Rambu lalu lintas di kawasan simpang empat Fajar Indah (Instagram-@_infocegatansolo)

Solopos.com, SOLO – Masalah lalu lintas menjadi salah satu sorotan utama warga di Kota Solo, Jawa Tengah. Sebagai salah satu tujuan wisata, arus https://www.solopos.com/topic/503/Lalu-lintas-solo">lalu lintas di Kota Solo selalu padat yang berpotensi menimbulkan pelanggaran.

Salah satu pelanggaran https://www.solopos.com/topic/503/Lalu-lintas-solo">lalu lintas di Kota Solo yang sering terjadi adalah di Jalan Adisucipto, tepatnya di dekat simpang empat Fajar Indah. Jika melaju dari arah barat, pengendara bakal melihat potongan jalan tepat setelah lampu merah sebelum Superindo. Sementara dari arah timur, Anda akan melihat potongan jalan itu sebelum lampu merah.

Potongan jalan itu dilengkapi rambu-rambu dilarang memutar. Namun, masih saja ada pengendara yang nekat memutar kendaraan di potongan jalan tersebut. Seperti terlihat dalam foto unggahan pengelola akun Instagram @_infocegatansolo, yang dilihat Solopos.com, Senin (29/4/2019).

Foto tersebut memperlihatkan pengendara mobil dan sepeda motor yang nekat memutar di potongan jalan dekat lampu merah Fajar Indah tersebut. Sebab, itu merupakan satu-satunya jalan untuk memutar. Sayangnya, ada rambu-rambu dilarang memutar di kawasan tersebut. Dengan kata lain, mereka yang memutar di sana jelas melanggar peraturan lalu lintas.

Meski demikian, netizen punya beragam pendapat yang kebanyakan membenarkan tindakan para pengendara tersebut. Menurut mereka, itu merupakan satu-satunya jalan untuk berbalik arah. "Mohon dipertimbangkan pak @polrestasurakarta. Kalau putar balik, orang sekitar situ mau ke rumahnya gimana ya? Apa iya harus sampai Ursulin atau SPBU Manahan?" tanya @alamywisando.

"Bukan masalah orang atau rambunya masalahnya di situ ada jalan potongannya masih ada. Jika kalau ditutup enggak bakal ada yang bisa putar balik atau memotong jalan," sambung @suprex_mcsi.

"Cuma memanfaatkan fasilitas yang ada. Seandainya enggak ada potongan ya enggak memutar," imbuh @cangkirkopi.

"Aku warga RW 7 Kelurahan Jajar keberatan dengan larangan putar balik depan perum BI dari arah barat. Tidak ada sosialisasi dari @dishubsurakarta @satlantassurakarta ke warga. Sangat menyusahkan warga jalan. Mangga yang mau pulang ke rumah," lanjut @ginanjarhandi.

"Tinggal mak nyuk mubeng e ngalang-ngalang sampai Ursulin/SPBU Manahan. Tolong diperhitungkan yang pelajar SMPN 2 https://www.solopos.com/topic/503/Lalu-lintas-solo">Solo atau STM Pancasila @polrestasurakarta," imbuh @kristiana.u.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten