Ilustrasi kecelakaan. (Solopos-Whisnu Paksa)

Solopos.com, SOLO -- Seorang pengendara sepeda motor, Sungatno, 54, warga Ngemplak, Boyolali, tertabrak bus AKAP yang menerabas lampu merah di Simpang Empat Sumber, Banjarsari, Solo, Rabu (2/1/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Sungatno yang mengendarai Honda Vario berpelat AD 2704 AED melaju dari arah selatan (Jl. Moh. Husni Thamrin) ke utara (Jl. Letjend Suprapto). Dia persimpangan itu dia melaju lantaran lampu bangjo menyala hijau.

Dia berada di barisan depan arus kendaraan dari arah Jl. Moh. Husni Thamrin. Tapi saat Sungatno berada di tengah persimpangan tiba-tiba bus AKAP dari arah barat (Jl. A. Yani) menerabas lampu bangjo.

Akibatnya sepeda motor Sungatno tertabrak dan dia terjatuh ke arah depan. Sedangkan sepeda motornya terseret puluhan meter. Sungatno mengalami luka di punggung dan kaki akibat kejadian itu.

“Lampu bagi kendaraan dari arah selatan lampunya memang hijau sehingga korban dan pengendara lainnya lewat. Tapi tiba-tiba ada bus yang nyelonong dari arah barat,” ujar salah satu saksi mata, Tugino.

Warga RT 003/RW 001 Sumber itu menceritakan saat itu Sungatno langsung bisa bangkit sendiri setelah terjatuh dari kendaraannya. Tapi karena merasakan sakit di punggung dan kaki, Sungatno kesulitan berjalan.

Akhirnya Tugino mendatangi Sungatno dan membantunya menepi di rumahnya. “Korban berjalan ke arah rumah saya. Jadi ya saya datangi dan bantu menepi di rumah saya,” sambung Tugino.

Setiba di rumah Tugino, Sungatno langsung diberi minum air putih dan ditenangkan. Setelah polisi tiba di lokasi kejadian, Sungatno langsung diantar ke Rumah Sakit (RS) Brayat Minulya Solo.

Sedangkan bus AKAP yang menabrak Sungatno ditangani polisi. “Sepertinya bus dibawa ke terminal,” kata Tugino.

Kejadian itu sempat menarik perhatian masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Mereka penasaran dengan nasib pengendara motor yang tertabrak bus.

Kanitlaka Satlantas Solo, Iptu Bambang Subekti, mewakili Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Imam Safii, mengonfirmasi terjadinya kecelakaan itu. Tim Unit Lakalantas Satlantas Solo sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan informasi sejumlah saksi. “Kami sudah memminta keterangan sopir bus,” kata dia.

Kabag Humas dan Marketing RS Brayat Minulya Solo, Brigitta Adventa Fajarrini, juga mengonfirmasi adanya pasien bernama Sungatno. Tapi yang bersangkutan hanya menjalani rawat jalan.

“Korban mengalami luka di bagian kaki dan punggung. Setelah diperiksa yang bersangkutan kami perbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan sesuai permintaan yang bersangkutan,” urai dia.



Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten