Pengendara Sepeda Meninggal Saat Banjir di Semarang, Dikira Tersetrum
Banjir di kawasan Genuk, Kota Semarang, Jateng, Rabu (21/2/2018). (Instagram-@satlantaspolrestabessmg)

Solopos.com, SEMARANG – Seorang pengendara sepeda ditemukan meninggal dunia di genangan air di Jl. Kaligawe, Jumat (26/2/2021) pagi.

Korban yang diketahui bernama Danu Julian Pamungkas, 30, warga Wonodri, Semarang Selatan, Kota Semarang itu semula diduga tersetrum dari tiang listrik yang ada di depan RSIA Sultan Agung.

Dugaan itu turut diperkuat dengan rekaman video warga yang beredar di aplikasi pesan, Whatsapps (WA), yang menyatakan jika korban meninggal dunia karena terkena sengatan listrik.

Baca jugaGanjar Usulkan Rp3,19 T untuk Atasi Banjir & Rob Pantura Jateng

Meski demikian, Kepolisian Sektor (Polsek) Genuk maupun tim medis RSIA Sultan Agung membantah dugaan itu. Hal itu lantaran di tubuh pengendara sepeda tidak ditemukan tanda-tanda terkena setrum .

“Visum luar tidak ada tanda tersetrum. Jadi, penyebab korban meninggal dunia hingga kini belum jelas.Kami masih menunggu persetujuan keluarga untuk pemeriksaan lebih lanjut,” terang Kapolsek Genuk, Kompol Subroto, kepada wartawan di Semarang, Jumat siang.

Subroto mengatakan dari keterangan sejumlah saksi, korban awalnya hendak berangkat kerja di sebuah pabrik di Kawasan Industri Terboyo. Oleh karena arus lalu lintas di Jl. Kaligawe masih terendam banjir, korban pun berangkat dengan menggunakan sepeda warna putih.

Baca jugaGanjar Usulkan Rp3,19 T untuk Atasi Banjir & Rob Pantura Jateng

Saat melintas di Jl. Kaligawe, tepatnya di sisi kanan traffic light eks Terminal Terboyo, pengendara sepeda itu terjatuh. Lantaran kondisi jalan yang banjir dengan ketinggian air sekitar 70 sentimeter (cm), korban akhirnya ditemukan mengambang di jalan.

Seorang saksi, lanjut Subroto, mengaku sempat mendengar teriakan orang meminta tolong sebanyak dua kali. Meski demikian, ia tidak mengetahui asal suara tersebut.

Baca jugaPelaku Ditangkap di Bogor, Begini Kronologi Bocah 9 Tahun Klaten Diculik

Petugas Keamanan

Tak selang beberapa lam, petugas keamanan RSIA Sultan Agung mendapat informasi adanya pengendara sepeda yang jatuh dengan posisi tertelungkup. Ia pun langsung mengecek informasi itu dan menemukan korban.

“Korban mengendarai sepeda warna putih. Dia juga mengenakan tas punggung warna hitam yang berisi dompet, SIM, dan STNK motor. Selain itu, kita juga menemukan handphone di tas korban,” tutur Kapolsek Genuk.

Pengendara sepeda yang meninggal pun langsung dibawa ke RSIA Sultan Agung Semarang. Pihak Inafis Polrestabes Semarang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. “Kami masih selediki dahulu kejadian ini. Info selanjutnya nanti akan kami umumkan,” kata Kapolsek Genuk, Kompol Subroto.

 

 



Berita Terkini Lainnya








Kolom