabon Merah 650 batang, Nangka 200 batang, Acacia Mangium 550 batang, Asam Jawa 200 batang, serta Jati 300 batang

 
Solopos.com, GUNUNGKIDUL-Ratusan peserta yang tergabung dalam Yayasan Green Network Indonesia (GNI) menghelat penanaman 2.000 bibit pohon di Objek Wisata Air Terjun Sri Gethuk, Dusun Bleberan, Kecamatan Playen, Gunungkidul, Sabtu (30/1/2016).

2.000 bibit pohon terbagi dalam berbagai jenis, antara lain Suren 100 batang, Jabon Merah 650 batang, Nangka 200 batang, Acacia Mangium 550 batang, Asam Jawa 200 batang, serta Jati 300 batang. Bibit tersebut merupakan alokasi dari BPDAS (Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai) Serayu Opak Gedhe. Rencanannya penanaman akan terus dilakukan secara bertahap hingga mencapai 12.000 pohon.

Pandu Dewantoro, Koordinator Panitia, mengatakan bahwa tujuan utama kegiatan tersebut untuk melakukan penghijauan. Menurutnya di Gunungkidul mulai banyak penebangan pohon, sehingga GNI ingin berkontriibusi menciptakan kawasan wisata yang rindang serta menjaga ekosistem.

"Bumi ini membutuhkan banyak pohon. Seperti di Objek wisata Sri Getuk ini terdapat mata air Ngandhong yang harus dilindungi. Kalau tidak nanti semakin hari airnya akan menyusut," katanya saat ditemui di lokasi penanaman, Sabtu (30/1/2016).

Hal serupa disampaikan oleh Ketua Umum GNI, Transtoto Handadhari, aksi menanam 2.000 pohon ini bukan hanya untuk melindungi erosi, menahan banjir, ataupun radiasi matahari. Tapi menanam sebagai perwujudan manusia yang cinta pada lingkungan.

"Dengan peduli artinya mencintai. Kebutuhan oksigen yang semakin besar mengharuskan kita peduli pada lingkungan. Dengan menanam pohon perindang maka temperature udara yang panas akan turun, selain itu nantinya produksi oksigen akan semakin besar," kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho