PENGGELEDAHAN PABRIK SUSU KLATEN : Peternak Diminta Tak Perlu Waswas

PENGGELEDAHAN PABRIK SUSU KLATEN : Peternak Diminta Tak Perlu Waswas

SOLOPOS.COM - Pejabat Humas Koperasi Jasa Usaha Bersama (KJUB) Puspeta Sari, Sulistyo Sudibyo, mengamati tabung penyimpan susu di pabrik pengolahan susu di Karangnongko, Klaten, Sabtu (23/5/2015). Gara-gara pabrik susunya digeledah aparat Satreskrim Polres Klaten, Jumat (22/5) pagi, manajemen pabrik pengolahan susu mengalami kerugian material dan moril. (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)

Penggeledahan pabrik susu Klaten di Desa Karangnongko, Kecamatan Karangnongko, dilakukan Jumat (22/5/2015).

Solopos.com, KLATEN – Para peternak diminta tak perlu waswas terkait penggeledahan terhadap pabrik pengolahan susu di Desa Karangnongko, Kecamatan Karangnongko. Hal itu menyusul kembali beroperasinya pabrik tersebut pada Sabtu (23/5/2015).

Kepala Disperindagkop dan UMKM Klaten, Sugeng Haryanto, mengatakan dari penjelasan pegawai Koperasi Jasa Usaha Bersama (KJUB) Puspeta Sari, tak ada persoalan terkait produksi di pabrik tersebut dengan para peternak. “Sudah tidak masalah lagi dengan peternak. Seperti hari ini, penjelasan dari pegawai tadi ada 3.000 liter susu yang baru saja dikirim,” urai dia saat ditemui wartawan di sela-sela kunjungan ke pabrik tersebut, Senin (25/5/2015).

Lantaran hal itu, dia meminta para peternak tak perlu waswas terhadap susu hasil produksi mereka. Sugeng juga menyatakan selama ini tak ada persoalan dengan perizinan pabrik tersebut.

Terkait pemeriksaan yang dilakukan petugas Polres Klaten, Sugeng mengatakan menjadi kewenangan kepolisian. Pemkab tak memiliki kewenangan untuk mencampuri urusan tersebut.

Sementara itu, Yamto, Sekretaris Kelompok Ternak Sedyo Mulyo Desa Tlogowatu, Kemalang mengatakan di kelompok itu ada 26 anggota dengan jumlah ternak mencapai ratusan. Sebagian peternak yang ikut dalam kelompok tersebut menyetorkan susu ke KJUB Puspeta Sari. Sementara, lainnya menyetorkan susu ke wilayah Mojosongo, Solo.

Yamto mengaku selama ini belum ada peternak yang mengeluhkan terkait dampak setoran susu ke KJUB pasca dilakukan penggeledahan oleh aparat. “Memang selama ini belum mendengar keluhan dari yang setor ke Karangnongko itu. informasinya sejak saat itu dari peternak langsung diambil perusahaan besarnya, tetapi saya belum memastikan ke para peternak yang setor ke sana,” ujar dia.

Sebelumnya, Pelaksana Humas Koperasi Jasa Usaha Bersama (KJUB) Puspeta Sari, Sulistyo Sudibyo, mengatakan sampai saat ini belum ada pemutusan hubungan kerja sama dengan pembeli utama yakni produsen susu formula. Meski belum ada pemutusan kerja sama, untuk sementara manajemen pabrik tak mengirimkan susu ke perusahaan tersebut.

“Ke Sari Husada kami hentikan dulu [hingga ada penjelasan resmi dari kepolisian terkait hasil uji laboratorium]. Kami tetap beroperasi untuk melayani KUD anggota. Yang jelas, kami pastikan 100 peternak binaan kami agar susu yang mereka produksi tidak terbengkalai,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Lewat Pos Penyekatan Karanganyar, 15 Wisatawan Luar Jateng Diminta Putar Balik

Sebanyak 15 pemudik dari luar Jateng yang melintas di pos penyekatan di Karanganyar diminta putar balik.

Libur Lebaran, Wisata Grojogan Sewu Karanganyar Diserbu Pengunjung

Jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di wilayah Tawangmangu, Karanganyar, termasuk Grojogan Sewu, meroket di momen libur Lebaran, Jumat (14/5/2021).

MotoGP Batalkan Seri Finlandia Gegara Covid-19

FIM, IRTA, dan Dorna Sports membatalkan Grand Prix MotoGP Finlandia tahun ini akibat masih berlangsungnya pandemi Covid-19

Singapura Lockdown, Restoran Hanya Terima Take Away

Pemerintah Singapura mengumumkan lockdown pada pertemuan sosial dan kegiatan publik pada Jumat (14/5/2021).

Pekalongan Diprediksi Tenggelam 15 Tahun Lagi, Ini Sebabnya

Kota Pekalongan di Jawa Tengah diprediksi tenggelam pada 2036 akibat penurunan muka tanah dan naiknya permukaan air laut.

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021). 

Begini Kisah Seleksi Jadi Imam di Uni Emirat Arab

Kemenag melakukan seleksi imam masjid asal Indonesia yang akan diberangkatkan untuk bertugas di wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

Melintas di Solo Saat Lebaran, 481 Kendaraan Diperiksa

Sebanyak 481 kendaraan berpelat luar Kota Solo diperiksa saat hari H Lebaran pada Kamis (13/5/2021).

Ketua LHKP-PWM Jateng Sesalkan Pernyataan Ali Mochtar Ngabalin, Desak Minta Maaf

Pernyataan Ali Muktar Ngabalin, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden terkait Busro Muqodas disesalkan Khafid Sirotudin, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PW Muhammadiyah Jateng.

Bhabinkamtibmas Catat ada 1.241 Pemudik Tiba Sragen

Kebanyakan pemudik tiba di Sragen sebelum larangan mudik Lebaran diberlakukan.