Potongan video penggerudukan Indomaret di Aceh Utara. (Instagram)

Solopos.com, SOLO — Beberapa hari lalu, video yang menunjukkan sejumlah orang menggeruduk salah satu Indomaret di Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, viral di media sosial. Beberapa orang yang meminta sedekah ke Indomaret merasa tak terima setelah hanya diberi uang senilai Rp1.000.

Konflik tersebut kemudian berakhir damai dengan permintaan maaf dari pihak yang menggeruduk Indomaret. Polres Aceh Utara, melalui akun Instagram @polres.acehutara, menjelaskan pihak yang menggeruduk Indomaret pada video viral itu adalah Remaja Masjid Al Khalifah Ibrahim Matangkuli, Aceh Utara.

Aparat Polsek Matangkuli kemudian memediasi kedua pihak antara Kepala Indomaret Cabang Medan dengan Ketua Remaja Masjid Al Khalifah Ibrahim Matangkuli Jafar Quba, Minggu (12/5/2019) sore. Pada mediasi itu, kedua pihak sepakat berdamai.

Selain itu, Jafar Quba selaku Ketua Remaja Masjid Al Khalifah Ibrahim Matangkuli meminta maaf dan menegaskan konflik pada video viral itu disebabkan kesalahpahaman. "Kami meminta maaf, ini murni kesalahpahaman dan kita sepakat menyelesaiakannya secara kekeluargaan dan berdamai," ujar Jafar seperti pada video yang diunggah di akun Instagram milik Polres Aceh Utara.

Sementara itu, Kapolsek Matangkuli, Aceh Utara, Iptu Sudiya Karya, menyatakan kedua pihak sepakat tidak membawa masalah itu ke ranah hukum. "Pihak Indomaret diwakili kepala cabang Medan saudara Muhammad Lukman juga hadir. Kita sepakat berdamai dengan begitu kasus ini ditutup," kata Kapolsek.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten